The Magical Elf

The Magical Elf
Faras Kembali


__ADS_3

Akhirnya Faras pulang ke rumah menemui Pika dan juga retra karena ada hal yang harus dibahas oleh mereka, Pika yang sudah dari tadi sudah menunggu kedatangan Faras menjadi lega.


"Kalian sudah menunggu lama?" Faras yang datang dan langsung menyapa mereka berdua yang sudah menunggunya begitu lama.


Setelah dia menyelesaikan permasalahan yang ada di pusat kota pun akhirnya Faras kembali ke rumah untuk meminta pendapat pada Retra karena dia butuh bantuan dari retra menjaga perbatasan seperti apa yang dikatakan retra sebelumnya.


Kondisi yang semakin menegangkan, tentu saja membuat Faras penerus bertindak dan tidak bisa membiarkan bangsa Elf tertangkap begitu saja.


Maka dari itu dengan kemampuan yang dia miliki sebagai pemimpin dari elf Ia pun harus secepatnya membuat keputusan sebelum semua itu terlambat.


"Akhirnya Kembali juga," kata Pika yang merasa lega saat melihat waras kembali.


Pasalnya dari tadi dia sudah menunggu Faras, ingin mengetahui kelanjutan dari apa yang dia lihat tadi. Lihat kerumunan banyak orang dan kekhawatiran tentang bangsa peri tersebut, jelas membuat Pika pun merasa tertarik dan ingin segera membantu para elf.


Maka dari itu Pika tidak sabar untuk menunggu informasi lebih lanjut yang akan disampaikan oleh Faras dia pun benar-benar merasa tegang Bagaimana kelanjutan dari latihannya dan perjalanannya Nanti.


Jika benar rata-rata digantikan Maka hal itu pun pasti akan membuat Pika menyesuaikan diri lagi dengan orang yang akan mengajari bela diri.


"Iya, bagaimana masalah di sana?" Tanya retra yang sudah tidak sabar menunggu penjelasan dari Faras karena jelas memang permasalahannya cukup serius.


"Sudah bisa di atasi tidak ada masalah," jawab Faras yang baru kembali dari pusat kota yang mana terjadi keributan dan sekarang sudah bisa diatasi.


Keributan yang terjadi jelas membuat para elf sendiri juga merasa tidak tenang. Hal itulah yang membuat Faras berusaha untuk menenangkan mereka karena tahu mereka semua sedang dalam kondisi yang tidak baik-baik saja.

__ADS_1


Setelah semua masalahnya beres Ia pun kembali pulang ke rumah untuk bisa mendiskusikan hal yang harus ia lakukan selanjutnya dengan retra.


Sebagai salah satu prajurit yang terkuat, jelas Faras menaruh harapan pada hari terakhir bisa mengkondisikan perbatasan dan tidak lagi terjadi hal yang sedemikian rupa, sehingga membuat para elf juga merasa kesulitan.


"Syukurlah," kata Pika yang merasa lebih tenang setelah mengetahui kondisi para Elf baik-baik saja dan Faras pulang baik pula Tahu jika Faras menyelesaikan semua itu urusannya dengan baik. Ternyata tugas sebagai seorang pemimpin tidaklah mudah ketika melihat dan mengetahui banyak hal yang dilakukan oleh Faras membuat Pika benar-benar tahu betapa besar tanggung jawabnya.


"Oh ya, aku ingin membahas tentang kejadian tadi. Bagaimana menurutmu kalian. Perlukah kita menambah pasukan?" Kata Faras meminta pendapat retra saat itu agar bisa mengambil keputusan dengan tepat dengan meminta bantuan Retra juga tentunya.


"Bisa, tapi lebih utama memperketat perbatasan," kata retra yang lebih memilih untuk memperketat perbatasan karena hal itu penting agar para Peri tidak dapat masuk lagi dan melakukan hal-hal yang sudah ia lakukan yang membuat para elf jadi merasa ketakutan.


"Sepertinya kita harus memperketat penjagaan, Aku tidak yakin jika bangsa boleh bisa diam setelah kejadian ini. Ia sudah mulai beraksi maka kita harus bisa menjaga perbatasan dengan ketat," kata Faras yang saat itu cukup memperhatikan apa yang sedang terjadi di sana Dan tidak bisa tinggal diam dengan apa yang terjadi bangsa Peri memang sangat meresahkan.


"Setuju, agar tidak lagi menambah korban," kata Retra yang setuju dengan apa yang dikatakan Faras.


Jebakan yang tidak ketat sama sekalipun membuat mereka mudah masuk dan hal itu pun juga dirasakan oleh Retra yang sadar jika ada sesuatu yang aneh. Maka dari itu dia yang sudah terbiasa diberi perbatasan pun sadar akan kedatangan para peri yang sudah mengincar elf sejak lama.


"Iya kau benar, aku butuh orang-orang seperti mu," kata Faras yang benar adanya dia membutuhkan retra untuk berjaga di perbatasan di mana hal itu akan membuat pick up pun tidak lagi latihan dengannya.


"Saat mereka sudah mulai berulah lagi, aku siap," kata Retra yang sudah menduga bahwa kekuatannya pasti dibutuhkan di perbatasan hal itupun membuat dia Siap dengan segala sesuatu yang akan terjadi.


Dia juga sudah membahasnya dengan piket dipikat tidak terlalu kaget dengan apa yang dikatakan oleh Faras karena sebelumnya retra sudah menduga hal tersebut.


Mengetahui jika retre terasa lama ini sebagai ketua pasukan tentunya tahu bagaimana kondisi pasukannya dan kekuatan yang dimiliki oleh para pasukannya.

__ADS_1


Hal itu pun membuat Faras menunjuknya untuk kembali berjaga di perbatasan karena persiapan untuk latihan bisa dilakukan olehnya dan dia pun yang akan mengajarkan hal tersebut kepada Pika.


"Baiklah aku percayakan perbatasan kepadamu Retra, aku yang melanjutkan latihan bersama dengan Pika dan kau tahu tugasmu juga melatih pasukan baru, untuk bisa menggantikanmu nanti jadi selama kau pergi dengan Pika, aku bisa tenang saat ada pasukan baru yang menjaga perbatasan," kata Faras yang sudah mempersiapkan semuanya dan tidak mau kehilangan banyak korban lagi dengan apa yang dilakukan olehnya karena tidak bijak dalam memutuskan sesuatu yang seharusnya rata lebih dibutuhkan di perbatasan.


Hal itu pun membuat para sadar jika memang dia membutuhkan pasukan yang lebih banyak lagi untuk bisa menjaga perbatasan.


"Baik aku akan bersiap. Dan aku yakin saat hari keberangkatanku nanti aku sudah melatih beberapa pasukan untuk bisa menjaga," kadar Retra yang sudah tahu konsekuensi yang harus ia lakukan sebelum ia berangkat bersama Pika mencari batu sihir biru dan meninggalkan tempat itu, yang menarik itu membutuhkan pasukan yang lebih banyak lagi untuk menjaga perbatasan agar mereka tetap aman.


Setelah mengatakan hal tersebut retro pun meminta izin kepada Faras untuk segera pergi ke perbatasan dan untuk mempersiapkan diri untuk bisa melatih pasukan baru.


Dia yang juga sebelumnya berada di sana dan menjadi pemimpin pasukan pun mengetahui bibit yang bisa diajarkan kekuatan beladiri, karena sebelumnya juga sudah menjadi targetnya untuk bisa menambah pasukan.


Jadi bagi Retra itu semua bukanlah hal yang sulit dia bisa cepat bergerak, karena juga sudah mempertimbangkan apa yang akan terjadi maka dari itu pun dia sudah memiliki persiapan.


Tika yang sudah mengetahui semuanya dari Retra pun hanya bisa pasrah mengikuti pendapat Faras dia juga tidak bisa memberikan bantuan apa-apa, karena dia juga masih belum memiliki kekuatan sepenuhnya dan kali ini dia sadarkan apa yang harus ia lakukan untuk Bisa berlatih lebih kuat lagi dan lebih rajin lagi agar hari keberangkatannya untuk mencari batu sihir biru bisa dipercepat


Tika sekarang sadar kekuatan yang dimiliki oleh para peri dan dia tahu betapa ganasnya para Peri membuat Pika pun harus bisa bersiap dengan hal terburuk sekalipun, maka dari itu selama ini memang retra benar-benar latihnya dan kali ini giliran dia mendapatkan tugas dari Faras.


Hal tersebut pun membuat Pika harus melanjutkan latihannya bersama dengan Faras, karena dia tidak bisa berhenti begitu saja dan harus bisa semakin kuat untuk bisa menyelesaikan tugasnya agar bisa kembali ke dunia asalnya.


"Apakah sudah sudah siap berlatih bersamaku Besok pagi aku akan memberitahumu kita akan melakukan latihan apa," kata Faras yang akan berlatih bersama dengan Pika besok.


"Siap Kak," kata Pika yang sudah tidak sabar lagi berarti dengan para sen ingin tahu kehebatan Faras yang sebenarnya.

__ADS_1


__ADS_2