
Pika yang benar-benar sudah merasa pegal karena dari tadi berpura-pura untuk tidur, ia pun akhirnya memutuskan untuk bangun setelah bangun tidak mendengar suara apapun dari Retra.
Dari tadi sebenarnya Pika sudah sadar jika retra ada di sampingnya, tapi dia tidak tahu jika bajunya digunakan untuk menyelimuti dirinya.
Jelas Hal itu membuat kita merasa kaget saat melihat retur atau memakai baju dan duduk di sampingnya.
"Ahhhh, kenapa kau tak pakai baju!" Teriak Pika panik membuat retra juga ikut terperanjat kaget karena tiba-tiba apikal langsung berteriak.
Tanpa menjawab apapun rata langsung mengambil bajunya yang ada di hadapan kita dan memakainya.
Sadar jika sudah dari tadi return berusaha membuat Pika tidak kedinginan dan hal itu pun setelah mengetahui jika dia salah pun akhirnya segera saja ia meminta maaf.
__ADS_1
"Maaf aku kira," kata Pika yang akhirnya meminta maaf karena kesalahannya, yang mana Retra membantunya agar dia tidak kedinginan dengan menyelimutinya.
Tapi Pika malah salah paham dan hal itu jelas membuat pita benar-benar malu.
"Sudah jika kau sudah bangun kita cepet pulang," ajak Retra yang sudah dari tadi sudah menunggu begitu lama.
Pika yang sengaja tidak membangunkan Pika, hingga membuat Pika, akhirnya bangun sendiri titik karena dari tadi sudah memutuskan untuk pulang maka setelah Pika bangun retra pun langsung mengajak Pika pulang.
Hal itu jelas membuat Pika merasa enggan untuk pulang karena dia benar-benar merasa lelah.
"Ke mana Retra yang tadi ngomong panjang lebar dan mencurahkan isi hatinya kenapa sekarang dia tiba-tiba berubah seperti ini," batin Pika yang benar-benar kaget karena tadi dia bilang begitulah entar tapi sekarang lagi-lagi dia bersikap dingin.
__ADS_1
"Hah kenapa lagi ayo buruan lihatlah hari sudah gelap," kata Retra yang tak mau nyangka, jika hanya diam saja yang tidak bergegas untuk segera bangun Padahal dia sudah mengajaknya untuk pulang.
Retra tidak ingin membuat waras menunggunya terlalu lama, apalagi dia hanya berpamitan untuk berlatih titik haripun sudah semakin malam di mana hal itu jelas membuat Ia pun ingin segera pulang.
Dan besok masih ada latihan lagi yang harus mereka lewati, melihat kemampuan Pika yang sudah bertambah tapi masih banyak hal yang harus pikat pelajari. Hal itu juga membuat ingin banyak memberikan pelajaran untuk Pika agar dia bisa melindungi dirinya sendiri dan memberitahukan. Bagaimana cara untuk bisa melawan bangsa peri.
"Eh iya, tapi bagus pemandangannya mereka tunggu beberapa saat di sini," pintar pikasan melihat banyak sekali bintang di langit dan juga kunang-kunang yang berterbangan di sana Hal itu membuat Pika juga merasa takjub.
Retra menghembuskan nafas dengan berat karena dia begitu kesal padahal sudah ingin pulang, tapi lagi lagi Pika mengajukan permintaan hingga membuatnya pun harus ikut menemani Pika.
Pada akhirnya retra pun tak bisa berkata apa-apa dan tak bisa menolaknya dia pun duduk kembali di samping Pika sambil menemani Pika melihat pemandangan malam di sana.
__ADS_1
Bagi Retra hal itu adalah hal yang sangat biasa tapi berbeda bagi Pika yang belum pernah melihat pemandangan seindah itu, dia pun benar-benar sangat takjub dengan pemandangan di sana yang berbeda dengan tempat tinggalnya.