The Royal Bloodline

The Royal Bloodline
Ide Lain


__ADS_3

Saat ini William sedang bersama dengan Sponsored dan Squidwored berjalan-jalan, di dampingi oleh beberapa pengawal kerajaan iblis. Sir Crab sendiri sedang bermain kuda bersama dengan raja iblis di peternakan kuda kerajaan.


William berjalan di sepanjang jalan yang masih dalam tahap pembangunan yang dilakukan oleh Kerajaan Iblis dan Kerajaan Couthel untuk menghubungkan kedua kerajaan tersebut. Namun, hatinya terasa sangat sedih ketika melihat keadaan para pekerja yang terlibat dalam pembangunan tersebut.


"Menyedihkan," gumam William pelan, karena takut jika para pengawal mendengarkannya.


Tapi kedua temannya, si kembar sial, tentu saja mendengar apa yang dikatakan William. Mereka berdua membenarkan, tapi hanya bisa diam saja. Mereka berdua tidak tahu apa yang bisa mereka lakukan untuk merubah keadaan yang mereka lihat saat ini.


Saat melihat keadaan para pekerja paksa di mega proyek kerajaan Iblis dengan kerajaan Couthel, William berusaha memperbaiki keadaan mereka dengan kekuatan sihir yang diucapkan olehnya, dengan bantuan Sponsored dan Squidwored. Tapi tentunya setelah meminta izin dengan para pengawal kerajaan.


"Pengawal. Bolehkah kami mengucapkan mantra untuk memperbaiki kondisi para pekerja?" tanya William dengan ragu.


Mega proyek yang sedang berlangsung di wilayah tersebut memiliki banyak pekerja yang dipaksa untuk bekerja tanpa upah dan hak yang dijamin oleh undang-undang. Kondisi ini sangat memprihatinkan, karena pekerja terpaksa bekerja dengan kondisi yang kurang layak, bahkan memprihatinkan.


"Anda bisa?" tanya pengawal tersebut.


"Saya akan mencobanya. Bukankah itu bisa membuat mereka bekerja lebih baik juga?" Pengawal mengangguk mengiyakan.


William memiliki kemampuan sihir, melihat situasi ini dan memutuskan untuk melakukan tindakan untuk membantu para pekerja. Ia menggunakan kekuatan sihirnya untuk memperbaiki kondisi para pekerja agar tidak merasa tersiksa. Dia sudah pernah mengalaminya jadi sangat tahu bagaimana perasaan para pekerja tersebut.


Dengan kekuatan sihirnya, William bisa saja memaksa para pekerja untuk memberontak atau merusak proyek tersebut. Namun, ia memilih untuk menggunakan kekuatannya untuk memberikan solusi yang lebih baik.


William memberikan ilusi yang membuat para pekerja percaya bahwa mereka memiliki kekuatan untuk bekerja lebih baik dan merasakan bahwa pekerjaan ini tidaklah berat.


"Kalian mau membantuku? atau kalian punya mantra yang lebih baik?" tanya William pada kedua temannya, sebelum mulai mengucapkan mantranya.


"Kami punya, tapi tidak tahu apakah efeknya akan lebih baik daripada punyamu."


"Bagaimana jika kita padukan saja?" Squidwored memberikan usulan atas jawaban yang diberikan oleh saudaranya.


"Itu ide bagus, dan tidak salahnya untuk dicoba." William memberikan keyakinan kepada kedua temannya, meskipun dia sebenarnya dia bukanlah penyihir yang ahli.


"Baiklah. Ayo kita lakukan!"


Sponsored justru bersemangat untuk mempraktekkan mantra yang dia miliki, kemudian dijadikan satu dengan mantra yang dimiliki oleh mereka bertiga.

__ADS_1


Dengan demikian, niatan William untuk memberikan dampak positif pada kondisi para pekerja dan proyek itu tidak sendirian. Para pekerja bisa bekerja dengan kondisi yang lebih baik jika ada mantra lain yang bisa membawa dampak positif bagi mereka.


Saat William melihat para pekerja, ia merasa terkejut dan sedih. Mereka bekerja dengan keras di bawah terik matahari dan kondisi lingkungan yang sangat berdebu. Beberapa pekerja terlihat sangat lelah dan terlihat kurang makan. William sangat prihatin dengan kondisi para pekerja dan merasa bahwa keadaan mereka seharusnya lebih baik daripada itu.


Itulah sebabnya dia ingin berubah keadaan tersebut.


William bertanya kepada seorang pekerja tentang kondisi mereka dan pekerja tersebut mengatakan bahwa mereka harus bekerja hingga lewat tengah malam dan mereka hanya mendapatkan waktu istirahat sekitar 3 jam saja untuk tidur. Makanan juga tidak diperhatikan, bahkan siksaan sering kali didapatkan. Sama seperti yang pernah dirasakan oleh William.


Mendengar cerita dari pekerja tersebut, William semakin sedih dan merasa terpanggil untuk membantu. Dia ingin membuat perubahan dan meningkatkan keadaan para pekerja. Dia berbicara dengan para pengawal, dan untungnya mereka setuju. Bahkan mereka juga mengucapkan terima kasih.


"Terima kasih, Anda mau membantu. Jika pekerja mayat sudah bisa dilaksanakan bekerja mereka akan lebih ringan."


"Sebenarnya saya sendiri kurang setuju. Mayat-mayat yang digunakan untuk keperluan pekerjaan ini adalah mayat para pekerja juga. Jadi mereka sudah sengsara pada saat hidup, masa iya saat sudah mati matanya juga harus sengsara?"


Mendengar perkataan William, para pengawal saling pandang membenarkan. Tapi mereka juga tidak bisa berbuat apa-apa, karena itu sudah diputuskan oleh raja mereka.


"Ayo Wil!"


"Cepat Wil!"


"Aku meminta pada angin."


"Aku meminta pada cahaya matahari."


"Aku meminta pada alam semesta yang menguasai seluruh alam."


"Gee die werkers koel lug, baie sonlig en beter toestande!"


"Alakadbra, wees en gehoorsaam ons!"


"Om Naga nha lhasaaa..."


"Aku mengirimkan cinta dan cahaya untuk semua makhluk hidup."


"Aku mengirimkan kekuatan, perlindungan, dan keberanian kepada para pekerja yang teraniaya."

__ADS_1


"Kekuatan sihirku berpihak pada kebaikan dan keadilan. Maka kuatkan mereka!"


Keadaan disekitar Mega Proyek menjadi lebih baik dari pada tadi. Cahaya matahari tidak lagi sepanas tadi, dengan udara yang lebih sejuk. Anginnya juga sepoi-sepoi, mendukung cuaca yang tiba-tiba berubah.


Para pekerja merasakan perubahan pada tubuh mereka, sehingga merasa lebih nyaman dan terasa ringan.


"Wah, apa yang terjadi?"


"Aku merasa tubuhku lebih kuat dan tidak ada beban. Apakah ini keajaiban?"


"Lihatlah! Matahari juga tidak bersinar terang dan panas seperti tadi."


"Ini keajaiban."


"Ini karunia dan nikmat."


Para pekerja sangat senang dengan perubahan keadaan ini, tanpa tahu apa yang sebenarnya terjadi.


William dan kedua temannya juga merasa senang, kemudian saling pandang satu sama lain. Mereka sepertinya memiliki pemikiran yang sama saat ini.


"Apakah kalian merasa ada yang aneh?"


"Apakah kamu sedang memikirkan sesuatu? Rencana atau ide lainnya?"


"Aku pikir kita memang ditakdirkan bersama untuk merubah keadaan. Apakah kalian setuju dengan apa yang aku katakan ini?"


Setelah terdiam dalam keadaan saking pandang, mereka bertiga menganggukkan kepalanya mengiyakan. Mereka seperti tahu isi hati masing-masing, tanpa harus mengeluarkan apa yang sedang mereka pikirkan. Dan itu adalah ide yang lebih baik daripada membangunkan mayat-mayat yang sebenarnya tidak perlu di usik lagi dengan kegiatan-kegiatan yang bersifat duniawi.


"Apa kamu yakin?"


William sebenarnya ragu dengan apa yang dipikirkannya dan masih ada di dalam hati. Dia tidak mau jika mendapatkan amarah dari raja Iblis, karena menolak apa yang seharusnya dilakukannya.


"Kita harus mencobanya. Tidak ada yang tahu bagaimana hasilnya, jika tidak mau mencoba."


Squidwored mengganggukkan kepalanya mengiyakan perkataan yang diucapkan oleh saudara kembar sialnya tersebut.

__ADS_1


"Kami akan selalu mendukungmu, Wil."


__ADS_2