
Melakukan perjalanan jauh walaupun mereka hanya berjalan lambat, tapi setidaknya mereka menemukan tempat yang luas untuk bisa mendirikan tenda. Hari juga sudah semakin sore maka dari itupun mereka segera mendirikan lintah untuk beristirahat.
Melihat lawan yang masih pingsan, hal itu jelas membuat teman-teman yang merasa khawatir tapi dia tidak akan bangun sebelum besok pagi, jadi hal itu juga membuat mereka harus menjaga hewan baik-baik.
"Baiklah kita istirahat di sini sepertinya ini tanah lapang," kata Retra memberikan perintah untuk istirahat di sana karena sepertinya tanah tersebut bisa dibangun tenda.
Karena hari juga sudah mulai sore hal tersebut jelas membuat mereka pun harus bersiap-siap, dan ia pun harus segera merencanakan lebih jauh lagi apalagi mereka harus merawat Leon.
Karena memang lawan tidak akan cepat bangun sesuai dengan obat yang diberikan oleh Fira Ia pun akan terbangun besok pagi, maka dari itu pun harus ada yang menjaganya. apalagi ada yang sedang pingsan jelas akan merepotkan semua. maka dari itu pun harus memutuskan yang terbaik untuk keselamatan teman-temannya.
"Aku akan membuat Tenda," kata Fika yang saat itu bergegas akan membuat tenda karena tahu jika dia harus bersiap-siap untuk beristirahat, tidak mungkin dia akan tidur di luar udara Pasti akan sangat dingin.
Maka dari itupun tidak ada Leon dia harus berinisiatif membuat tenda karena biasanya yang memasang tenda itu adalah Leon dan juga retra melihat kondisi Retra, yang pasti lelah membawa Leon dari tadi, pastinya Hal itu membuat Retra pun akan kesulitan.
Maka dari tubuh replika langsung berinisiatif karena tidak ingin membuat teman-temannya merasa kesulitan lagi hal ini dia berinisiatif untuk membuat tenda untuk mereka semua. Dia tahu jika kondisi Retra lelah kondisi lemon.
Apalagi tidak bisa bangun dan inilah saat itu membutuhkan Fira yang serba bisa dalam hal penyelamatan. Jadi kalau yang harus membuat tenda saat.
"Aku bantu Pika, kau jaga Leon," kata Retra yang saat itu sudah beristirahat sejenak. Setelah dia menurunkan lawan dari punggungnya dia berjalan selama setengah hari sambil menggendong lawan hal tersebut adalah hal yang sangat melelahkan tapi dia tidak bisa menelantarkan temannya begitu saja.
Retra juga tidak bisa melihat kita membuat tenda sendirian, maka dari itupun dia langsung berinisiatif membantu Pika. dan menyerahkan lawan kepada Fira, untuk dijaga tidak mungkin lawan diabaikan begitu saja mereka juga takut terjadi sesuatu kepada Leon karena dia tidak sadarkan diri pastinya, jika ada yang menyerang dia tidak akan bisa melawan hal itu pun akan sangat berbahaya untuk Leon.
Akhirnya mereka semua bagi tugas, sesuai dengan instruksi dari Retra, dimana hal itu membuat Fira menjaga lawan dan Pika dibantu retra mendirikan tenda.
"Apa kau tidak lelah,?" Tanya Pika pada Retra yang jelas Retra terlihat begitu lelah dia juga tidak bisa mengabaikan karena begitu saja.
Jika kalian telah dia pun harus beristirahat dan tidak perlu memaksakan diri karena kita bisa menyelesaikan itu semua sendiri, dia juga sudah pernah berkemah tentunya.
Apalagi dia yang kuliah jelas sudah menguasai untuk membuat tenda seperti itu jadi hal itu pun membuktikan bisa menyelesaikan sendiri maka ia bertanya kepada returan terlebih dahulu yang sepertinya memang sudah benar-benar sangat kelelahan setelah menggendong Leon seharian.
"Menurutmu," jawab Retra sambil tersenyum dan tidak mungkin meninggal karena sendirian membuat tenda. Hal itu pun menunjukkan jika Retra benar-benar ingin membantu Pika karena keinginannya sendiri.
__ADS_1
Walaupun dia lelah sebagaimanapun dia harus melakukan kewajibannya, sebagai seorang ketua dan juga sebagai seorang laki-laki tidak mungkin menyiarkan seorang wanita menyelesaikan itu semua sendirian. Karena membuat tenda adalah hal yang cukup lumayan rumit dan hal itu jelas membuat Retra harus berinisiatif membuktikan dan tidak mungkin membiarkannya sendiri.
Hal itu pun membuat teras tidak bisa menjawab apa-apa karena memang dia dalam kondisi yang benar-benar kelelahan, tapi dia juga tidak bisa mengeluh karena dia merupakan ketua yang mana harus mengambil keputusan yang tepat dan tidak boleh menyia-nyiakan temannya tersebut, saling membantu dan menolong satu sama lain untuk bisa mencapai tujuan mereka.
"Jelas lelah, kau menggendong Leon seharian penuh," kata Pika lagi yang sudah bisa menjawab dan menimbulkan sendiri bahwa pasti retra benar-benar lelah setelah seharian penuh menggendong Leon.
Hal tersebut jelas membuat Pika benar-benar merasa kagum dan juga kasihan kepada temannya tersebut dia bagan bertanggung jawab pada keselamatan seluruh dunia dan dia tidak memikirkan dirinya sendiri, lagi-lagi Retra selalu saja melakukan hal di luar dugaan yang mana dia mampu berkorban untuk teman-temannya dan tidak memikirkan keselamatan dan bahkan kesehatannya sendiri.
Retra langsung membantu Pika saat itu padahal yang sudah seharian penuh berjalan sambil menggendong lawan yang tentunya sumpah itu tidaklah mudah, tapi tidak memikirkan tentang hal tersebut dan berusaha untuk membantu.
Padahal kita sendiri tidak meminta bantuan sama sekali karena dia sadar jika teman-temannya memang dalam kesulitan dia pun harus bisa berguna bagi teman-temannya apalagi membuat tenda adalah hal yang mudah menurutnya.
Jadi ia pun sepertinya tidak perlu bantuan dari rata-rata tapi dia juga tidak bisa melarang retra saat retra memiliki keinginan untuk membantunya dan tidak ingin membuat alat-alat kecewa, jadi hal itu membuat mereka pun hanya bisa menanyakan hal tersebut karena dia merasa bersimpati sambil terus bekerja membuat tenda. Karena hari sudah semakin sore dia berusaha untuk mengobrol dengan Retra dan ingin tahu kondisi retra yang sebenarnya.
"Iya mau bagaimana lagi, kalian kan teman lu jadi aku tidak bisa meninggalkan kalian," jawab Retra yang benar-benar terlihat tulus yang mana dia benar-benar ingin membantu teman-temannya tersebut.
Tidak ada kebohongan di matanya dia benar-benar tulus ingin membantu teman-temannya, karena itu Pika benar-benar mendukung apapun yang dilakukan oleh retra karena tahu retra sangat bertanggung jawab dan tidak mengecewakan teman-temannya Bahkan dalam kondisi seperti itu dia masih memikirkan orang lain tanpa memikirkan dirinya sendiri.
Yang hal itu adalah hal yang sangat luar biasa dan benar-benar membuat pikat tidak habis pikir dengan kehebatan yang ditunjukkan oleh Retra, dengan solidaritas yang tinggi dan hal tersebut adalah hal yang sangat luar biasa, maka dari itupun tidak bisa menutup mata begitu saja Dia pun memuji kehebatan yang membuat dia benar-benar salut.
Bahkan netral pun membantu pikat saat ini yang mana membuat mereka juga jadi lebih mudah membangun tenda. Padahal dia juga sudah sadar dan paham tidak membutuhkan bantuan, tapi melihat retra yang antusias ingin membantunya jelas ia tidak bisa berbuat apa-apa dan akhirnya ia pun dibantu oleh Retra.
Sampai benar-benar tenda itu terpasang karena bantuan antara itulah maka Pika bisa dengan cepat menyiapkan tenda tersebut dan tidak menyia-nyiakan Waktu mereka, benar-benar memanfaatkan waktu dengan benar walaupun mereka berada di kerajaan kupu-kupu.
Tapi tetap saja mereka belum bisa lepas dari hal yang mengerikan Mereka pun masih tetap waspada tahu jika orang-orang sekitar juga bersikap aneh membuat mereka pun makin mengawas diri dan tidak ingin teman-temannya ada yang terpisah apalagi sampai memiliki pemikiran.
Seperti Leon yang benar-benar saat menjadi beban berat untuk mereka pemandangan yang begitu indah suasana yang begitu tenang dan sejuk hal itu semua juga membuat mereka pun kadang merasa terlena dan ingin tetap tinggal di sana tapi semua itu segera dibantah oleh keinginan buat mereka untuk bisa mendapatkan batu permata sihir itu dan harus bisa cepat keluar dari sana.
Perjalanan itu benar-benar menguras tenaga tapi mereka tidak pernah pantang menyerah dan terus berusaha dengan kekuatan yang dimilikinya, begitu juga Pika yang merupakan orang baru dan bukan berasal dari dunia itu tapi dia benar-benar bisa menyesuaikan diri dengan baik.
"Sungguh, kenapa kau baru mengatakannya sekarang," kata Retra yang benar-benar merasa senang mendengar apa yang dikatakan oleh Pika pasalnya Pika tidak pernah berkata jujur seperti itu dan karena ini benar-benar ia terlihat begitu jujur hingga membuat Retra pun sangat bersemangat apalagi mendapatkan pujian dari orang yang ia suka.
__ADS_1
Jelas hal itu membuat rata porno sedikit menghilangkan rasa lelahnya mendengar suara Pika yang begitu tulus mengujinya hal tersebut pun menjadi hiburan tersendiri bagi Retra dengan ketulusan yaitu pemerintah Belanda merasa tenang lagi Bahkan dia pun selama ini terbayang berpisah dari Pika.
"Ah padahal aku sering memujimu," kata Pika lagi sambil tersenyum yang benar-benar terlihat begitu meyakinkan.
Karena Melihat kesungguhan matra yang ditunjukkan kepada teman-temannya tersebut dan kebaikan dari netral itu semua tentu saja menyentuh Pika dan juga Pika merasa salut dan bangga memiliki seorang teman seperti rata yang Bahkan peduli pada teman-temannya.
Dengan begitu mereka semua bisa lebih mudah lagi menjalankan perjalanan itu walaupun sangat berat dan hal itu jelas membuat mereka benar-benar merasa senang bisa mengenal orang yang begitu tulus dan juga begitu baik kepadanya hal itu jelas membuat retorika benar-benar memuji retra apa adanya.
"Yang benar saja, kau selalu cerewet dan menyebalkan," kata Retra lagi sambil tersenyum karena memang biasanya jika bertingkah seperti itu dan tidak peduli kepadanya hal itu jelas membuat telepon kali ini sangat senang saat mendengar Pika begitu perhatian dan peduli dan Bahkan dia memuji apa yang ia lakukan kali ini mungkin memang karena situasi dan kondisinya menghias sedang mendapat pujian dari orang yang ia suka.
Jelas menjadi hal yang menjadikan dia bersemangat lagi dan motivasi maka dari itu mengingat hal itu karena itu bernama tulus disampaikan oleh Pika tidak menyangka jika kita akan berkata demikian dihadapannya dan bahkan merasa tidak ada masalah sekali karena biasanya dia selalu bersikap cuek dan mengabaikan retra tapi sepertinya kali ini tidak.
Kata-kata yang tulus seketika itu bisa menghilangkan rasa lelah setelah perjalanan 1 hari penuh apalagi selama setengah hari ini dia harus menggendong Leon yang benar-benar makin membuatnya kelelahan.
"Benar dalam hati, aku takut saja jika teman berhargaku jadi besar kepala," kata Pika lagi nanya senyum manis tersebut sangat senang sekali menggoda.
Apalagi dengan ekspresi dan sikap Retra, yang selama ini selalu dingin Hal itu pun membuat terpikat kadang menyerang sekali memuji retra dan juga dia tidak ingin. Jika ia benar-benar meninggalkan rasa saatnya pergi maka itu akan terasa sangat berat dari tubuhnya berusaha untuk membuat jarak di antara mereka.
Tapi ternyata sepertinya itu sangat sulit bagaimana tidak sadari awal juga kita sudah tertarik dengan retra dan sekarang melakukan perjalanan bersama ia benar-benar tidak bisa mengabai karena terasa sama sekali ini rasanya terus memberikan motivasi dan juga dukungan agar dia benar-benar bisa maju dan terus memimpin perjalanan itu sampai mereka benar-benar menemukan batu permata biru yang merupakan tujuan mereka.
Hal itu merupakan halangan yang berat bagi mereka semua dimana pertemanan mereka diuji untuk saling melindungi satu sama lain adalah hal yang sangat luar biasa yang dilakukan oleh netral untuk teman-temannya.
"Teman?" tanya Retra sepertinya merasa kecewa mendengar kata teman keluar dari mulut jika hal tersebut membuat Retra juga menekankan kembali kata teman tersebut dia sebenarnya ingin lebih dari teman tapi kenapa abika malah berkata demikian.
Hal itu benar-benar membuat rekan merasa bersedih jadi dia pun bertanya kembali dengan kata-kata teman yang dikatakan oleh Pika.
"Iya teman kamu kan yang bilang dulu tadi jika kita ini teman," kata Pika lagi yang mengikuti apa yang dikatakan oleh retra sebelumnya Ia juga menganggap mereka semua adalah teman-temannya maka dari itu tidak salah.
Jika kami ikuti perkataannya yang tadi yang sudah menganggap dirinya sebagai teman maka dari itupun tidak ada yang salah dengan kata tanya tersebut karena Pika, hanya mengulangi apa yang dikatakan oleh dan hal itu jelas membuat kamu nanya tersenyum melihat ekspresi retra yang benar-benar kecewa saat Pika menganggap harta hanya sebagai teman.
"Ah iya kau benar teman berhargaku, sudah selesai belum?" kata Retra yang malah menggunakan kata-kata teman tersebut sebagai kata-kata untuk meledek Pika.
__ADS_1
Hal itu sangat diluar dugaan karena Pika tidak mengira jika retra akan bersikap dan bertingkah seperti itu, dan Bahkan dia tidak marah sama sekali malah membuat itu semua seperti candaan yang mana membuat kita juga kaki terasa jauh dan juga tahu jika memang Retra tidak serius dengan apa yang ia katakan dan juga hal ini pun sama hal itu juga membuat repika tahu jika retra memang sedang bercanda dengan perkataannya tersebut.
Maka dari itupun mereka segera memanggil teman-temannya untuk masuk ke dalam tenda karena sepedanya sudah siap dan hari juga sudah mulai gelap.