The Magical Elf

The Magical Elf
Perbedaan Pendapat


__ADS_3

Meskipun begitu Pika sangat menghargai Retra omah karena dia berlatih bersama dengan Retra hingga ia menguasai jurus berada. dan bahkan mendapat sambutan yang luar biasa dari Faras mengetahui dia bisa menguasai jurus bela diri tersebut.


Jadi jelas Fika tidak merasa kesulitan karena dia sudah mendapatkan bantuan dari retra Maka dari itu dia pun mengidolakan rata-rata dan juga tidak mengira jika begitu dingin, apalagi mengetahui sikap yang begitu perhatian dan baik jelas membuat Pika memiliki penilaian lain.


Karena peraturan belum pernah terlihat begitu seriusnya dalam melatih seorang, apalagi jika yang bisa dengan cepat berlatih bela diri.


Pika juga tidak mengira dengan kebaikan yang diberikan oleh Retra, pasalnya dia yang terkenal dengan dingin dan mengabaikan orang lain tapi tidak dengan dirinya yang begitu perhatian dan juga selalu mengajarinya bela diri yang benar-benar membantu Pika.


Tidak mungkin bisa membenci retrakomah. Maka dari itu dia pun mengaguminyak Tapi tetap saja dia tidak boleh menyukai Retra. Apalagi berkata dengan jujur dihadapan Faras yang membuat paras bisa marah kepadanya.


Apalagi karena bukan peringatan yang diberikan oleh para sebelumnya, jika kita tidak boleh menyukai rata dan rata-rata tidak boleh menyukai Pika.


"Entahlah, tapi aku tidak suka saja kau melakukan perjalanan dengan Retra. Walau dia prajurit paling hebat," kata Friska yang memang menerima tidak menyukai retre sama sekali dan hal itu pun menunjukkan jika memang dia tidak setuju jika kita harus melakukan perjalanan jauh bersama dengan Retra.


Bukan karena Friska benar-benar membenci rata-rata tapi dia juga merasa khawatir kepada Pika yang mana pasti akan merasa sangat bosan jika melakukan perjalanan jauh bersama dengan retra, apalagi Riska juga mengetahui retre yang tidak banyak bicara dan hal itu pasti akan membuat Pika benar-benar kesulitan dalam perjalanan.


Walaupun retra merupakan pasukan yang paling kuat dan merupakan pemimpin pasukan dia juga yang merupakan tangan kanan dari Faras yang pastinya bisa melindungi Retra. Tapi tetap saja sikap dinginnya tersebut juga membuat paras tidak setuju jika kita melakukan perjalanan jauh bersama dengan Retra.

__ADS_1


"Kenapa dia kan bisa melindungi ku?" tanya Pika tidak percaya ada orang yang Bahkan tidak menyukai retre sama sekali.


Bahkan retra selama ini selalu melindungi mereka semua tanpa sepengetahuan mereka, walaupun sikap dinginnya tersebut membuat orang tidak banyak suka tentang dirinya tapi pengorbanannya itu benar-benar luar biasa yang mana dia melindungi para elf.


Pika juga tidak tahu bagaimana bisa para elf tidak menyukai retra Padahal dia begitu baik dan juga begitu perhatian kepada, apalagi selama ini yang menolong Pika dan juga melati Pika.


"Iya, aku takut kau bosan karena sikap dinginnya," kata Friska yang lebih mengkhawatirkan BK karena takut jika BK akan merasa bosan dalam perjalanan jauh tidak mungkin menumbuhkan batu permata sihir hanya dalam waktu beberapa hari.


Pemcari memakan waktu yang cukup lama, karena memang sudah banyak yang berangkat dan juga membutuhkan waktu yang cukup lama. Mereka benar-benar tidak kembali, hanya memberikan informasi melalui surat yang dikirimkan menggunakan burung pengantar surat.


Di mana itu memang dibutuhkan untuk bisa mengambil batu sihir tersebut, yang terkunci di tempat yang mana tidak bisa bahasa Arab memasuki itulah yang membuat mereka semua tidak bisa kembali, karena memang tidak bisa mendapatkan bantuan sihir itu apalagi rintangan di Medan tersebut benar-benar sangat sulit.


Untuk dilewati banyak sekali yang tidak bisa melalui itu semua karena banyak hewan dan juga monster pemangsa, yang siap pemangsa mereka jika mereka melewati daerah kekuasaannya karena banyak sekali yang menjadi korban maka dari itupun Faras selalu memakai hal yang terbaik agar bisa melewati rintangan itu semua.


Sudah mempersiapkan Retra sediak lama hanya saja mereka belum memiliki kesempatan orang yang mendukung bangsa elf, yang bukan dari tanah elf tersebut yang mana bisa memasuki zona tersebut.


Maka dari itu mereka pun menunggu ada orang yang mau membantu mereka tak mungkin juga mereka meminta bantuan kepada bangsa peri yang mana proses pemberiannya akan merepotkan dan menanyakan menangkap para elf karena merupakan musuh besar mereka.

__ADS_1


Hal itulah yang membuat Faras benar-benar hanya bisa menunggu dan bertahan untuk menjaga para elf, yang tersisa dari para peri yang selama ini selalu mengganggu dan juga selalu saja berbuat kebenaran dan banyak hal yang tertangkap oleh para Peri mungkin masa lalunya yang tidak pernah bisa ia terima.


Hal itulah yang menjadi kesalahan besar bagi bangsa elf yang tidak bisa mengembalikan kekuatan sihir, yang sudah mereka memiliki, makin terpuruk dengan kehilangan batu sihir yang merupakan satu-satunya pusat sihir di mana hal itulah yang digunakan oleh para elf untuk bisa menguasai kekuatan sihirnya.


Tanpa adanya batu permata sirip biru tersebut mereka tidak akan bisa menggunakan kekuatan sihir mereka. Maka dari itu mereka berharap besar kepada Retra dan juga agar bisa mendapatkan batu sehat tersebut hingga bisa mengembalikan kejayaan mereka.


Tapi untuk mendapatkan semua itu bukanlah hal yang mudah mereka bahkan mengorbankan nyawa dan sudah banyak bangsa elf, yang gugur dalam pencarian batu tersebut hal itu juga dialami oleh Faras yang mana kedua orang tuanya juga tidak pernah kembali dan suaminya juga tidak pernah kembali.


Maka dari itu dia menjadi satu-satunya pemimpin yang menjaga mereka semua di sana sambil membawa informasi yang ia dapatkan untuk mempersiapkan keberangkatan mereka. Setelah ia mengetahui jika bukan berasal dari dunia ataupun dunia elf.


Hal itu membuat paras memiliki kesempatan dan juga memiliki harapan baru pada Pika, maka dari itu pun dengan segala yang ia miliki Berusaha atau bisa mungkin untuk mengajari diri untuk melakukan perjalanan bersama dengan retra.


"Tapi dia baik loh," kata Pika masih terus membela retra padahal retra ada di belakangnya Hal itu membuat Pika benar-benar tidak sadar jika perkataannya tersebut didengar oleh Retra.


Retra pun yang sengaja diam saja tidak memanggil Pika ataupun menegurnya sampai ia benar-benar menyelesaikan perkataannya tersebut memang saja ingin mendengarkan apa yang dibicarakan oleh Pika.


Karena mendengar apa yang dikatakan oleh Pika jika semua rentan merasa tertarik, hanya saja dia tidak bisa menegur mereka secara tiba-tiba mengetahui jika mereka sedang serius dalam berbincang.

__ADS_1


__ADS_2