The Royal Bloodline

The Royal Bloodline
Menuju Bhojong Noghoro


__ADS_3

Di lain pihak, sir Plangtoon meminta Reimon dan Rose untuk kembali pulang ke rumah mereka di kerajaan Den Merk saja, supaya tidak menjadi target dari raja iblis. Dia tidak mau jika muridnya itu masuk ke dalam perangkap raja iblis yang kejam, sama seperti yang dialami oleh William.


"Sebaiknya kalian berdua segera pulang ke Den Merk. Saya tidak mau jika terjadi sesuatu pada kalian berdua."


Sir Plangtoon merasa khawatir dengan keadaan yang terjadi di kerajaan Bhojong Noghoro, terutama dengan adanya ancaman perang dari kerajaan Couthel yang dipimpin oleh putri iblis yang kejam dan licik. Ini karena dikhawatirkan akan pembawa dampak untuk kerajaan iblis, yang tentunya akan mendukung kerajaan Couthel sebagai sekutunya.


Dia pun meminta muridnya, Reimon dan Rose, untuk kembali ke rumah mereka saja supaya tidak menjadi target dari raja iblis dan manfaatkan untuk perang. Sir Plangtoon merasa bahwa dia tidak mau melibatkan muridnya dalam perangkap raja iblis yang kejam, sehingga mengalami nasib yang sama seperti yang dialami oleh William bersama dengan kedua temannya.


Reimon dan Rose justru menolak pulang dan tidak mau meninggalkan sekolah sihir Castello Bruxo hanya karena ancaman raja iblis. Mereka berdua meminta pada sir Plangtoon agar tenang karena mereka berdua bisa mengatasi situasi ini secara baik.


"Sir Plangtoon, kami mengerti kekhawatiran mu. Namun, kami ingin membantu kerajaan Bhojong Noghoro melawan kerajaan Couthel. Kami merasa terpanggil untuk melindungi orang-orang yang tidak bersalah di sini," kata Reimon dengan tegas.


Setelah mendapatkan penjelasan dari Sir Plangtoon tentang situasi yang terjadi di kerajaan Bhojong Noghoro, Reimon dan Rose menyadari bahwa mereka harus memilih antara pulang ke rumah atau tetap tinggal di Castello Bruxo. Namun, mereka memutuskan untuk bertahan dan membantu kerajaan Bhojong Noghoro melawan kerajaan Couthel.


"Saya tidak bisa membiarkan Anda berada dalam bahaya, Reimon dan Rose. Saya memahami keinginan Anda untuk membantu kerajaan Bhojong Noghoro, tetapi saya tidak ingin Anda mengorbankan nyawa Anda," ujar Sir Plangtoon dengan khawatir.


"Sudahlah, Sir Plangtoon. Kami sudah memutuskan untuk tetap di sini dan membantu kerajaan Bhojong Noghoro," jawab Reimon dengan tegas.


"Saya setuju dengan Reimon. Kami belajar sihir selama bertahun-tahun di sini, dan saya yakin kami bisa mengatasi situasi ini," tambah Rose.


Sir Plangtoon masih merasa khawatir dengan keputusan murid-muridnya, namun dia mengerti bahwa mereka sudah dewasa dan mampu membuat keputusan sendiri. Dia kemudian memberikan beberapa saran dan strategi tentang bagaimana Reimon dan Rose dapat membantu kerajaan Bhojong Noghoro melawan raja iblis.


"Kamu berdua harus berhati-hati dan selalu waspada. Raja iblis sangat kejam dan licik, jadi kamu harus siap untuk menghadapi segala kemungkinan," ujar Sir Plangtoon.

__ADS_1


"Kami akan berusaha sebaik mungkin dan tidak akan membuatmu kecewa, Sir Plangtoon," jawab Reimon dengan mantap.


Rose menambahkan, "Kami akan menghormati saranmu dan berusaha sebaik mungkin untuk membantu kerajaan Bhojong Noghoro."


Setelah mendapatkan restu dari Sir Plangtoon, Reimon dan Rose memulai persiapan mereka untuk menghadapi perang melawan kerajaan Couthel. Mereka mengumpulkan senjata dan persediaan, serta berlatih sihir untuk meningkatkan kemampuan mereka.


Walaupun mereka tahu bahwa perang akan sangat berbah


Reimon dan Rose, yang merasa prihatin dengan keadaan di kerajaan Bhojong Noghoro, mencoba meyakinkan Sir Plangtoon bahwa mereka ingin membantu dan tidak takut dengan ancaman dari kerajaan Couthel maupun kerajaan iblis. Namun, Sir Plangtoon tetap teguh pada keputusannya dan menegaskan bahwa dia tidak ingin melihat muridnya terluka atau terbunuh dalam perang yang sedang terjadi.


Sir Plangtoon akhirnya merenung sejenak sebelum akhirnya mengangguk. "Kalian memang memiliki hati yang besar, namun perang yang akan terjadi ini sangat berbahaya. Aku takut jika kalian berdua tidak bisa melawannya," ujarnya.


Rose lalu menjawab dengan mantap, "Kami akan berusaha sebaik mungkin untuk membantu kerajaan Bhojong Noghoro. Kami tidak akan mundur jika sudah memutuskan untuk melakukan ini."


Setelah mendengar keputusan Reimon dan Rose untuk bertahan dan membantu kerajaan Bhojong Noghoro melawan raja iblis, Sir Plangtoon merasa sangat khawatir akan keselamatan mereka.


"Saya memahami keinginan kalian untuk membantu kerajaan Bhojong Noghoro, tapi saya harus menegaskan lagi bahwa perang ini sangat berbahaya. Raja iblis itu sangat kejam dan licik. Saya khawatir jika kalian melibatkan diri, nyawa kalian bisa terancam," ujarnya dengan tegas.


Reimon dan Rose memahami kekhawatiran Sir Plangtoon, namun mereka merasa bahwa mereka harus melakukan sesuatu untuk membantu kerajaan Bhojong Noghoro.


"Kami tidak bisa diam saja, Sir Plangtoon. Kami belajar sihir selama bertahun-tahun di sini, dan kami merasa bahwa kami bisa membantu kerajaan Bhojong Noghoro melawan raja iblis," ujar Reimon.


Rose menambahkan, "Kami mengerti bahwa perang ini berbahaya, tapi kami merasa bahwa kami harus mengambil risiko untuk membantu kerajaan Bhojong Noghoro."

__ADS_1


Sir Plangtoon merasa sangat terharu dengan tekad dan semangat juang murid-muridnya. Namun, dia masih merasa khawatir akan keselamatan mereka.


"Saya sangat menghargai tekad dan semangat juang kalian, tapi kalian harus berhati-hati. Jangan terlalu gegabah dan selalu waspada. Saya berharap kalian bisa kembali dengan selamat dan membawa kemenangan untuk kerajaan Bhojong Noghoro," ujarnya dengan penuh harapan.


Reimon dan Rose berjanji untuk selalu berhati-hati dan melakukan yang terbaik untuk membantu kerajaan Bhojong Noghoro. Mereka tahu bahwa mereka bisa mengandalkan Sir Plangtoon untuk memberikan bimbingan dan nasehat selama perang berlangsung.


"Aku merasakan firasat bahwa di sana ada murid-murid ku yang lain, yang selama ini kami cari. Dia adalah William dan kedua temannya yang kembar sial, yaitu Sponsored dan Squidwored."


"Apa yang harus kami katakan jika memang bertemu dengan mereka di sana?" tanya Reimon meminta penjelasan.


"Katakan pada mereka untuk tetap berhati-hati, dan sampaikan salam ku untuk mereka bertiga."


Setelah mendapatkan penjelasan dari Sir Plangtoon, Reimon dan Rose berangkat ke kerajaan Bhojong Noghoro dengan hati yang penuh semangat dan tekad untuk membantu memenangkan perang.


Di perjalanan mereka bertemu dengan beberapa prajurit Bhojong Noghoro yang juga menuju ke medan perang.


"Salam kenal, kami adalah prajurit Bhojong Noghoro. Apa tujuanmu dalam perjalanan ini?" tanya salah satu prajurit dengan ramah.


"Kami adalah murid Sir Plangtoon dari sekolah sihir Castello Bruxo, dan kami datang untuk membantu kerajaan Bhojong Noghoro melawan kerajaan Couthel," jawab Reimon dengan mantap.


Prajurit lainnya tampak terkesan dengan keberanian dan semangat juang yang dimiliki oleh Reimon dan Rose. Mereka kemudian memberikan beberapa saran dan informasi tentang keadaan di medan perang, serta memberikan beberapa petunjuk untuk dapat membantu pasukan Bhojong Noghoro memenangkan perang.


Setelah beberapa hari berjalan, Reimon dan Rose tiba di kerajaan Bhojong Noghoro, bermaksud untuk bertemu dengan sang raja terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membantu mereka di Medan perang.

__ADS_1


__ADS_2