The Magical Elf

The Magical Elf
Ada Sesuatu


__ADS_3

Retra penasaran dengan Pika yang berhenti tiba-tiba dan berusaha untuk merayakannya, karena dari tadi tidak ada halangan sedikitpun saat mereka berjalan jelas kali ini membuat Retra makin merasa penasaran dengan apa yang terjadi di depan sana.Mengira ada sesuatu apalagi malam hari yang tidak terlihat jelas, membuat Retra makin merasa khawatir.


“ah, tidak.Aku sedang menunggu mu saja,” kata Pika yang benar-benar berusaha untuk membuat Rera khawatir tapi tak terjadi apa-apa di sana, yang jelas semua itu membuat Retra berjalan mendahului Pika dan menggandeng tangan Pika.


“Aku seharusnya tidak bercanda seperti ini, aku sangat khawatir padamu,” batin Retra yang terus berjalan untuk kembali pulang.


Tak mendengar jawaban apapun dari Retra, membuat Pika adi merasa bersalah, kawan sedari tadi ia mencoba untuk menguji kesabaran Retra. Wajar jika kali ini Retra marah pada apa yang ia lakukan, karena memang sudah sangat keterlaluan.


Padahal Retra sendiri tidak marah, dan hanya ingin sampai lebih cepat, ia malah merasa khawatir dengan Pika, dan dengan cepat ia menggandeng Pika kembali kerumah, dari pada pika yang ada di depan dan berjalan lambat membuat mereka semakin terlambat saja untuk kembali ke rumah.


Yang seharusnya mereka sudah sampai dari soe tadi, jelas hal itu diluar dugaan j

__ADS_1


ika akan selarut itu, dan menunggu Pika yang tidur saja sudah cukup lama, ditambah lagi jalannya yang pelan makin membuat mereka berdua terlambat untuk Pulang dan bahkan sampai malam hari mereka baru sampai di rumah.


?


“Apa kau marah padaku?” tanya Pika yang tetap diabaikan oleh Retra karena merasa tidak suka dengan apa yang dilakukan Pika yang bertindak semaunya sendiri dengan apa yang dia lakukan dan berusaha untuk bisa menyelesaikan masalahnya.


Karena Pika mengira jika Retra sedang marah padanya, apalagi dia yang sedari tadi diam membuat Pika makin khawatir, adi untuk memastikan jika Retra tidak marah padanya Pika untuk bertanya ulang.


Tak beberapa lama kemudian Faras keluar karena mendengar mereka sudah kembali, jadi jelas ia yang sedari tadi menunggu kedua mereka pulang akhirnya merasa lega, saat melihat keduanya sudah sampai didepan rumah.


“Kenapa terlambat?” tanya Pika membuat Retra dan Pia langsung menatapnya.

__ADS_1


“Maaf kak, tadi ada sedikit masalah jadi kami terlambat,” awab Retra tak ingin membuat kakaknya merasa khatri.


“Iya, itu salah ku yang tertidur, jadi Retra menunggu sampai aku bangun dan sudah kemalaman,” jawab Pika jujur pada Faras.


Melihat kedua kompat memberikan alasan keterlambatan mereka membuat Faras tersenyum dan menyuruh Pika masuk.


“MAsuklah, besok angan terlambat lag,” kata Faras,Pika akhirnya masuk terlebih dahulu melihat Retra yang masih berada di luar bersama Faras membuat Pika khawatir kalau Faras akan marah.


Tahu jika Retra menghormati Faras, karena faras adalah ketua bangsa Elf, jadi jelas Pika masih ingin mendengarkan merak, tapi Faras yang tahu itu langsung menutup pintu hingga Pika tak tahu apa yang sedang Faras tanyakan pada Retra.


“Aduh aku jadi merasa bersalah, mengapa Rera pulang malam, pasti ia akan mendapatkan masalah, besok akan aku tanyakan,” batin Pika yang merasa gelisah dan segera mencuci muka dan berganti pakaian dengan perasaan cemas menunggu Faras untuk kembali masuk.

__ADS_1


Pika tidak ingin membuat Retra dalam masalah karena ulahnya, jadi elas ia meras khawatir dengan apa yang ditanyakan Faras pada Retra.


__ADS_2