The Magical Elf

The Magical Elf
Sikap Aneh Retra


__ADS_3

Merasa tidak nyaman dengan apa yang dilakukan Retra, membuat Pika mencoba untuk menghentikannya. Karena ia merasa jadi seperti anak kecil hingga membuatnya jelas merasa tidak nyaman dengan apa yang dilakukan Retra, korean biasanya Pika juga tidak pernah merasa sedekat itu dengan orang lain, hingga membuat ia jelas merasa kesulitan, jika dekat dengan Retra, yang membuat Pika berusa sebisamungkin unutk menghentiknnya.


"Hentikan, kau membuat ku tidak nyaman. Aku bukan anak kecil.”


Pika yang menarik tangan Retra mencoba untuk menghentikan tindakan karena ia merasa tidak nyaman dengan apa yang dilakukan Retra, ia benar-benar adi serti anak-anak, padahal dia tidak menginginkan hal itu.


"Aku tahu karena kau mengenaskan," kata Retra yang tidak mau berhenti malah makin menjadi.


Rera yang sengaja melakukan itu, karena ia merasa senang saja bisa bertemu dengan Pika dan berjalan bersama dengan dia, apapari sikap Pika yang membuatnya games membuat Retra tidak bisa diam saja, kalau tidak menjahilinya.


"Bohong, kamu kesal denganku kan?" tanya Pika yang merasa jika Retra yang makin akrab, membuat ia terlihat berbeda daripada sebelumnya yang pendiam dan penuh misteri, sekarang malah sangat jauh berbeda.


Retra yang bersemangat dan menyebalkan, karena suka melakukan hal sesuka hati membuat Pika merasa kesal dengan apa yang dilakukan Retra dan ia tidak habis pikir dengan apa yang membuat Retra tidak bisa mengatakan apapun yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya.


"Tidak sama sekali, untuk apa aku kesal. Kau kan imut," kata Retra membuat Pika mekain tidak percaya dengan orang yang ada di sampingnya sekarang.


Bisa-bisa dia berkata demikian padahal jelas dia selalu diam walau Pika tahu jika Retra menyukainya dan mencoba untuk menutupi perasaannya, baru kali ini ia terlihat begitu terang-terangan mengungkapkan perasaannya pada Pika yang membuat Pika bingung dan makin tidak mengerti dengan apa yang dilakukan Retra yang bisa bertingkah Demikian.

__ADS_1


“Pasti salah minum obat bih orang, bisa-bisa berkata demikian, apa dia hanya bercanda aja, ah kenapa harus umur, padahal lebih baik ia bersikap dingin aja dan tidak berubah jadi sok akrab seperti ini,” batin Pika yang benar-benar kacau karena sikap Retra yang berbeda dari biasanya.


Padahal mereka harus berjauhan dan tidak boleh bersama, karena ada peraturan yang tidak membolehkan merak untuk bersama, tapi sepertinya Retra sengaja melakukan itu, Hanya saja Pika tidak tahu kenapa Retra bisa tiba-tiba berubah menjadi seperti itu, karena biasa Retra tidak pernah seperti itu sebelumnya.


"Jangan buat aku merinding dengan mengatakan hal aneh seperti itu," kata Pika yang mencoba berjalan menjauhi Retra tapi tetap bisa terkejar oleh Retr hal itu jelas membuat Pika makin mempercepat jalannya.


Retra tersenyum melihat tingkah Pika yang selalu bisa membuatnya berdebar. hal itu juga membuat Retra merasa bahagia kali ini bisa bersama dengan Pika, dan bisa pulang bersama.


"Sudah sampai, semangat untuk latihan besok," kata Retra sebelum pergi.


Pika yang merasa hari itu benar-benar aneh karena Retra bersikap tidak seperti biasanya, kalau dia senang tapi jelas hal itu jadi terasa aneh menurutnya, yang jelas ia juga tidak mengerti kenapa Retra bisa berubah drastis itu, kemana perginya Retra yang dingin dan bahkan lebih pendiam daripada biasanya.


Pika hanya mengangguk dan melihat Retra kembali ke rumahnya, ia segera masuk rumah yang seperti Faras sudah pulang lebih awal. Ia yang masih saya belum terbiasa pulang sendiri kadang merasa tidak percaya diri dan masih berusaha untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan yang ada di sana.


Apalagi di sana banyak sekali pepohonan dan berbeda dengan di kota, meski Pika bisa beladiri tetap saja ada rasa takut yang membuat Pika jadi merasa aneh dan tidak bisa pulang sendiri, mungkin kalau satu atau dua kali bisa terbiasa dengan pulang sendiri dan tidak agi membuat retra merasa khawatir dengan dirinya yang tidak bisa selalau menemai Pika. Karena Retra juga pastinya akan selalu sibuk dengan pasukannya.


"Aku pulang," kata Pika menyapa Faras yang sedang memasak.

__ADS_1


Pika yang baru saja pulang langsung menghampiri Faras dan melihat apa yang sedang dimasak oleh, Farah keran jelas ia merasa penasaran, mungkinkah dengan sayuran lagi, meskipun ia tahu proses penanaman, tapi Pika juga tidak boleh mengabaikan makanan kali ini, dan tidak baik juga terus makan buah. Maka dari itu ia membutuhkan untuk makan sayur yang sudah Faras masak, Pika harus bisa menyesuaikan diri dengan sauna di sana.


Agar ia tidak merepotkan orang lain lagi, apalagi Faras tadi susah baik padanya dan bahkan sudah membelanya membuat Pika benar-benar terbantu dengan perkataan faras pada para Elf yang hampir salah paham dengan dirinya padahal dia juga bisa menjelaskan itu semua hanya sia Pika belum merasa yakin dengan dirinya sendiri.


"Ternyata kau rajin, sampai pulang sore. Bagaimana tadi apakah menyenangkan?" tanya fras yang melihat Pika baru pulang.


Karean jelas tadi ai tida laihan dan memita izin untuk pergi ke perkebunan untuk membantu beberapa pekerja di sana. Merasa tidak enak Faras karena Pika pulang terlalu sore. Seharusnya dia bisa pulang lebih awal tapi karena memang ia Masih betah dan benar-benar pulang sampai sore.


"Sangat menyenangkan," Jawab Pika tidak ingin membuat tidak suka dengannya dia pun berusaha sebisa mungkin tersenyum meskipun dia merasa bersalah.


"Segera mandi dan makan malam. Kau pasti lelah," kata Faras yang begitu perhatian kepada Pika.


Farah Silas menganggap ikan sebagai Adiknya sendiri, Hal itu membuat dia pun selalu memperhatikan berkat dan juga tidak membeda-bedakan dengan apa yang ia lakukan di rumahnya dia yang seharian sibuk untuk mengecek kondisi arus juga menyempatkan diri untuk bisa melati Pika.


Hal itu membuat Pika merasa seperti di rumah sendiri, membuat ia nyaman dan sudah menganggap para sebagai Kakaknya sendiri. Apalagi tahu Pika hanya sebatang kara, dan dia mau memperjuangkan bangsa f padahal sebelumnya mereka tidak saling mengenal.


"Baik, Kak. Siap segera laksanakan."

__ADS_1


Pika yang segera bersiap-siap untuk mandi dan juga bisa makan malam bersama dengan paras, apalagi mereka satu rumah Hal itu pun membuat kita harus bersikap baik dan tidak boleh mengecewakan Faras, yang sudah membantunya selama ini.


__ADS_2