
Retra yang berjalan mulai khawatir, ia memanggil nama Pika dan Fira, berharap mereka tidak pergi jauh.
"Kenapa bisa menghilang secepat itu. Kemana sebenarnya mereka pergi,"
Retra terus berjalan menyusuri hutan, melewati pohon yang rindan. melihat sekeliling yang terlihat tenang, tidak ada tanda-tanda kehidupan apalagi keberadaan temannya
Tak putus semangat Retra terus memanggil Pika dan Fira. Berharap ada jawaban dari salah satu diantara mereka.
"Pika! Fira!" Retra yang terus berteriak tiada henti memanggil temanya yang tak kunjung mendapatkan jawaban.
Retra terus berjalan dan tidak putus asa terus mencari keberadaan dua temannya itu, ia tidak mau berhenti sebelum menemukan keduanya. rasa khawatirnya membuat Ia terus berjalan tak perduli halangan dan juga tangan yang ada di hadapannya, suasana hutan yang begitu sepi terdengar suara burung dan binatang yang ada di dalam hutan titik tak ada tanda-tanda kehidupan Android terletak merasakan apapun tapi dia berharap tidak dia bisa menemukan temannya.
Langkahnya terhenti terus menyusuri hutan dengan langkah pasti dan juga terus mencari sambil terus memanggil nama kedua temannya itu, Retra berharap bisa menemukan jejak keduanya karena memang tujuan mereka adalah mencari tersebut untuk bisa melanjutkan perjalanan jelas hal ini ia benar-benar merasa bersalah.
Biar tidak menyangka jika ada kejadian seperti itu, padahal keduanya cukup terlihat hebat bisa mengalahkan musuh tapi entah kenapa kali ini benar-benar menghilang tanpa jejak hingga membuat Retra ke repotan.
__ADS_1
Bagaimana tidak Retra yang membagi kelompoknya tentunya tidak ingin melihat teman-temannya berada dalam. tapi ternyata berkat keputusan yang tersebut yang salah membuat hilangnya Pika dan juga Fira.
Suasana makin mencekam, di mana Retra sudah berjalan cukup jauh tapi tidak menemukan apapun, ia hampir saja menyerah karena tidak dapat menemukan siapa-siapa di semak titik melihat ke depan dan tidak ada tanda-tanda kehidupan membuat kereta jika jalannya salah titik dia berusaha untuk lebih tenang lagi melihat jejak yang ada di semak mungkin saja dia bisa menemukan sesuatu.
Rasa panik membuatnya tidak bisa berpikir dengan jernih Ia pun coba terus berjalan tanpa henti tapi akhirnya tetap saja nihil. Retra berusaha berpikir jika memang keduanya pergi pastilah ada jejak kaki gimana membuat ritual kali ini kumpul berusaha untuk bisa mencari jejak kaki kedua temannya itu.
Tanda-tanda kehidupan ya rasanya mau tidak ada orang yang ada di sana hal itu jelas membuat Raden ibu yang lainnya tidak bisa melakukan apapun. ia berusaha sebisa mengantuk bisa pelaku yang terbaik dan kali ini pun dia berusaha mencari teman-temannya agar bisa ditemukan kembali.
Sebelum hari gelap rapun tidak berhenti bercari karena saya dengan perjanjian dia harus kembali saat hari sudah mulai gelap rumah dan ia melihat matahari yang sudah condong ke barat Hal itu membuat berusaha mencari dengan jalan berbalik karena dia akan kembali ke tempat semula sebelum mulai sesuai dengan perjanjian awal.
"Aku rasa aku akan kembali, hanya ada jejakunsaja di sini. Aku yakin mereka berdua tidak akan lewat sini, aku berharap Leon menemukan mereka."
Retra yang tak patah semangat dengan terus mencari, walau ia sudah harus kembali. Mungkin memang jalan itu tidak dilalui oleh Pika dan Fira. Jadi jalan yang Retra lewati masih tertutup rapi, dan jelas ia tahu jika ada kehidupan pasti ada jejak kaki orang lain.
Karena tidak ada jejak kaki siapapun retra pun meyakin jika Iya benar-benar sudah melakukan yang terbaik untuk mencari kedua orang tuanya tersebut remaja dan menuju dia kembali juga hanya ada jejaknya sendiri. dan beruntungnya di sana tidak ada binatang buas sehingga membuat mereka tidak kesulitan dalam perjalanannya.
__ADS_1
Sebelum ia berjalan jauh untuk mencari keberadaan Fira dan juga Pika, dia tetap saya ramad dan juga tidak bertemu dengan binatang buas yang mungkin bisa menyerangnya sewaktu-waktu. Tapi sepertinya ia tidak menemukan apapun yang membahayakan dirinya hingga membuat surat tersebut akhirnya memutuskan untuk kembali sesuai dengan perjanjian karena dia harus penggaris sebelum petang.
Jalan yang ditempuh semakin jauh dari tempat asal mereka akan semakin jauh pulsa saat mereka kembali maka dari itu pun dia menggunakan perkiraan agar dia bisa tepat pada waktunya di tempat awan mereka bertemu dengan Leon.
Karena itu merupakan tempat dimana yang sudah dijanjikan oleh mereka. mereka masih hafal belum betul dengan pohon yang digunakan untuk beristirahat dengan tulisan yang lewat yang jelas membuat Pika dan juga Fira membersihkan menunggunya di sana harapan besar di mana Retra, berharap jika teman-temannya sudah berkumpul saja kembali Karena rasa lelah dan letih untuk mencari teman yang tersebut membuat Mereka pun berpikir jika memang semuanya sudah berada di sana.
Hal itu terus berjalan untuk bisa kembali ke tempat awal mereka karena rata juga tidak menyangka jika mereka akan kehilangan jejak seperti itu. Jika dari awal ia tahu akan ada bahaya tidak akan meninggalkan Vina dan juga pikir sendirian. karena suasana di hutan itu begitu tenang dan juga asri ia mengira tidak ada bahaya sama sekali.
Hingga dengan pernah meninggalkan keduanya. habisnya prasangka buruknya, yang dimiliki oleh hewan pun benar-benar menjadi petunjuk jika ada kehidupan lain di hutan tersebut karena tempat air tersebut terlihat jelas jika ada orang yang melewati di sana air merupakan sumber kehidupan tentunya orang-orang yang hidup di dalam hutan membutuhkan air dimanapun bisa tahu jika ada orang di sana.
Hal itu membuat mereka pun mencari keberadaan Fira dan juga tapi sayang akhirnya sia-sia dan dia harus kembali dengan tangan kosong hari juga Mulai gelap Hal itu membuat saya telah mempercepat langkahnya dia berharap jika teman-temannya sudah ada di sana paling tidak jika memang tidak mau melakukan Fira dan juga pasti akan kembali di tempat awal.
Mereka Sesuai dengan apa yang sudah mereka sepakati bersama satu hari berada di hutan tersebut tanpa melakukan apapun dan hanya berputar-putar mencari temannya tidak semua setelah kalian kali ini yang benar-benar ingin bertemu dengan teman-temannya dan bisa melanjutkan perjalanan setidaknya berkumpul adalah hal yang membuat saya lebih tenang daripada berpisah tapi tidak tahu di mana keberadaan teman-temannya itu.
"Akhirnya aku sampai," kata Retra lagi yang sampai di tempat mereka berjanji akan bertemu.
__ADS_1