The Royal Bloodline

The Royal Bloodline
Raja Iblis


__ADS_3

Sebenarnya raja Iblis memiliki dua karakter yang sangat berbeda. Dia bisa terlihat sangat baik, tapi kadang kala juga terkesan sangat jahat. Semua tergantung pada keadaan pada saat itu.


Raja iblis adalah sosok pemimpin yang sangat cerdik dan manipulatif. Ketika dia berbicara, dia bisa terlihat sangat baik dan ramah, bahkan bisa membuat orang terpesona dengan pesonanya. Namun, jika keinginannya tidak terpenuhi atau jika dia merasa tersinggung maupun marah, dia bisa berubah menjadi sosok yang sangat jahat dan kejam tanpa pandang ras.


Hal itu juga yang membuat William merasa ragu, sama seperti yang dirasakan oleh sir Crab dan juga sir Plangtoon.


Malam ini raja Iblis datang menemui William untuk bertanya lagi mengenai tawarannya.


"Selamat malam, William. Saya tahu bahwa kau seorang murid sekolah sihir yang brilian dan penuh bakat. Aku ingin menawarkanmu sesuatu yang tidak akan kau dapatkan di Castello Bruxo, sebuah ilmu sihir yang lebih kuat dan lebih mendalam. Aku adalah raja Iblis, yang tentunya sangat kuat."


Raja iblis kembali berkata untuk meyakinkan William dengan tawaran yang menggiurkan. Dia ingin William menyetujui permintaannya, yaitu terus berada di kerajaan iblis dan tidak perlu kembali ke sekolah sihir Castello Bruxo.


"Apa yang bisa kau berikan padaku yang tidak bisa aku dapatkan di Castello Bruxo, Your Majesty?" William mencoba untuk bertanya, agar raja iblis memberikan penjelasan yang lebih detail lagi mengenai tawarannya tadi


"Aku bisa memberimu akses ke pengetahuan yang hanya tersedia di kerajaan ini. Aku bisa membuatmu menjadi ahli dalam sihir hitam dan bahkan mengajarkanmu untuk menguasai kuasa neraka dan nirmawa. Hahaha..." Raja iblis menjawab dengan disertai tawanya yang terdengar ramah.


William berpikir sejenak untuk penawaran tersebut. "Tapi aku tidak ingin hidup di kerajaanmu. Aku ingin kembali ke Castello Bruxo dan menyelesaikan pendidikanku di sana. Apakah tidak ada waktu lain setelah aku berhasil menyelesaikan pendidikan di sekolah terlebih dahulu?"


"Tapi William, dengan hidup di kerajaan Iblis ini, kamu akan mendapatkan lebih dari sekadar pengetahuan. Kamu akan mendapatkan kekuatan yang akan membuatmu menjadi seorang yang lebih kuat dan lebih dihormati. Dan tentu saja, kamu akan memiliki kekayaan yang tak terbatas dan segala jenis kenikmatan yang tidak akan pernah kamu dapatkan di Castello Bruxo maupun di tempat yang lain."


Semua yang dikatakan oleh raja iblis memang benar dan bukan hanya bualan saja. Sebagai seorang raja yang berkuasa, dia tentu saja memiliki segalanya.

__ADS_1


"Tapi aku tidak ingin menjadi bagian dari kerajaanmu. Aku hanya ingin kembali ke sekolah sihir." William berusaha memberikan pengertian kepada raja iblis yang ingin mengangkatnya sebagai seorang anak.


"William, kamu tidak perlu khawatir. Aku tidak akan memaksa kamu untuk hidup bersamaku. Tapi jika kamu ingin mendapatkan pengetahuan dan kekuatan yang lebih, kamu harus mau menjadi anak asuhku dan hidup bersamaku di kerajaan Iblis ini. Dan kesempatan ini sangat langka dan tidak pernah aku berikan pada yang lainnya."


"Ampun, Your Majesty. Aku harus memikirkannya terlebih dahulu." William meminta waktu untuk berpikir lagi.


"Tentu saja, William. Kamu punya waktu untuk memikirkannya. Tapi ingat, kesempatan ini tidak akan datang dua kali. Jadi, pikirkanlah dengan matang dan jangan sia-siakan kesempatan yang kuberikan ini."


Setelah berkata demikian, raja iblis pergi dari hadapan William yang termenung seorang diri. Dia memikirkan banyak hal, tapi dia belum bisa memberikan keputusan.


"Apa yang menarik dariku sehingga raja iblis mau menjadikan aku anak asuh?" tanya William pada dirinya sendiri.


Raja Iblis itu sangat licik dan pandai dalam memanipulasi situasi dan orang-orang yang ada di sekitarnya untuk mencapai tujuannya. Dia sering menggunakan tipu muslihat dan intrik untuk memperoleh keuntungan dan mencapai tujuannya. Selain itu, dia juga sangat pandai dalam memanfaatkan kelemahan dan keinginan ras manusia untuk mempengaruhi mereka.


Sama seperti yang dikatakan oleh menteri kerajaan, raja Iblis akan berusaha membuat William merasa tidak puas dengan kehidupannya saat ini, terutama di Castello Bruxo atau di keluarga Anthoni. Dia akan menunjukkan betapa kurangnya pengetahuan yang diberikan oleh sekolah tersebut dibandingkan dengan apa yang dapat diberikannya di kerajaan Iblis.


Setelah itu, raja Iblis akan menawarkan kekuatan dan kekayaan yang tidak terbatas pada William. Dia akan membuat William merasa tertarik dengan janji-janji tersebut, dan membuatnya semakin ingin mengetahui lebih banyak tentang kerajaannya dan ilmu sihir yang lebih kuat yang dapat dipelajari William jika menjadi anak asuhnya.


Jika sampai William masih enggan menerima tawaran raja Iblis, maka raja Iblis akan mulai menggunakan intimidasi dan ancaman untuk membuatnya patuh. Raja Iblis akan menunjukkan kekuasaannya dan betapa besar pengaruhnya di dunia sihir. Dia mungkin akan menunjukkan kemampuan sihirnya yang luar biasa dan betapa sulitnya bagi William untuk melawannya.


Sekolah sihir Castello Bruxo tidak akan pernah bisa melindungi William, karena sekolah sihir tersebut ada di bawah kekuasaan kerajaan iblis.

__ADS_1


"Kamu tidak bisa menolak ku William. Aku akan menggunakan segala cara supaya kamu mau mengikuti keinginanku."


"Jika perlu, keluarga angkat mu akan menjadi taruhannya. Hahaha..."


"Hahaha..."


Tawa raja iblis mengema di seluruh kamarnya yang sangat besar dan luas.


Selain itu, raja Iblis juga memiliki rencana untuk akan mengancam William dengan konsekuensi buruk jika dia tidak mau menuruti keinginannya. Dia akan mengancam untuk menyakiti keluarga angkat William, atau bahkan mengancam akan membunuhnya jika dia menolak untuk hidup di kerajaannya.


Dalam upayanya untuk memaksa William untuk menerima tawarannya, raja Iblis juga akan mencoba untuk memanipulasi emosi dan pikiran William. Dia akan menggunakan mantra sihir atau memasukkan pikiran-pikiran negatif ke dalam pikiran William, membuatnya semakin bimbang dan takut.


Dengan menggabungkan semua strateginya, raja Iblis akan berusaha membuat William merasa terjebak dan tidak memiliki pilihan selain untuk menuruti keinginannya. Dia akan terus mengulang janji-janji manis dan ancaman-ancaman yang mengerikan hingga William akhirnya terpaksa mengambil keputusan untuk hidup bersama dengan raja Iblis di kerajaannya.


"Masalahku hanya ada pada si kembar sial itu. Sepertinya mereka berdua bukankah penyihir pemula yang tidak tahu apa-apa," gumam raja iblis mengingat kedua teman William, yaitu Sponsored dan Squidwored.


"Apa... aku harus menyingkirkan mereka berdua terlebih dahulu?"


Sekarang raja iblis justru fokus memikirkan keberadaan si kembar sial. Dia berpikir bahwa keduanya adalah salah satu penyebab William tidak mau menerima tawarannya.


"Jika memang diperlukan, aku akan menyingkirkan mereka terlebih dahulu untuk memuluskan rencana ini."

__ADS_1


Akhirnya raja Iblis membuat rencana untuk Sponsored dan Squidwored. Dia ingin segera memiliki William, sehingga dia harus menyingkirkan siapa saja yang menghalangi rencana dan keinginannya.


__ADS_2