
Pika yang memutuskan untuk pergi mencari Retra, pahalanya ia sudah kedinginan dan takut sendirian jadi dia memutuskan untuk mencari Retradari pada di tersesat dan endy ririn nantinya, ia yang berjalan melewati jalan yang tadi, tapi tak menemukan apapun di sana.
“Aduh, dimana Retra, aku bisa tersesat kau semakin menjauh ,” batin Pika yang mulai panik akhirnya berjalan kembali ketempat yang tadi, daripada ia tersesat lagi dan malah membahayakan nyawanya.
Jelas ia memutuskan untuk kembali saja. sebenarnya tak ingin juga Pika terus mendapatkan kesulitan, jadi ia memilih untuk kembali dan menunggu di dekat air terjun yang tadi sambil mencoba mengeringkan pakaian, walau sudah tak ada lagi panas.
__ADS_1
“Aku kembali saja,” kata Pika yang berjalan kembali ke tempat semua, ia yang duduk lagi di sana sambil menikmati air terjun, lama-kelamaan menjadi mengantuk dan akhirnya tidur.
Tak peduli dengan tempat dimana Pika tidur, karena sudah terlalu lelah dan terlalu lama menunggu hingga jelas membuatnya sangat mengantuk dan membuatnya memilih untuk tidur daripada ia kesulitan mencari Retra.
Saat Retra kembali melihat Pika yang sedang tidur dengan nyenyak membuatnya tak berani membangunkan Pika, karena ia tahu jika Pika kelelahan dan merasa kasihan dengan Pika yang berusaha untuk menyesuaikan diri dengan dunia yang berbeda.
__ADS_1
Retra yang menunggu Pika benar-benar sabar, dan tek berani mengeluarkan suara apapun agar Pika tidak terbangun, hanya suaranya saja yang pelan seperti berbisik takut membangunkan Pika.
“Kau begitu cantik dan aku tak menyangka jika kau dari dunia manusia, betapa sulitnya aku jika ada di samping mu, apalagi saat kau mengganggap ku bukan seperti lelaki. Memang kau begitu bodong apa begitu ceroboh, aku yakin manusia tak ada bedanya dengan elf hanya dunia nya saja yang berbeda. Tapi kau benar-berarti untukku dan aku akan membantu mu sampai kau bisa kembali ke dunia manusia meski nyawa taruhannya, jadi bertahanlah untuk tinggal disini,” kata Retra saat itu mengungkapkan isi hatinya di samping Pika yang ia kira sedang tidur dengan nyenyak.
Padahal Pika yang bangun saat Retra datang sengaja masih memejamkan matanya karena ia malas unutk bangun dan sengaja ingin mengerjai Retra, bukanya sukses ngerjain malah mendengarkan curahan hati Retra yang benar-benar tidak pernah disangka sebelumnya oleh Pika.
__ADS_1
Orang yang begitu dingin, aneh dan pendiam, berkata seadanya saja dan kadang ada dan tak peduli ternyata memiliki perasaan sedalam itu, sedangkan Pika hanya menganggap ia seperti bangsa elf yang hanya sebuah dongeng dan tak memikirka laki-laki atau perempuan karena Pika menganggap merekasama, tak ada perasaan spesial sedikitpun di hati pika apalagi menyukainya.
Pika hanya berpikir mereka tak nyata, Pika bahkan tak tahu jika Retra memiliki perasaan seperti itu, mendengarnya saja Pika tahu apa yang disampaikan oleh Retra. dan ia baru tahu jika bangsa elf ternyata sama dengan manusia yang memiliki perasaan, dan Pika sudah salah menilai hal itu yang menganggap mereka sama dan tak mungkin memiliki perasaan cinta. Dunia baru yang ia singgahi sekarang membuat Pika makin bingung, tapi mendengar Retra bicara seperti itu ia juga merasa tenang.