The Magical Elf

The Magical Elf
Latihan Hari Kedua


__ADS_3

Mendapatkan perintah dari Faras, membuat Pika pun memutuskan untuk beristirahat, tahu jika besok pagi dia akan latihan bersama dengan Retra seperti apa yang dikatakan olehnya bahwa mereka akan berarti lagi.


"Pagi Kak," kata Pika saat itu melihat paras yang sudah bangun terlebih dahulu.


"Pagi juga buruan bersiap-siap aku sudah menyiapkan sarapan untukmu," kata Faras saat itu sudah menyiapkan menu di meja Hal itu membuat Pika pun bersemangat semangat dan segera saja dia mandi setelah itu sarapan bersama dengan Faras.


"Kok hari ini mau melakukan latihan kedua ada kuharap kau bisa cepat menguasai jurus-jurus yang diajarkan oleh Ratna Agar kalian bisa secepatnya melakukan perjalanan," kata Faras memiliki harapan besar pada Pika mengetahui Pika yang berasal dari dunia manusia hal itu akan mempermudah dia untuk bisa mengambil batu sihir.


Karena menurut informasi dari beberapa orang yang sudah mencarinya batu sihir biru itu tersegel dan tidak bisa diambil oleh bangsa elf, padahal batu itu milik bangsa elf yang selama ini menggunakan kekuatan sihir.


Karena waktu itu di tempat yang terkecil maka tidak ada bangsa Elf, yang bisa ke sana dan hal itu membuat paras pun berharap jika kita bisa sampai ke sana dan mengambil batu tersebut ditemani oleh Retra yang sudah berpengalaman dan bahkan hebat dalam bela diri.


"Baiklah aku pasti akan berusaha untuk bisa menguasai jurus-jurus tersebut, dan aku pasti akan secepatnya berangkat menjadi batu sihir biru," kata Pika yang sudah berjanji kepada paras untuk bisa mendapatkan batu tersebut, dan berusaha sebisa mungkin agar bangsa elf mendapatkan kekuatannya kembali agar kita bisa kembali ke dunianya.


Karena Pika bisa kembali ke dunia manusia menggunakan sihir tersebut, dimana Hal itu membuat kita juga memiliki harapan besar jika batu itu akan segera secepatnya ditemukan.


"Jika kau cantik selesai berlatih dan sudah menguasai beberapa jurus Aku ingin mengajakmu keliling kampung ini, sepertinya sudah banyak yang menanyakan tentangmu kau belum punya apa-apa mereka kemarin ," kata Faras saat itu memberi Pika merasa dia benar-benar diterima di tempat itu.


Padahal dia sendiri merupakan orang baru dan tidak begitu paham tentang tempat tersebut. Ia pun berusaha sebisa mungkin untuk mengingatkan, apa yang dikatakan oleh Faras karena memang itu merupakan berita positif.

__ADS_1


"Benarkah Kakak akan mengajakku jalan-jalan Aku sangat senang jika itu terjadi dan aku harap itu bisa secepatnya dilakukan," kata Fika yang sudah tidak sabar ingin diajak jalan-jalan bersama dengan Faras apalagi Faras sendiri yang menawarkannya sebagai kepala dari tempat tersebut jelas menjadi satu kehormatan bagi.


Tika Juga tidak merasa jika Faras akan menawarkan hal tersebut padahal Ia baru beberapa hari di sana sudah banyak yang ingin tahu tentang dia. Hal itu jelas membuat Pika juga merasa senang karena sambutan mereka yang begitu antusias.


Tenang saja pasti dalam waktu dekat ini aku akan mengajakmu keliling tempat ini tapi selesaikan dulu latihan bersama dengan Retra


"Baiklah Kak aku sudah menguasai gerakan dasar dan hanya beberapa jurus saja yang belum aku kuasai pasti dalam beberapa minggu kedepan aku sudah bisa," kata Pika meyakinkan hal tersebut kepada para suntuk percaya kepada dirinya bahwa dia bisa menyelesaikan tugas-tugas yang diselesaikan oleh Retra.


Bahkan berusaha sebisa mungkin untuk bisa melakukan tugas tersebut dengan baik apalagi kepercayaan Faras, kepada dirinya benar-benar membuat mereka juga tidak ingin mengecewakannya.


Saat mereka sedang asyik mengobrol pintu pun ditukar itu menandakan retra sudah datang dan Pika segera bersiap-siap untuk berangkat.


Setelah selesai bersiap-siap akhirnya Pika pun pergi bersama dengan rata-rata kepada dia juga berpamitan dulu kepada Faras karena dia yang berada di rumah dan pastinya paras pasti akan menunggu mereka pulang dan jelas.


Hal itu membuat retret tidak mengajak ketika berhenti di sekitar sana yang mana hal itu tidak akan menarik perhatian banyak orang, jadi Retra memilih tempat yang sepi dan tenang untuk berlatih agar mereka benar-benar cepat bisa menguasai jurus-jurus beladiri.


"Kak kami berangkat dulu kata Pika berpamitan membuat Faras melambaikan tangannya dan mereka berdua pun akhirnya berjalan menuju tempat latihan seperti biasa.


Tika yang selalu berjalan di depan dan Retra berjalan di belakangnya menuju tempat latihan kemarin yang mana mereka pernah berlatih di sana Jadi kau sudah mengetahui jalan yang akan mereka lewati.

__ADS_1


"Kenapa kok terlihat begitu ceria hari ini Padahal aku benar-benar merasa sangat bersedih kata kata Retra saat itu membuat Pika pun mengerutkan dahinya Baru beberapa langkah berjalan dia sudah menanyakan pertanyaan yang benar-benar membuat Pika bingung.


"Maksudnya bersedih apa terjadi sesuatu denganmu?" tanya Pika saat itu penasaran dengan apa yang sedang terjadi dengan Retra. Padahal Retra sendiri paling sulit untuk bisa menutupi perasaan sukanya kepada pihak dan dia pun berusaha sebisa mungkin.


Tapi malah membuatnya semakin sedih karena tidak bisa dekat dengan, walaupun mereka bersama tapi tetap saja hubungan itu tidak disetujui oleh keluarganya. Hal itu membuat Retra benar-benar harus bisa profesional dengan tugas dan tanggung jawab yang diberikan oleh kakaknya untuk melindungi Pika dan tahu batasannya untuk tidak jatuh cinta pada manusia.


Pika bukan sebagai seorang perantara tapi orang yang biasa saja dengan peralatan yang seadanya. Apalagi harus membangun dan membeli rumah untuk orang-orang terdekat Pika, hal itu menjelaskan kepada Pika. Karena banyaknya tugas dan tanggung jawab yang harus ia selesaikan, membuat Retra lebih serius lagi dalam berlatih.


Jalanan yang menambah jauh dan berbeda membuat Pika merasa jika ia pun di tempat yang sangat jauh dari rumahnya, tapi dia berusaha susah mungkin untuk berpikir positif agar dia bisa segera menyelesaikan latihannya.


Dan juga banyak hal yang bisa diambil dari pelajaran kali ini, semoga saja semua itu tidak membuat orang lain merasa kecewa dan pastinya akan selalu berusaha untuk menyelesaikan tugasnya dengan baik.


"Baiklah Kak kita akan menyelesaikan latihan sekarang di sini," kata Retra memilih tempat yang berbeda dari orang yang ternyata jauh lebih luas dan juga lebih leluasa untuk berlatih di sana mungkin yang kemarin terlalu sempit jadi Retra mencari tempat yang berbeda.


Hal itu membuat Pika segera bersiap-siap untuk melakukan latihan seperti biasanya, mereka berdua melakukan pemanasan terlebih dahulu.


Apalagi latihan kali ini pun adalah latihan untuk menentukan mereka bisa berangkat atau tidak karena Pika yang cukup terampil dan mudah diajari membuat Retra juga berharap Mereka bisa berenang angkat secepatnya untuk mencari batu sihir biru.


"Baik mari kita mulai," kata Retra bersemangat.

__ADS_1


__ADS_2