The Royal Bloodline

The Royal Bloodline
Belajar Di Kerajaan Iblis


__ADS_3

Satu bulan kemudian.


William merasa kewalahan ketika ia pertama kali memasuki kerajaan iblis. Semua hal yang ia lihat tampak menakutkan dan berbahaya. Ia bahkan sempat berpikir untuk melarikan diri, namun setelah mendengarkan penjelasan dari sir Crab yang dikuatkan oleh raja iblis, ia mulai mengerti dan tertarik untuk belajar lebih banyak tentang kehidupan di kerajaan tersebut sesuai dengan pilihannya.


Setelah beberapa minggu berada di kerajaan, William mulai merasa nyaman dengan lingkungan sekitarnya dan beradaptasi dengan baik. Ia menjadi semakin tertarik untuk belajar tentang sistem kerajaan, kekuatan, dan tata negara dari guru khusus yang dipanggil oleh raja iblis.


"Hari ini kita akan mempelajari tentang kekuatan sihir. Ada beberapa jenis kekuatan sihir, seperti kekuatan api, kekuatan es, dan kekuatan angin. Apa yang kamu ketahui tentang kekuatan sihir?" tanya guru sihir yang aktif hari ini.


William memberikan jawaban seperti apa yang dia ketahui. "Saya tahu bahwa kekuatan sihir sangat kuat dan dapat digunakan untuk melindungi diri sendiri atau menyerang musuh." terang William.


Sponsored juga ikut mengatakan jawabannya. "Kami juga tahu itu, tapi kami lebih suka menggunakan kekuatan fisik untuk bertarung."


"Tentu saja, kekuatan fisik juga penting dalam bertarung. Namun, kekuatan sihir dapat memberikan keuntungan yang besar dalam pertarungan." Guru mencoba untuk mempertahankan pendapatnya.


"Tapi guru, apakah kami bisa menggunakan kekuatan sihir untuk membuat makanan yang lezat? Kami lapar nih." Squidwored mengatakan bahwa dia sedang kelaparan..


William mendelik ke arah Squidwored. "Kamu selalu saja memikirkan makanan," kata William dengan berbisik.


"Tentu saja bisa. Ada kekuatan sihir yang bisa digunakan untuk memasak makanan dengan cepat dan enak. Namun, kalian harus belajar terlebih dahulu tentang kekuatan sihir yang tepat untuk itu." Guru tetap memberikan penjelasan yang sesuai dengan pelajaran.


"Wah, kami harus belajar itu nih. Kami akan menjadi koki terbaik di kerajaan iblis!" Sekarang Sponsored yang menyahut.


"Hhhh... Kalian selalu saja melucu." William gemas dengan tingkah mereka berdua.

__ADS_1


"Tentu saja, belajar harus menyenangkan dan tidak terlalu serius," sahut Sponsored cepat.


Kedua kembar sial yang memang tidak pernah bisa terlihat serius, kemudian melakukan beberapa trik lucu selama pelajaran. Mereka mengubah rambut mereka menjadi warna-warni dan membuat boneka dari angin. Meskipun hal tersebut sedikit mengganggu, tetapi guru tidak keberatan karena ia tahu bahwa belajar tidak harus selalu terasa melelahkan dan membosankan. Setelah pelajaran selesai, mereka semua tertawa dan merasa senang karena telah belajar sesuatu yang baru dan menyenangkan.


Guru tersebut dengan telaten memberikan William pelajaran tentang kekuatan yang dimiliki oleh setiap penghuni kerajaan iblis.


Ada berbagai jenis kekuatan yang dimiliki, karena penghuni kerajaan iblis juga dari beberapa ras, jadi bukan hanya dari ras Iblis saja sehingga mereka memiliki kuasa dan kekuatan yang Berbeda. Seperti kekuatan sihir, kekuatan fisik, dan kekuatan mental.


William mempelajari cara-cara untuk mengembangkan kekuatannya dan menjadi lebih kuat. Ia juga mempelajari tentang struktur pemerintahan kerajaan iblis dan peran masing-masing anggota di dalamnya.


Selain itu, raja iblis juga sering datang untuk melihat kemajuan William. Ia memberikan motivasi dan dorongan untuk terus belajar dan mengembangkan kekuatannya. William merasa senang mendapat perhatian dari raja iblis, meskipun ia sadar bahwa keputusannya untuk tinggal di kerajaan iblis pasti akan menimbulkan konsekuensi yang besar.


Sebenarnya raja Iblis tidak begitu menyukai kembar sial. Tapi karena demi mendapatkan William yang akan di setir dikemudian hari, dia terpaksa harus mengikuti kemauan William. Tapi jika bertemu dengan kedua kembar sial, raja iblis selalu menyindir bahwa mereka tidak berguna. Tapi kembar sial hanya menanggapi dengan cara yang lebih lucu sehingga raja semakin kesal.


Raja Iblis menyapa Wililam terlebih dahulu. "Ah, William, saya melihat kamu bersama dengan kedua kembar sial terus. Mereka tidak berguna bagimu, kamu tahu itu kan?" sarkas raja iblis.


Tentu perkataan raja Iblis menyinggung perasaan kembar sial.


"Raja Iblis, kami tidak bermaksud mengganggu Anda. Kami hanya sedang berjalan-jalan bersama William."" Sponsored dengan berani mengatakan apa yang dia lakukan saat ini.


Raja Iblis tersenyum sinis mengecek Sponsored. "Tidak usah berpura-pura, saya tahu bahwa kalian tidak berguna. Apa yang kalian bisa lakukan selain membuat kekacauan?"


William berkata menengahi perdebatan mereka berdua. "Maaf Raja Iblis, saya menghargai kebijaksanaan dan keputusan Anda, tapi saya tidak suka mendengar kata-kata kasar Anda terhadap teman-teman saya." William tidak suka dengan gaya bahasa Raha iblis yang menurutnya merendahkan dan kasar.

__ADS_1


"Tidak usah khawatir, Raja Iblis. Kami tahu kami tidak berguna, tapi kami bisa membuat Anda tertawa dengan trik-trik lucu kami." Squidwored mengejek raja iblis dengan tersenyum miring.


Raja Iblis mengerutkan keningnya mendengar perkataan Squidwored. "Trik lucu? Apa yang bisa kalian lakukan?"


"Contohnya, kami bisa mengubah batu menjadi kue lezat. Hahaha..." Sekarang giliran Sponsored yang memberikan jawaban.


"Hah! Sepertinya kalian hanya bisa membuat kekacauan." Raja iblis mengayunkan tangannya mengabaikan.


"Tapi Raja Iblis, tidak ada salahnya jika kita bisa bersenang-senang dan tertawa bersama-sama." William mencoba merayu.


"Ya, Raja Iblis. Lagipula, kami berdua juga ingin membuat William tersenyum dan bahagia."


Mendengar penuturan tersebut, raja iblis mulai berpikir bahwa bisa jadi Wililam memang tidak akan betah ke kerajaannya ini jika tidak ada kedua teman kembar sialnya tersebut.


"Hmm, mungkin kamu benar. Tapi ingat, jangan sampai membuat kekacauan yang terlalu besar." Raja iblis memberikan pesan dengan peringatan juga.


"Tentu saja, Raja Iblis. Kami akan berusaha untuk tidak membuat kekacauan yang terlalu besar." Sponsored mengatakan kesanggupannya untuk tidak membuat kekacauan.


Tapi tentu saja itu dikatakan tidak dengan sungguh-sungguh. Mereka berdua pasti akan mengulanginya lagi dan lagi.


Mereka semua tertawa bersama-sama, dan suasana menjadi lebih santai. Meskipun raja Iblis tidak begitu menyukai kedua kembar sial, tetapi kehadiran mereka tetap memberikan warna yang berbeda dalam kehidupan di kerajaan iblis yang saat ini menjadi tempat tinggalnya William.


Kehidupan William di kerajaan iblis bukan tanpa masalah, karena dia juga sering berdebat dengan kedua teman kembar sialnya itu. Mereka sering bertengkar dan saling menantang, membuat William merasa stres dan cemas. Namun, William terus juga mencoba untuk menyelesaikan masalah dan mencari solusi untuk meningkatkan hubungan mereka.

__ADS_1


Dia juga tidak tahu apakah akan tetap bisa bertahan di kerajaan Iblis ini atau tidak, jika tidak bersama dengan mereka berdua yang selalu bisa buatnya tertawa dengan tingkah-tingkah konyol mereka.


__ADS_2