
Pagi-pagi sekali retra sudah datang ke tempat Faras dia pun menepati janjinya, seperti apa yang dikatakan olehnya ingin berikan latihan pada Pika, agar dia bisa bertahan saat melakukan perjalanan Nanti mencari batu sihir biru.
"Kau sudah datang, pagi sekali," kata Faras membuka pintu melihat retra yang sudah ada di sana dia memang tidak pernah membuang-buang waktu selagi ada kesempatan dia pun menggunakan waktu tersebut dengan benar.
"Bukankah waktu pagi lebih mudah untuk melakukan latihan di mana Pika?" tanya retra saat itu hanya melihat paras yang keluar dari pintu.
"Ada di dalam kau masuk dulu saja Dia sedang mandi," kata Faras memberitahukan kepada retret bahwa Pika sedang mandi Jika dia mau menunggunya diperbolehkan masuk ke dalam.
Tapi sepertinya Retra benar-benar pengertian dan tidak mau masuk ke dalam sama sekali karena mengetahui jika ada di dalam padahal tidak begitu dekat dengan Pika Tapi tetap saja saat Faras bilang jika mereka belum selesai pun membuat lebih memilih untuk berada di luar saja.
Tidak perlu aku menunggu di luar saja Nanti bilang kepadanya untuk segera menemuiku katarak rasa itu tak mau masuk ke dalam rumah Faras dan membuat Faras pun tersenyum sebelum. Dia pun akhirnya masuk ke dalam rumah untuk memberitahukan Pika jika Retra sudah datang dan menunggunya untuk segera berlatih.
"Buruan retra sudah menunggumu di luar dia sepertinya bersemangat untuk bisa latihan bersama denganmu," kata Faras saat itu memberitahukan pada Pika jika sudah ditunggu oleh Retra.
"Baiklah Kak sebentar lagi aku masih belum selesai," kata Pika pada Faras saat itu mempercepat mandinya dia tidak menyangka jika retra akan datang begitu pagi.
Padahal Jika dia tidak dibangunkan oleh Farah saat itu, membuat kita juga masih tidur tapi Faras yang membangunkannya pagi hari hingga membuat Pika pun memutuskan untuk mati dan bersiap.
__ADS_1
Dia juga ingat dengan apa yang dikatakan oleh rata-rata bahwa akan melatihnya besok dan kali ini udah terang benar-benar datang begitu pagi membuat kita juga kaget saat tahu Retra sudah menunggunya.
Pika setelah mandi dan keluar dari kamar mandi menghampiri Faras sebelum dia berangkat berarti bersama retra.
"Kak aku berangkat dulu," kata Vika saat itu berpamitan mengingat jika Faras benar-benar sudah menganggapnya seperti keluarga sendiri pun membuat Pika nyaman berada di sana.
"Iya hati-hati," Jawab paras melihat Pika yang keluar dari rumah Ia pun tahu jika retra pasti akan mengajarkan Pika dengan benar dan berharap jika keduanya bisa selamat dan menemukan batu permata biru tersebut di mana semua klan air pun benar-benar berharap kepada Pika.
Karena banyaknya rintangan dan juga Medan yang tidak bisa dimasuki oleh clan elf mereka hanya bisa bergantung kepada orang lain untuk bisa mendapatkan batu permata biru tersebut.
Sudah banyak pengorbanan untuk mendapatkan batu itu dan hal ini. Jika pun menjadi harapan besar bagi bangsa elf untuk menyelamatkannya.
Padahal mereka berada di dunia pria yang mana semua peri juga memiliki kekuatan dan tidak mungkin retra membiarkan Pika begitu saja benar-benar takut jika terjadi sesuatu pada Pika.
Apalagi jika yang baru dia tolong dari danau maupun terlihat tidak memiliki kekuatan apapun dan hal itu jelas membuat mereka merasa sangat khawatir dengan keselamatan mereka Maka dari itu dia pun berjanji untuk melatihnya kali ini.
Hari pertama berlatih membuat rentalku datang lebih awal, dia tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk bisa memanfaatkan waktu dengan benar maka dari itu dia memang sengaja datang pagi hari tapi dia pun harus terpaksa menunggu Pika yang masih belum selesai mandi.
__ADS_1
"Yuk Kak," jaka Pika saat itu mengajak retra dan menariknya karena mengetahui jika tadi retra mengajaknya untuk berlatih jadi Pika sok tahu langsung mengajak Retra untuk jalan.
Tak tahu mau ke mana dan mau berarti di mana diam saja merasa bingung tiba-tiba ketika langsung jalan begitu saja.
Setelah mereka berdua jauh dari rumah Faras. Hal itu membuat Pika pun akhirnya berhenti Ia pun baru sadar Jika dia tidak tahu kalau jalan yang akan dituju dan dia lupa akan pergi ke mana.
"Eh tunggu sebentar kita tadi mau ke mana?" tanya Pika sehat itu pun membelikan badan dan memandang retra dan yang masih menahan akibat tingkah pita yang benar-benar antara bersemangat atau memang ingin kabur.
"Aku kira kau sudah diberitahu sebelumnya tempat latihan yang biasa digunakan oleh Faras tapi ternyata kau benar-benar tidak tahu sama sekali dan hanya jalan mengajakku kemarin memangnya kau mau ke mana?" tanya Retra saat itu kepada Pika yang bingung dengan tempat itu dia pun hanya tersenyum karena memang benar-benar salah langkah dari awal tidak mengajak retret dengan benar dan malah langsung menariknya begitu saja.
"Kau benar-benar tidak tahu harus pergi ke mana, Jadi aku mengikuti jalan ini seperti saat kita bertemu kemarin. Kok tekan tahu bagaimana Aku ingin mencoba untuk kembali ke danau dan menyuburkan diri siapa tahu aku bisa kembali ke sana," kata Pika yang masih berprosepsi seperti itu karena jelas ya membuat retra pun memakin khawatir pasalnya ketika benar-benar akan dia mati jika masuk ke dalam danau sia-sia.
Jika dia sudah berada di dunia peri atau pada dasarnya dia bisa membantu peri sebelum ia bisa dikembalikan lagi ke dunia asalnya Jika dia memaksa maka nyawa adalah pertarungannya banyak hal yang harus kita selesaikan sendiri di dunia itu pun sendirian dengan apa yang sudah ia lakukan dan tekadnya membuat.
Ia pun akhirnya mencari seorang teman untuk sebuah petualangan di mana pemimpin diri tokoh tersebut benar-benar menginginkan dan hal itu pun tidaklah dari jika memang banyak ikan yang berada di laut begitu besar dan pasti mengandung kekayaan yang luar biasa mengetahui lokasi saat ini Pika berada membuat dia pun berada di dunia Lain membuat ya kadang juga merasa ingin pulang dan kadang juga ingin tahu tentang kondisi dari dunia tersebut.
"Kau tidak akan kabur bukan?" tanya Retra saat itu yang merasa curiga jika kita akan kabur begitu saja dari hutan padahal retra sudah menjelaskan kepada Pika.
__ADS_1
Jangan sok-sokan kabur karena di luar sangat berbahaya. Dunia hutan yang memang belum diketahui oleh pick up apalagi jika bertemu dengan para peribahas akan membuatnya sangat bahaya.