
"Sudah cukup lama aku menyimpan perasaanku untuk William. Aku akan membuktikan padanya bahwa aku sungguh-sungguh mencintainya, bahkan jika itu berarti aku harus pergi ke ujung dunia untuk melakukannya."
Perkataannya itu menunjukkan tekad dan keberanian Rose untuk membantu William. Namun, tindakan nekad seperti itu juga harus dipertimbangkan dengan hati-hati, agar tidak menimbulkan bahaya bagi dirinya sendiri atau orang lain.
Perjalanan Rose ini memerlukan penanganan yang hati-hati dan strategi yang matang untuk memastikan keselamatan semua orang yang terlibat. Meskipun tindakan Rose berasal dari niat yang baik, pergi ke kerajaan Couthel tanpa persiapan dan tanpa dukungan pasukan yang memadai dapat menjadi sangat berbahaya.
Semua orang yang terlibat harus berkoordinasi dan mencari cara terbaik untuk menyelesaikan masalah ini tanpa menempatkan diri mereka dalam bahaya yang tidak perlu. Reimon, sebagai kakak Rose perlu berbicara dengan Rose untuk mencoba memahami niatnya dan mencari cara untuk membantunya tanpa mengorbankan keselamatan mereka.
Perjalanan Rose ke kerajaan Couthel pasti tidak mudah dan penuh perjuangan dan pengorbanan. Ada beberapa faktor yang membuat perjalanan ini menjadi sulit dan berbahaya, sebab jarak yang jauh untuk ditempuh Rose ke Kerajaan Couthel.
Perjalanan yang jauh dan melelahkan dapat menjadi faktor yang memperumit situasi, apalagi dalam situasi politik yang tidak menentu seperti sekarang ini. Rose harus melintasi batas wilayah dan menghadapi resiko diserang oleh pasukan musuh. Ada kemungkinan Rose dihadapkan pada pasukan keamanan yang tidak menyukai kehadirannya atau menganggapnya sebagai ancaman.
Rose juga harus mengorbankan kenyamanannya selama perjalanan dan menempuh jalan yang tidak familiar dan tidak aman. Dia harus merelakan waktu bersama orang-orang yang dia sayangi untuk melakukan perjalanan ini.
Untuk mengatasi tantangan ini, Rose membutuhkan persiapan yang matang. Dia perlu membawa perlengkapan dan perbekalan yang cukup, seperti makanan, minuman, obat-obatan, dan peta. Dia juga perlu meminta bantuan atau dukungan dari teman atau keluarganya untuk menjaga keselamatannya selama perjalanan.
"Aku siap dalam menghadapi apapun yang terjadi di perjalanan. Aku tidak peduli!"
Meskipun perjalanan ini akan menjadi perjuangan yang sulit, jika Rose dapat mencapai tujuannya, maka dia tetap tidak mudah untuk membantu William dan mengatasi situasi yang sulit di kerajaan Couthel. Apalagi keselamatannya juga harus tetap menjadi prioritas utama dan perjalanan hanya boleh dilakukan dengan hati-hati dan persiapan yang matang.
Ternyata tekad dan niat Rose tidak bisa diabaikan begitu saja. Dia sudah mantap untuk pergi ke kerajaan Couthel.
***
__ADS_1
Raja Shawighuno, Sponsored, dan Squidwored sedang duduk di ruang istana ketika tiba-tiba Reimon datang dengan wajah terkejut dan tegang.
"Tuanku Raja, Sponsored, Squidwored! Kalian harus mendengarkan aku! Aku baru saja menerima kabar bahwa Rose pergi ke kerajaan Couthel untuk membantu William!"
Reimon memberikan kabar pada mereka bertiga, dengan apa yang dilakukan oleh adiknya yang nekad pergi ke kerajaan Couthel.
Raja Shawighuno, Sponsored, dan Squidwored saling pandang, terlihat kaget dan khawatir.
"Apa?! Bagaimana bisa? Dia tidak bisa melakukan itu! Perjalanan ke kerajaan Couthel sangatlah berbahaya." Raja Shawighuno terlihat jelas jika sedang cemas.
Sponsored menganggukan kepalanya mendengar suara raja Shawighuno. "Ini benar-benar membuatku khawatir. Kita harus segera berbuat sesuatu untuk membantunya."
Squidwored mengangguk, tapi dengan keadaan yang sama bingungnya. "Tapi bagaimana? Kita tidak memiliki akses ke kerajaan Couthel. Kita hanya bisa mencari keberadaannya terlebih dahulu lewat mantra sihir, dan ini untuk keselamatannya juga."
Raja Shawighuno menjadi sangat gelisah dan merasa tidak tenang karena ia merasa bertanggung jawab atas keselamatan semua rakyatnya, termasuk Rose.
"Kita harus tetap tenang dan berusaha mencari tahu keadaan terbaru. Sementara itu, kita akan meminta dukungan dari kerajaan lain untuk membantu kita mengatasi masalah ini." Raja Shawighuno berusaha untuk tetap terlihat tenang meskipun sebenarnya tidak sama sekali.
"Tapi waktu sangatlah berharga! Kita tidak boleh menunggu terlalu lama." Reimon panik.
Sponsored dan Squidwored juga merasa khawatir dan cemas karena mereka juga merasa bertanggung jawab atas keselamatan William dan semua orang yang terlibat dalam konflik ini.
"Dia benar. Kita harus segera bergerak dan mencari jalan untuk membantu Rose dan William." Akhirnya Sponsored mendukung.
__ADS_1
Squidwored pun akhirnya ikut mengangguk-anggukkan kepalanya. "Baiklah, mari kita bersiap-siap untuk bertindak. Semoga mereka selamat dan berhasil melewati semua rintangan."
Mereka merasa tidak bisa berbuat banyak untuk membantu Rose karena mereka berada di kerajaan Bhojong Noghoro dan tidak memiliki akses ke kerajaan Couthel. Namun, mereka tetap berusaha untuk memberikan dukungan moral dan segera bersiap-siap untuk upacara guna mengucapkan mantra sihir agar Rose selamat dan berhasil membantu William.
Mereka akan segera mengirim sinyal pesan pada Rose melalui mantra sihir supaya Rose tidak nekad dan segera kembali ke kerajaan Bhojong Noghoro.
Beberapa saat kemudian, Sponsored, Squidwored dan Reimon duduk dengan konsentrasi penuh. Mereka bertiga akan segera membaca mantra sihir yang bisa mengirimkan pesan kepada Rose.
Sponsored memulai mantranya terlebih dahulu. "Rose, terimalah pesan ini. Dengarkan dengan seksama dan kembalilah ke kerajaan Bhojong Noghoro. Jangan bertaruh nyawa dan keselamatanmu demi seseorang yang belum tentu bisa diselamatkan. Kembalilah, Rose, dan kami akan mencari cara untuk membantu William."
Squidwored menyambungkannya dengan mantra sihir yang dia ucapkan. "Rose, pesan ini akan membantumu. Kembali ke kerajaan Bhojong Noghoro dan bergabunglah dengan kami. Bersama-sama kita akan menemukan cara untuk mengalahkan Putri Nania dan raja iblis. Percayalah, Rose, kita akan menyelamatkan William."
Yang terakhir kalinya adalah Reimon. "Rose, ini adalah kakakmu yang berbicara. Aku tahu betapa kuat cintamu pada William, tapi kehidupanmu juga sangat berharga. Kembalilah ke kerajaan Bhojong Noghoro dan bersama-sama kita akan menyelesaikan masalah ini. Jangan bertaruh nyawa untuk seseorang yang belum tentu bisa diselamatkan. Tolong, Rose, kembalilah. Cepat kembali sebelum semuanya terlambat!"
Mantra sihir ini diucapkan dengan fokus dan konsentrasi penuh, dengan harapan dapat diterima oleh Rose dan membantunya mengubah pikirannya untuk kembali ke kerajaan Bhojong Noghoro.
Mereka bertiga tidak tahu, bagaimana keadaan Rose yang sudah ada di perjalanan. Tapi raja Shawighuno sudah memerintahkan kepada beberapa prajurit pilihan untuk menyusul Rose dan mengajaknya kembali.
Di perjalanan menuju ke wilayah kerajaan Couthel. Rose mendengar semua pesan yang disampaikan oleh ketiga ahli sihir yang ada di kerajaan Bhojong Noghoro, termasuk kakaknya, yaitu Reimon.
Tapi ternyata Rose abai dan tidak peduli dengan datangnya pesan tersebut. Dia tetap nekad datang ke kerajaan Couthel demi William. Tapi keputusannya itu tentu saja beresiko tinggi. Sebab putri Nania tidak akan membiarkan siapapun membantu William.
"Aku akan tetap pergi!"
__ADS_1