The Magical Elf

The Magical Elf
Ingin Cepat Kembali


__ADS_3

Pika yang juga merasa khawatir jika ia bisa saja tidak bisa kembali, walau sudah menemukan batu sihir, ia tidak tahu apapun yang ada di dunia baru itu. Sebisa mungkin Pika tidak ingin dirinya terus berada di sana, selain ia khawatir dengan orang tuanya dia juga ingin tahu keadaan di dunia manusia itu sendiri, setelah ia hilang dan tak kembali.


"Ada, tapi mereka dulu bisa langsung kembali karena kami masih memiliki kekuatan, sedang kau entar kekuatan dari mana sehingga membuatmu bisa kembali," jawab Faras memang dulu bangsa Arab memiliki kekuatan yang luar biasa hingga bisa mengembalikan orang di tempat asalnya asal ada kekuatan batu sihir yang mereka miliki.


Karena hasilnya kehilangan batu sihir, dia tidak bisa melakukan apa-apa, bahkan menyelamatkan bangsanya pun Faras tidak bisa. mMaka dari itu ia sangat berharap jika batu sihir itu bisa ditemukan.


Banyak orang yang sudah mencarinya. Tapi tetap saja mereka tidak berusaha asing menemukan batu tersebut informasi terakhir yang Faras dapat jika bangsa elf tidak bisa memasuki Medan itu, walaupun mereka sudah menemukan tempatnya.


Maka dari itu selama ini mereka tidak bisa melakukan apa-apa dan juga berharap, jika ada orang luar yang bisa membantunya.


Tak disangka ternyata Pika datang di tengah-tengah mereka, membuat Faras memiliki harapan untuk kemajuan bangsa elf dan untuk terbebas dari tekanan selama ini.


Tapi, Faras juga tidak bisa mengabaikan Pika yang tidak memiliki kekuatan sama sekali, maka dari itu retra pun ditugaskan oleh paras untuk bisa membantu Pika agar bisa menyelesaikan tugasnya tersebut dan bisa pulang dengan aman.


Karena jelas musuh mereka kembali ke kekuatan yang luar biasa hingga membuat Faras, tidak bisa mengabaikan keselamatan Pika dan dia juga berencana untuk bisa memberikan Pika kembali ke dunia manusia, tidak mungkin juga kita terus berada di dunia elf. Yang bukan dunianya yang mana hal itu juga akan membuatnya merasa kesulitan.

__ADS_1


Karena menurut waras tempat terbaik adalah tempat bersama keluarga dan hal itu juga dirasakan oleh Faras selama ini, sayang dia yang sudah kehilangan keluarganya pun berusaha bertahan untuk melindungi para elf.


Hanya tinggal Retra satu-satunya adik yang terus ia bimbing dan juga terus bantu agar bisa agar semakin hebat dan bisa melindungi bangsa Efi yang merupakan keluarganya sekarang ini.


"Itu bukan kekuatan hanya kecelakaan saat aku jatuh ke danau, dan tidak sengaja pindah kesini," Jawab Pika yang jelas-jelas bingung dengan proses pemindahannya tersebut yang tiba-tiba berada di Dunia Lain, Ia juga tidak tahu ternyata danau itu memiliki pusat kekuatan sihir yang luar biasa hanya saja kekuatan sihir yang dimiliki oleh bangsa elf sudah tak ada.


"Berarti itu kebetulan saha, tap jika ada vatu sihir itu aku bis memebantu mu," kata Faras yang juga bisa menggunakan sihir jika batu itu ditemukan. Hal itu pun diberitahukan kepada Pika, agar terus berusaha untuk bisa lebih hebat dan lebih baik lagi Faras juga benar-benar menghargai kita karena mau membantunya.


"Aku tahu Kak, aku sedang berusaha," jawab Pika yang sedari awal juga ingin kembali ke dunia asalnya dia pun harus berusaha menemukan batu sihir tersebut dan sekarang ini, ia sedang berusaha untuk berlatih kekuatan agar dia bisa bela diri dan bisa melindungi diri sendiri.


Banyak hal yang sudah kini ia ketahui tidak lagi membuat kita merasa bingung dengan tujuan, hanya dia pun berusaha keras untuk bisa menguasai jurus yang diberikan oleh paras dan juga retra selama ini.


Terlebih lagi retri yang seharusnya berjuta di perbatasan yang harus mengajari Pikq, hingga membuat perbatasan pun tidak dalam pengamanan yang sesuai dan hal itu juga merugikan bagi para elf, yang saat itu berusaha keras agar bangsa gede tidak masuk tapi nyatanya semua itu sia-sia karena Retra memimpin mereka.


Memang tak ada yang spesial dari rata-ratapi kegigihannya dalam memberikan semangat bagi para prajuritnya, bisa membuat kekuatan mereka bertambah hingga selama ini perbatasan selalu aman.

__ADS_1


Maka dari itu Faras menyuruh Retra untuk kembali ke perbatasan agar para Peri tidak berani masuk lagi ke wilayah elf. Karena Retra adalah orang kepercayaan paras yang bisa diandalkan maka dari itu selama ini tidak ada bangsa peri yang berhasil masuk ke wilayah mereka.


Hanya kemarin mereka benar-benar lengah hingga akhirnya satu as jadi korban dan harus dibawa oleh para Peri hal itu juga bukan hal asing bagi Faras karena kejadian itu sering terjadi beberapa tahun yang lalu, tapi setelah perbatasan Mereka diperketat pun akhirnya para Peri tidak ada yang berhasil masuk dan tidak ada korban lagi.


Tapi, mungkin karena mereka terlalu lengah hingga membuat kejadian itu terjadi lagi dan hal itu jelas membuat Faras harus memperketat perbatasan dia pun mempercayakan semua itu kepada retra yang selama ini bertugas di sana.


"Baiklah aku percayakan semua kepadamu dan aku tahu jika kau benar-benar bisa dipercaya kali ini kita akhiri saja latihannya, sampai di sini Kok bisa membantu mereka," kata Farah setelah selesai beristirahat dan mengizinkan BK untuk membantu orang-orang yang berada di perkebunan tadi.


Padahal Mereka ingin membantu orang tersebut sudah dari tadi tapi dia harus menyelesaikan tugasnya terlebih dahulu yang mana dia mendapatkan tugas untuk berlatih dan bisa lebih hebat lagi.


Mendengar perkataan Farah speaker benar-benar sangat senang karena dia akhirnya diberi izin untuk bisa membantu mereka semua di perkebunan karena melihatnya sangat menyenangkan bisa menanam tanaman sendiri, yang mana hal itu membuat kita juga bersemangat dia sadari awal juga ingin dekat dengan para elf dan ingin mengetahui bagaimana mereka bisa bertahan hidup selama ini.


"Baiklah, terima kasih Kak. sudah mengizinkan ku," kata Pika yang benar-benar merasa senang dan akhirnya paras menyetujuinya untuk ikut membantu mereka semua yang akhirnya pun pika pergi ke perkebunan tadi dan berusaha menyapa sebelum ikut memebantu.


"Wah selamat siang semua. apa aku boleh ikut bergabung?" tanya Pika meminta izin terlebih dahulu sebelum dia ikut membantu karena mungkin dia tidak bisa tiba-tiba datang dan langsung memebantu mereka.

__ADS_1


Melihat Tika berkata demikian semua iPhone memandang ke arahnya dan mereka pun tidak langsung menjawab Hal itu membuat kita benar-benar bingung antara dia diizinkan atau tidak ia benar-benar tidak tahu.


"Kenapa mereka diam, apa mereka tidak suka padaku," batin Pika merasa tidak tenang.


__ADS_2