
Langkah mereka semakin cepat tak ingin ketinggalan, Pika juga mempercepat langkah nya. Entah apa yang akan mereka hadapi selanjutnya.
Pika yang melanjutkan perjalanan setelah istirahat mulai untuk serius dengan suasana sekitar yang berbeda titik terlihat jelas jika mereka memasuki hutan yang berbeda, dengan hawa gelap yang benar-benar mencekam. Ia sadar suasana semakin tidak baik.
Bommm!
Tiba-tiba mereka kaget dihentikan dengan suara ledakan. Bayangan hitam muncul disertai dengan asap tebal Hal itu membuat jika benar-benar bingung dengan apa yang sebenarnya terjadi.
Ular besar yang tiba-tiba muncul langsung dihadapan mereka berempat membuat Tika pun kaget dan tak bisa menggerakkan kakinya.
"Ada apa ini apakah ini musuh yang sebenarnya?" tanya Pika dengan suara yang bergetar karena belum pernah melihat itu secara nyata.
Bagaimana bisa Ada ular besar yang sekarang ada di hadapannya Iya benar-benar tidak mengerti dengan apa yang terjadi sekarang walaupun dia sudah terbiasa dengan dunia peri tapi dia masih belum bisa menghadapi hal yang benar-benar membuatnya kaget.
"Hati-hati Pika Kau Harus konsentrasi dan fokus!" teriak Retra yang melihat Riko sepertinya kaget melihat ular yang tiba-tiba datang.
Hal itu benar-benar membuat untuk tidak tegang dan juga jangan merasa kaget karena itu adalah baru awal permulaan mereka menghadapi musuh yang sebenarnya.
Memang bangsa ular itu bisa saja tiba-tiba datang jika ada orang yang memasuki wilayah kekuasaannya tapi memang tidak mau pikir dan rombongan harus melewati tempat tersebut yang mana hal itu tidak bisa mematikan mundur dari langkahnya dan harus menghadapi ular itu.
__ADS_1
Padahal Baru kali ini mereka melihat ular sebesar itu dan Hal itu benar-benar membuat Pika pun kaget walaupun sudah terbiasa dengan retra dan para Peri tapi baru kali ini melihat ular raksasa sebesar itu jelas semua itu di luar logika.
Hal itu juga membuat kita berusaha untuk menyesuaikan hal-hal baru yang ada di hadapannya kali ini dan tetap saja dia tidak bisa menghilangkan rasa gemetarnya yang mana rasa takutnya benar-benar menguasai dirinya hingga tidak bisa bergerak sama sekali.
"Iya ular itu sangat berbahaya." Fira dan yang lainnya pun langsung menghindari ular tersebut mencari tempat yang aman.
Tapi melihat sayang dia membantu pun membuat retra benar-benar merasa khawatir karena tahu jika sepertinya Pika benar-benar kesulitan dan menahan rasa takutnya, terhadap ular besar tersebut padahal itu adalah hal yang wajar jika melakukan perjalanan jauh tentunya ada hal yang harus mereka hadapi salah satunya ular raksasa tersebut.
Yang mana memang sangat berbahaya dengan bisa yang dimilikinya, tapi mereka memiliki kekuatan yang bisa mengalahkan ular itu dan berusaha sebisa mungkin untuk tidak terkenal bisa tersebut, yang benar-benar akan membuat mereka bisa mati seketika karena bisa ular itu sangat berbahaya jika mengenai mereka.
Hal itu membuat mereka pun harus berhati-hati dan tidak gegabah dalam menghadapi ular tersebut, karena itu juga membuat retra pun langsung menghindar dan yang lainnya tapi tidak dengan Pika.
Awalnya pun tidak tahu jika ada dunia seperti itu dan ia pun berusaha untuk menyesuaikan diri tapi sayangnya semua itu tidak bisa dilakukan oleh Pika, karena Setelah lama di dunia tersebut makanya bisa menyesuaikan diri maka membuatnya semakin kesulitan dengan hal-hal baru yang selalu saja bisa membuat dia kaget.
Kereta melihat tubuh Pika yang bergetar menahan rasa takut dengan cepat retro pun menghampiri Pika dan mencoba untuk menenangkannya.
"Jangan lengah," bisik kereta di telinga Pika Hal itu membuat Pika tersadar dari lamunannya tersebut.
"Aku tidak akan lengah dan berusaha untuk memperhatikan semua itu tapi aku juga merasa takut," jawab Pika yang begitu besar karena baru kali ini yang melihat ular sebesar itu yang mana hal itu memang di luar hal wajar.
__ADS_1
"Nggak apa-apa apa ada aku di sini. Jadi kau tidak perlu merasa takut seperti itu," kata Retra mencoba untuk menenangkan Pika agar tidak merasa takut karena mereka harus menghadapi ular tersebut. Mereka tidak bisa menghindarinya maka dari itupun rata berusaha untuk memberikan dukungan pada fitrah untuk menghilangkan rasa takutnya tersebut sebelum bertarung menghadapi ular raksasa itu.
"Iya kami semua akan melindungimu kita kan menghalangi mereka bersama-sama," kata Vira yang juga tahu ketakutan pita sebagai sesama wanita tentunya langsung benar-benar merasa takut jika menghadapi bahaya maka dari itupun Vira segera memberitahu Pika apa yang harus ia lakukan dan hal itu pun membuat Vira juga berusaha untuk melindungi Pika agar ular itu juga tidak menyerang Pika.
Hal itu membuat mereka pun benar-benar menghindar dan mencari tempat aman agar tidak terkena racun orang tersebut yang selalu berlaku bisa saja mengenai mereka.
Seketika suasana berubah menjadi tegang mereka, mencoba menghadapi ular raksasa yang ada di hadapannya.
"sepertinya ini benar-benar berbahaya kita harus bisa mengalahkannya dengan cepat," kata Leon yang tidak bisa diam saja dan harus bisa cepat mengalahkan ular tersebut sebelum nantinya mereka akan bertambah banyak hal itu juga membuat Leon merasa ular itu cukup berbahaya.
Jika mereka tidak berhati-hati maka dari itu pun dia mengkhawatirkan Fika dan berusaha untuk memberi nasehat kepada mereka, agar bisa cepat-cepat mengalahkannya. Dia tidak ingin melihat di Pika ketakutan seperti itu.
Setelah ular itu bisa dikalahkan pastinya mereka akan lebih tenang lagi, itulah yang dipikirkan oleh Lion tapi dia tidak berpikir jika akan sangat sulit mengalahkan ular raksasa tersebut.
"Jangan ngegabah seperti itu dia memiliki bisa ular yang bisa saja langsung membunuhmu," kata Retra yang tahu juga bisa ular tersebut sangat berbahaya dan hal itu pun membuat ia harus waspada dan juga hati-hati saat menghadapi ular raksasa itu dan mereka juga harus memperhitungkan apa yang akan mereka hadapi jika salah langkah.
"Jadi kita menggunakan serangan jarak jauh," kata Fira yang menyarankan untuk menggunakan serangan jarak jauh Karena jika mereka mendekat akan terkena bisa ular tersebut yang nantinya akan sangat berbahaya untuk mereka Jadi mereka pun harus menjauh dari ular itu.
"Baiklah segala bersiap." Retra pun memimpin teman-temannya untuk segera bersiap mengalahkan ular tersebut dan mencari tempat sejauh mungkin mereka akan menyerangnya dari jarak jauh agar mereka tetap aman.
__ADS_1