The Royal Bloodline

The Royal Bloodline
Naga Pemimpin


__ADS_3

Cling


Setitik cahaya yang menyilaukan mata terpusat pada satu titik, sama seperti saat mereka masuk ke pintu desa Unggu. Jadinya, William, Sponsored dan Squidwored langsung berjalan cepat menuju ke arah cahaya tersebut. Mereka memang sedang berpetualang ke pintu-pintu lain yang ada di gunung Surya Kencana.


Semua itu dilakukan setelah persiapan mereka benar-benar matang, kemudian William, Sponsored, dan Squidwored berhasil menemukan pintu lainnya yang menghubungkan ke dunia para naga dari setitik cahaya tadi. Namun, mereka tak pernah menyangka kalau situasi yang mereka temukan di sana sedang sangat kacau karena adanya peperangan.


Berrr...


Berrr...


Kwakkk kwakkk kwakkk


"Wah, ini benar-benar dunia para naga! Tapi, apa yang sedang terjadi di sini?" tanya William kebingungan dengan apa yang dilihatnya saat ini.


Sponsored juga terkejut melihat bagaimana keadaan yang dia temukan begitu tuba di dunia lain kali ini.


"Ya, sepertinya sedang ada perang besar-besaran antara para naga." Sponsored kagum dengan sosok naga-naga yang dilihatnya seperti ada di dunia dongeng.


Squidwored juga merasakan hal yang sama seperti kembar sialnya. "Dan nampaknya mereka semua terlihat sangat marah dan agresif. Kita harus berhati-hati."


William menganggukkan kepalanya mengiyakan peringatan Squidwored. "Tapi, kita tidak bisa hanya berdiam diri dan melihat mereka berperang satu sama lain. Mungkin kita bisa membantu mencegah perang ini?" usul William ingin tahu dan berusaha.


"Tapi, bagaimana caranya? Kita bahkan belum tahu apa penyebab perang ini terjadi." Sponsored mengingatkan William, jika saat ini mereka belum tahu apa-apa di dunia naga.


Squidwored juga mengganggukkan kepalanya. "Saya setuju, kita perlu mencari tahu penyebab perang ini terjadi terlebih dahulu sebelum bertindak."


Mereka pun berkeliling di sekitar wilayah perang dan mencoba mencari tahu penyebab dari perang ini. Akhirnya, mereka bertemu dengan salah satu naga yang mengaku sebagai pemimpin salah satu kubu perang.


William akhirnya mengajukan pertanyaan pada pemimpin tersebut. "Permisi, kita ingin tahu apa yang sedang terjadi di sini. Mengapa perang ini terjadi?"


Naga Pemimpin menyambut kedatangan mereka dengan wajah garang. "Siapa kalian? kenapa berjalan-jalan di tempat perang kami?" gertaknya garang.


"Kami sedang berperang untuk merebut sumber daya alam yang ada di wilayah ini. Wilayah ini sangat kaya akan emas dan kristal, dan setiap kubu ingin menguasainya untuk kepentingannya masing-masing." Naga pemimpin memberikan penjelasan menyambung pertanyaannya yang yang tadi.

__ADS_1


Sponsored tampak kebingungan. "Tapi, apa tidak ada cara lain untuk membagi sumber daya ini dengan damai?" tanyanya sok bijak.


Naga Pemimpin menggelengkan kepalanya. "Kami sudah mencoba untuk bernegosiasi, tetapi tidak ada hasil yang memuaskan. Mereka ingin mendapatkan segalanya, dan kami tidak bisa mengorbankan sumber daya alam kami." Terangnya dengan kepala meliuk-liuk mengikuti suaranya.


"Kami mengerti perasaanmu. Tapi, perang tidak akan menyelesaikan masalah. Apa tidak ada cara lain yang bisa dilakukan?" Squidwored ikut-ikutan memberikan pertanyaan yang sama seperti kembar sialnya.


William mencoba untuk memberikan bantuan. "Bagaimana jika kami membantu kalian mencari solusi yang tepat untuk masalah ini?"


Gaya bicara William seakan-akan menjadi sesosok ras manusia yang bijaksana, sama seperti seorang hakim yang adil dan menjalankan perannya dengan baik.


"Bagaimana kalian bisa membantu kami? kalian bertiga hanya tiga ras yang berbeda satu sama lain."


Naga pemimpin meremehkan kemampuan mereka bertiga, karena menganggapnya hanya seorang anak-anak dengan bentuk dan ras yang berbeda juga.


"Kami bisa mencoba untuk memfasilitasi negosiasi antara kedua kubu perang. Mungkin kami bisa menemukan kesepakatan yang tepat untuk kedua belah pihak." Sponsored tidak peduli dengan penilaian Naga pemimpin.


Naga Pemimpin terdiam sejenak mendengar perkataan Sponsored, kemudian menggangguk-anggukkan kepalanya. "Saya setuju, itu bisa menjadi solusi yang baik. Silakan bantu kami untuk menghentikan perang ini jika kalian mampu."


..."Aku meminta kalian untuk takluk pada mantraku. Tidak ada kecuali, kecurigaan dan kecurangan. Damai alam semesta, damai dalam hati dan perasaan bersama dengan alam yang selalu mendukung." ...


..."Tidak ada yang patut dipertahankan, di jaga dan terus di rawat selain kedamaian."...


Dengan menggunakan kekuatan sihir mereka, ketiganya berhasil membicarakan solusi dengan kedua belah pihak, William, Sponsored, dan Squidwored berhasil mencapai kesepakatan untuk membagi wilayah sumber daya alam tersebut secara adil. Kedua kubu perang pun berdamai, dan perdamaian kembali terjaga di dunia para naga yang makmur dan berjaya


***


Dengan kekuatan sihir yang mereka miliki, William, Sponsored dan Squidwored bisa mengalahkan para naga yang akhirnya mau berdamai.


Mereka bertiga memang mengandalkan ilmu sihir yang mereka kuasai , sehingga sering digunakan sebagai alat untuk mengalahkan musuh atau mengatasi masalah.


Dengan sihir tersebut digunakan oleh mereka sesuai dengan kemampuan dan kekuatan mereka, karena mereka memiliki karakter-karakter tertentu yang menjadi ciri khas dengan kekuatan khusus.


Dalam situasi perang, sihir dapat digunakan untuk mempertahankan diri dari serangan musuh, memperkuat pertahanan atau menyerang lawan dengan kekuatan yang besar.

__ADS_1


Setelah para naga berhenti bertarung, William, Sponsored, dan Squidwored memulai percakapan dengan mereka. Awalnya, para naga skeptis terhadap ketiga makhluk yang mereka lihat di depan mereka, karena dunia mereka berbeda sehingga mereka justru dicurigai dengan motif mereka untuk datang ke dunia para naga. Namun, William, Sponsored, dan Squidwored menjelaskan bahwa mereka datang dengan tujuan untuk mencari petualangan dan pengetahuan baru, dan bukan untuk mengganggu atau merugikan dunia para naga.


"Kami hanya ingin mendapatkan ilmu dan pengetahuan baru yang belum pernah kami dapatkan di dunia nyata di luar gunung Surya Kencana."


William berusaha untuk memberikan penjelasan sejujur-jujurnya, karena memang itulah tujuan mereka yang sebenarnya.


Para naga masih merasa tidak yakin dan ragu-ragu, terutama setelah melihat kemampuan sihir ketiga manusia tersebut. Namun, William, Sponsored, dan Squidwored memutuskan untuk membantu para naga dalam mengakhiri perang mereka dan mencapai perdamaian. Ketiganya kemudian menunjukkan kemampuan sihir mereka dalam membantu melindungi para naga dari serangan musuh dan memfasilitasi dialog antara kedua belah pihak.


"Jika kalian ragu, kami masih bisa menunjukkan ilmu sihir kami di depan kalian."


Sekarang ganti Sponsored yang geram dan gemas karena mereka telah diragukan oleh para naga, termasuk dari Naga pemimpin.


Setelah beberapa saat, para naga mulai mempercayai ketiga manusia yang berbeda ras tersebut dan memutuskan untuk berdamai. William, Sponsored, dan Squidwored membantu para naga dalam menciptakan kesepakatan damai yang menguntungkan kedua belah pihak. Para naga kemudian mengucapkan terima kasih kepada ketiga manusia tersebut dan memberikan mereka hadiah sebagai tanda penghargaan.


"Terima kasih untuk kalian." Naga pemimpin mengucapkan terima kasih atas usaha mereka bertiga untuk membuat perdamaian.


"Terima kasih sudah percaya pada kami dan membiarkan kami membantu."


"Kami senang bisa membantu untuk berdamai."


Dalam percakapan mereka, William, Sponsored, dan Squidwored menunjukkan sikap terbuka dan ramah kepada para naga, serta kemampuan sihir yang mereka miliki untuk membantu mengakhiri perang dan mencapai perdamaian. Meskipun awalnya para naga ragu-ragu, tetapi mereka akhirnya mempercayai ketiga manusia beda ras tersebut dan bersedia untuk berdamai.


Sebagai hasilnya, situasi yang awalnya konflik dan berbahaya, dapat diselesaikan dengan cara yang damai dan saling menguntungkan.


William, Sponsored, dan Squidwored menggunakan keahlian mereka dalam bentuk ilmu sihir untuk memfasilitasi negosiasi antara kedua kubu perang dan mencapai kesepakatan damai. Meskipun kekuatan sihir yang mereka miliki tidak digunakan secara langsung untuk mengalahkan musuh, namun kemampuan mereka untuk menciptakan perdamaian juga merupakan kekuatan yang sangat kuat.


"Tidak! Aku tidak mau berdamai hanya karena sihir mereka. Ini tidak nyata, dan perdamaian ini juga tidak nyata."


Dari arah belakang lapangan yang digunakan sebagai medan perang, muncul naga muda dengan sisiknya yang besar dan mengkilat. Warna sisik dari naga yang tidak setuju, berwarna merah keemasan.


"Sangat istimewa!"


"Wah, apakah dia raja Naga? Dia terlihat sangat sempurna."

__ADS_1


"Sangat cocok untuk menjadi seekor Naga dengan diagungkan dalam segala hal."


William, Sponsored dan Squidwored melihat dengan kagum pada sosok naga yang baru saja datang.


__ADS_2