The Royal Bloodline

The Royal Bloodline
Kekuatan Leluhur


__ADS_3

Sementara itu, Putri Nania semakin frustrasi dengan keteguhan hati William. Dia merasa terhina dan merasa bahwa kekuasaannya terancam oleh keberadaan William.


Putri Nania mencoba berbagai cara untuk mempengaruhi William dan menariknya ke pihaknya, namun semuanya sia-sia. Dia mulai merasa bahwa kekuasaannya terancam dan dia merasa bahwa dirinya harus segera menghancurkan William dengan cara apa pun demi kelangsungan kekuasaannya.


"Raja Iblis. Apakah Anda tahu, apa kekuatan William yang sebenarnya?" tanya putri Nania pada raja iblis.


Putri Nania ingin tahu rahasia kekuatan di dalam hati William dengan mencoba menggunakan berbagai jenis mantra sihir untuk membuka rahasia di dalam hati William. Namun, semuanya sia-sia dan dia tidak bisa mendapatkan informasi apa pun tentang kekuatan itu.


"Ada apa, putri Nania?" tanya raja iblis yang tidak mengerti maksud pertanyaan yang diajukan oleh sang putri.


"Aku sudah menggunakan segala cara untuk bisa melakukan hati William. Tapi sepertinya dia memiliki kekuatan yang melindungi hatinya sehingga keras dan tidak bisa ditembus dengan mantra apapun."


Karena rasa penasarannya itulah, putri Nania meminta bantuan pada raja iblis supaya membuka tabir rahasia tersebut.


"Sepertinya para leluhurnya melindungi William. Kamu ingat, dia juga tidak bisa aku temukan keberadaannya beberapa tahun yang lalu. Dan aku merasa itu bukan kekuatan si kembar sial, tapi kekuatan yang keluar dari aura William sendiri."


Saat Putri Nania tahu bahwa kekuatan William tak dapat ditaklukkan oleh sihir, dia mulai berencana untuk mengancam William dengan cara-cara yang lebih kejam. Dia akan meningkatkan intensitas siksaan pada William, berharap bahwa William akan menyerah dan akhirnya mau bekerja sama dengan dirinya.


"Seperti itu ternyata. Baiklah, aku akan menyiksanya lebih kejam supaya dia segera menyerah dan takluk!"


Namun, di dalam hatinya Putri Nania, dia juga ragu dan takut jika William tetap teguh pada pendiriannya dan tidak menyerah. Putri Nania cemas seandainya William tetap mempertahankan kekuatan dalam hatinya dan memperjuangkan kebenaran.

__ADS_1


Setelah mempelajari dan mengamati kekuatan William, Putri Nania melapor kepada ayahnya, Raja Iblis, bahwa William yang ditahan di kerajaannya tidak terpengaruh dengan mantra sihir maupun bujukan apapun. Raja Iblis merasa penasaran dan ingin tahu lebih banyak tentang kekuatan yang dimiliki oleh William yang membuatnya begitu tangguh dan tak tergoyahkan.


"Raja iblis, aku telah mencoba segala cara untuk mempengaruhi William, tapi dia tetap tidak tergoyahkan. Aku tidak bisa memahami mengapa dia memiliki kekuatan yang begitu besar." Putri Nania mengeluhkan kondisi ini.


Raja Iblis mengangguk. "Kamu telah mencoba mantra sihir cinta, kan?" tanya raja iblis memastikan.


Putri Nania ikutan mengangguk. "Ya, tapi itu tidak berhasil. William tetap tidak terpengaruh."


"Aku harus melihatnya sendiri. Aku ingin tahu lebih banyak tentang kekuatan yang dimilikinya." Raja Iblis ikut merasa penasaran.


"Tapi raja iblis, William itu hanya tahanan. Kenapa kita harus memperhatikannya?"


Raja Iblis: "Kamu tidak mengerti, Nania. Jangan remehkan kekuatan apa pun yang dapat mengancam kita. Kita harus mengetahui kekuatannya agar kita dapat memanfaatkannya atau menghilangkan ancaman itu sepenuhnya."


"Bagus. Kita akan melihat kekuatan apa yang dimilikinya." Raja iblis tersenyum miring dengan niatannya.


William sendiri mulai menyadari dengan adanya kekuatan yang dimiliki dari leluhurnya yang merupakan suatu hal yang luar biasa dan sulit dipahami oleh orang lain. Kini dia mulai mempelajari dan mengasahnya sebisa yang dia mampu. Kekuatan itu bukanlah kekuatan fisik yang dapat dilihat dengan mata telanjang, namun merupakan kekuatan batin yang bersemayam di dalam hati William.


Kekuatan itu terdiri dari beberapa hal, yang salah satunya adalah kepercayaan diri yang kuat. Karena William adalah keturunan dari para raja yang kuat dan tegas dalam mengambil keputusan, maka kepercayaan diri itu turun kepadanya secara turun temurun. Hal ini membuat William menjadi sosok yang tenang dan yakin dalam menghadapi setiap situasi yang sulit, seperti saat ia dihadapkan pada siksaan yang diberikan oleh Putri Nania.


Selain itu, kekuatan dari leluhurnya juga terkait dengan kebijaksanaan. William memiliki kemampuan untuk memikirkan setiap keputusan secara matang dan bijaksana. Hal ini membuatnya tidak mudah terbawa emosi dan membuat keputusan yang tepat, meskipun dalam situasi yang sulit dan terdesak.

__ADS_1


Kekuatan William juga berhubungan dengan ketaatan pada nilai-nilai moral dan etika yang ditanamkan oleh para leluhurnya. William tumbuh dalam lingkungan yang menghargai nilai-nilai seperti kejujuran, kesetiaan, dan integritas. Hal ini membuat William tidak mudah tergoyahkan oleh godaan atau pengaruh negatif dari lingkungan sekitarnya.


Kekuatan lain yang dimiliki oleh William adalah kemampuan untuk memelihara hubungan baik dengan orang lain. Meskipun William sedang berada dalam situasi yang sulit, ia tetap mampu menunjukkan sikap yang ramah dan sopan kepada Putri Nania, meskipun ia tahu bahwa Putri Nania merupakan musuhnya. Hal ini menunjukkan bahwa William memiliki kekuatan untuk mengendalikan emosinya dan memperlakukan orang lain dengan baik.


Secara keseluruhan, kekuatan yang dimiliki oleh William dari leluhurnya merupakan suatu hal yang luar biasa. Kekuatan itu tidak hanya berhubungan dengan kepercayaan diri, kebijaksanaan, ketaatan pada nilai-nilai moral, dan kemampuan memelihara hubungan baik dengan orang lain, namun juga terkait dengan kekuatan batin dan spiritual yang sulit dipahami.


Kekuatan itu memungkinkan William untuk menghadapi setiap tantangan dengan tenang dan bijaksana, serta menjaga integritasnya dalam segala situasi.


Setelah beberapa saat, William dibawa ke hadapan Raja Iblis dan Putri Nania. Raja Iblis melihat ke dalam mata William dan merasa ada kekuatan yang kuat di dalamnya. Raja Iblis bertanya, "William, apa yang membuatmu begitu kuat? Apa yang membuatmu tidak terpengaruh oleh mantra sihir atau bujukan Putri Nania?"


William tersenyum, "Kekuatan saya? Saya sendiri tidak tahu apa-apa. Tapi, sepertinya sejak saja berada di tanah leluhur, kekuatan ini muncul dengan sendirinya. Jadi bisa disimpulkan bahwa kekuatan yang ada pada diriku ini berasal dari para leluhur saya. Mereka adalah para raja di kerajaan Couthel ini, dan hati saya dilindungi oleh kekuatan yang lebih murni dari mantra sihir."


Raja Iblis merasa tertarik dan ingin tahu lebih banyak tentang leluhur William dan kekuatan yang dimilikinya. Dia berbicara dengan William untuk mengetahui lebih jauh tentang keturunan William dan kekuatan yang mereka wariskan padanya.


Dalam waktu singkat, William dan Raja Iblis membentuk hubungan yang aneh, hampir seperti teman. Raja Iblis dan Putri Nania tidak lagi memperlakukan William sebagai tahanan, melainkan sebagai tamu terhormat. William mulai memberikan pengetahuan dan wawasan tentang kerajaannya, dan Raja Iblis mulai menghormati William karena kekuatannya.


Ketika William akhirnya dibebaskan dari penjara, dia diberikan hadiah oleh Raja Iblis sebagai tanda penghormatan. Kekuatan William dan keberaniannya diakui oleh Raja Iblis dan kerajaannya, dan William menjadi salah satu orang yang paling dihormati di seluruh kerajaan Couthel.


Tapi asal usul William yang sebenarnya belum diumumkan secara resmi pada seluruh lapisan masyarakat dan rakyat kerajaan Couthel.


***

__ADS_1


Apakah ini berarti hanya taktik raja iblis dan putri Nania saja untuk memperdaya William?


__ADS_2