
Pika yang berniat beristirahat, tidak benar-benar terhadap tidur dia berusaha untuk meminjamkan matanya. Tapi tetap saja tidak bisa tidur. Padahal suasana di sana benar-benar mendukung untuk tidur apalagi di bawah pohon yang rindang dan juga suasana yang tentu harusnya dia bisa beristirahat.
"Kenapa kau tidak jadi tidur?" tanya Fira lihat Pika yang begitu besar dan tidak tidur sama sekali padahal tadi dia benar-benar berencana untuk tidur.
Fira sendiri juga aneh dengan Pika yang mana memanfaatkan waktu luangnya untuk tidur, Padahal dia tidak tahu bagaimana jalan yang akan dilewati. Tapi dia benar-benar percaya kepada teman-temannya tersebut.
Itulah yang membuat Fira merasa perhatian dengan Pika yang mana dia begitu percaya kepada ketiga orang tersebut. Bahkan dia beri izin untuk istirahat.
Pika yang bangun dari tidurnya dan duduk bersandar dia menatap Fira, "Aku tidak bisa tidur, Padahal aku berencana untuk beristirahat," ucap Pika sambil tersenyum.
"Aku juga aneh melihatmu yang tiba-tiba izin untuk tidur padahal waktu masih siang," kata Fira yang tahu pasti bisa tidak akan bisa tidur Hal itu membuat Fira pun bisa menebaknya.
"Iya kok bener lalu di mana Leon?" Pika yang melihat sekeliling tempatnya tapi tidak melihat orang sama sekali hingga membuat Ia pun penasaran dan ingin tahu di mana keberadaannya.
"Lihatlah ke atas." Fira menunjukkan tangannya ke atas pohon membuat Pika pun langsung melihat ke atas dan benar saja Rehan sedang berada di atas pohon.
"Hey Loen, sedang apa kau di atas sana?" tanya Pika yang penasaran Apa yang sedang dilakukan oleh Leon.
"Sedang mengalami situasinya dari atas bisa terlihat lebih jelas," jawab Leon Yang sepertinya sedang bersantai tapi ternyata sedang mengawasi situasi.
"Bolehkah aku ikut naik ke atas pohon?" tanya Pika. Sepertinya itu sangat menyenangkan membuat Pika pun ingin ikut naik ke atas pohon.
__ADS_1
Melihat Leon Yang sepertinya merasa tenang dan juga lebih nyaman di atas pohon apalagi ia melihat jika itu lebih baik daripada mencoba untuk istirahat dan tidur.
Pika pun benar-benar ingin segera bersantai dan juga melewati masa istirahatnya itu agar dia bisa lebih dekat dengan teman-temannya yang akan melanjutkan perjalanan karena tahu jika pelajaran dan mereka masih sangatlah jauh.
Baru saja melakukan perjalanan setengah hari juga mengusulkan membuat mereka merasakan lelah. Padahal mereka masih dalam zona Aman yang masih sangat jauh dengan kesulitan.
Walau Mereka terlihat sangat bersantai tapi mereka sangat waspada mereka yang memiliki kekuatan pun membuat sikap benar-benar merasa iri dengan Fira dan juga Leon.
Retra yang mendengar apa yang dikatakan oleh piket dari jauh pun segera datang mendekati mereka dan mengatakan, jika tidak boleh hal itupun dilakukan oleh Retra, karena benar-benar merasa cemburu dengan Pika yang malah meminta bantuan kepada Leon daripada dirinya lestari tadi juga berusaha untuk menjaga Pika.
"Tidak boleh karena aku harus latihan bersamaku." Retra yang langsung mendekati kita saat itu karena mendengar Pika yang ingin bersama dengan Leon.
Pika melihat Retra sekilas ada rasa kesal maka dari itu Pika, tahu dan sadar serta bisa menebaknya apa yang dirasakan oleh retra Ia pun segera menjawab perkataan retra agar Retra tidak marah.
"Ya memaksakan diri jika kau ingin istirahat istirahat saja dulu lagipula itu bukan waktumu latihan," kata Leon saat itu memperingati percaya akan pergi latihan bersama dengan Retra.
Pika ya akhirnya mengikuti retra menuju tempat latihan. Siang hari itu pun mereka gunakan waktunya untuk berlatih bersama.
"Kenapa kau tadi melarangku untuk naik ke atas pohon apakah kau cemburu," kata Pika yang merasa ada yang aneh dengan apa yang dilakukan oleh retra karena dia tidak biasanya seperti itu. Maka dari itu pun mereka menanyakan hal tersebut karena merasa penasaran.
Tak menyangka jika Retra akan melarangnya, padahal biasanya dia selalu saja santai jika berada di dekat Pika tapi entah kenapa kali ini seperti ada sesuatu yang tidak membuatnya tenang.
__ADS_1
Hingga membuat kita jadi berpikiran yang aneh-aneh, Pasalnya retra tidak biasa menunjukkan sikap yang demikian itu.
Lagi pulang sejak awal kita juga tahu jika reta menyukainya, hanya saja Faras melarang mereka untuk saling menyukai hingga membuat mereka pun menyimpan perasaannya masing-masing.
"Untuk apa?" Tanya retra yang mengalirkan pembicaraan yang tidak ingin menjawab pertanyaan dari Pika.
Asalnya memang benar dia cemburu, tapi dia tidak bisa mungkin terus terang mengatakan bahwa ia cemburu maka dari itu pun dia sebisa mungkin untuk menghindari pertanyaan tersebut.
Tahu bagaimana Pika yang selalu saja menguji kesabarannya, membuat rasa pun mengalihkan pertanyaannya tersebut dengan pertanyaan lain.
Petra juga tidak bisa mengakui perasaannya langsung pada, mengingat Faras yang sudah melarangnya ingin membuat peraturan berusaha untuk menutupi rasa sukanya tersebut tapi tetap saja tidak bisa.
"Bisa jadi kan?" Pika yang berusaha hanya menebak, ada juga bingung bagaimana rasa bisa selalu saja menghindari pertanyaannya.
Follow Pika tahu perasaan retra yang sebenarnya, dia pun ingin selalu memastikan hal tersebut. Dia tahu jika Retra menghindari pertanyaannya tersebut, karena jelas memang dia benar-benar cemburuan itu juga diketahui oleh Pika tapi dia tetap saja mencoba untuk menggoda Retra dan ingin tahu bagaimana retra bisa mengakui perasaannya.
Walaupun semua itu tidak akan terjadi Pika juga sudah mendapatkan peringatan dari paras Untuk tidak saling menyukai. Hal itulah yang selalu diingat oleh Pika maka dari itu pun ia kadang ingin benar-benar melihat Retra mengakui semuanya.
"Jelas daripada kau nanti bosan kan lebih baik aku ajak kamu latihan jadi itu lebih bermanfaat daripada Hanya duduk," jawab Retra memberi alasan pada pita agar tidak berpikiran yang tidak tidak, Walaupun itu memang kenyataannya tapi Retra tidak ingin itu semua diketahui oleh Pika.
"Apa itu hanya sebuah alasan?" Tanya Pika yang menempel jika itu hanya sebuah alasan retra pasalnya Pika tau bagaimana perasaan-tetra yang sebenarnya dan wajar jika memang itu hanya sebuah alasan untuk menutupi kebenaran karena memang mereka juga sudah diperingati oleh Faras untuk tidak menunjukkan rasa suka mereka.
__ADS_1
"Tentu saja ya," jawab Retra hanya memberikan sekilas jawaban yang menyatakan dia benar-benar sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Pika. Tapi dia menekankan jika tidak boleh membahas hal itu pun membuat tidak sadar.
"Aku sudah tahu itu dari dulu," jawab Pika dan menyelesaikan latihannya tersebut dia pun segera kembali ke teman-temannya yang berada di bawah pohon karena dia hanya singgah untuk istirahat.