
Di manapun berada, perang adalah sebuah peristiwa yang sangat menyedihkan dan menyakitkan bagi semua pihak yang terlibat.
Konflik antara kerajaan Bhojong Noghoro dan kerajaan Couthel sudah berlangsung cukup lama, dan semakin hari semakin memburuk. Kedua belah pihak menggunakan persenjataan dan sihir untuk melawan satu sama lain, dan banyak korban jiwa yang telah jatuh di kedua belah pihak.
Putri Nania dari kerajaan Couthel merasa sangat khawatir dengan situasi perang yang terus berlanjut. Dia ingin memastikan bahwa prajuritnya tidak kehilangan semangat dan tetap bisa bertempur dengan sebaik-baiknya. Oleh karena itu, dia memutuskan untuk menggunakan kekuatan sihir untuk membantu memperkuat prajuritnya.
Dia berbicara dengan raja Iblis, yang merupakan salah satu penyokong kekuatan utama di kerajaannya. Dia meminta bantuan raja Iblis untuk membantu mengaktifkan mantra sihir yang akan memberikan kekuatan tambahan kepada prajuritnya. Raja Iblis setuju untuk membantu dan bersama-sama mereka mengaktifkan mantra tersebut.
"Raja Iblis, saya membutuhkan bantuanmu dalam perang ini. Aku tidak bisa melawan kerajaan Bhojong Noghoro sendiri, karena ternyata dia memiliki banyak pendukung yang menyokongnya."
"Tentu saja, Putri Nania. Apa yang kamu butuhkan?" tanya raja iblis menyanggupi.
"Pasukan kami terus kehilangan prajurit dan kami membutuhkan kekuatan tambahan." Putri Nania menyampaikan maksud dan tujuannya meminta tolong.
Raja iblis mengangguk mengiyakan. "Aku selalu siap membantu kerajaanmu. Apa yang bisa aku lakukan untuk membantumu?"
Putri Nania tersenyum senang mendengar jawaban yang diberikan oleh raja Iblis.
"Aku membutuhkan mantra sihir yang dapat meningkatkan kekuatan dan kemampuan prajurit kami. Bisakah kamu mengaktifkan mantra tersebut? mantraku masih belum bisa maksimal."
"Tentu saja, Putri Nania. Akan aku aktifkan mantra sihir itu sekarang juga. Namun, kamu harus ingat bahwa mantra ini tidak bertahan lama, jadi pastikan kamu memanfaatkannya dengan baik."
Mantra sihir ini bertujuan untuk meningkatkan kekuatan dan kemampuan prajurit, dan membantu mereka dalam pertempuran. Putri Nania dan raja Iblis berharap bahwa dengan mantra ini, prajurit mereka akan memiliki keunggulan atas pasukan kerajaan Bhojong Noghoro. Mereka ingin memastikan bahwa mereka tidak akan dikalahkan oleh pasukan yang jauh lebih lemah daripada mereka.
Putri Nania mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh raja Iblis. Dia senang, karena kekuatan prajuritnya akan kembali dan semakin besar dengan bantuan raja iblis serta pasukan iblis yang didatangkan langsung dari kerajaan ayahnya.
"Terima kasih, Raja Iblis. Aku akan memanfaatkan mantra ini sebaik mungkin untuk kepentingan perang."
"Ada lagi yang bisa aku bantu, Putri Nania? Jangan sungkan untuk memintanya. Hahaha..." Tawa raja iblis membahana.
Putri Nania terdiam sejenak mendengar tawaran yang diajukan oleh raja Iblis. "Aku juga ingin meminta saranmu dalam membuat strategi baru untuk menghadapi pasukan Bhojong Noghoro. Kami terus menerima serangan mendadak dan kehilangan banyak prajurit. Sepertinya perang kali ini mereka sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan sangat baik."
Raja Iblis: terdiam mendengar perkataan Putri Nania. "Ada satu ide yang bisa aku berikan. Bagaimana jika kamu melancarkan serangan kecil-kecilan di tempat-tempat strategis? Pasukan Bhojong Noghoro pasti akan terbagi dan menjadi kurang fokus pada serangan mereka."
Strategi pecah belah ini memungkinkan prajurit akan kehilangan kekuatan karena tidak bisa bersama-sama. Ketahanan mereka akan terbagi-bagi.
"Saran tersebut sangat membantu, Raja Iblis. Aku akan mempertimbangkan strategi tersebut."
__ADS_1
"Sangat bagus, Putri Nania. Ingatlah bahwa aku selalu siap membantumu dan kerajaanmu dalam setiap waktu dan kondisi."
Putri Nania tersenyum puas mendengar perkataan raja iblis yang kuat dan berkuasa.
"Terima kasih, Raja Iblis. Aku sangat berterima kasih atas bantuanmu."
Putri Nania bersama dengan raja iblis melakukan beberapa langkah untuk membantu pasukannya selama perang berlangsung.
Putri Nania bersama bantuan raja Iblis mulai mengaktifkan mantra sihir yang akan memberikan kekuatan tambahan kepada prajuritnya. Mantra sihir ini bertujuan untuk meningkatkan kekuatan dan kemampuan prajurit, dan membantu mereka dalam pertempuran.
Mantra Sihir dari Putri Nania mulai dibacakan.
"Kuasa yang tinggi, kuasai pasukan kami. Kuatkan keberanian, tingkatkan kecepatan. Jangan biarkan mereka jatuh di tangan musuh. Jadikan pasukan kami tak terkalahkan, di bawah cahaya kekuatan sihir yang aku ucapkan."
Putri Nania bersama dengan raja iblis juga memikirkan strategi baru yang akan membantu pasukannya memperoleh keuntungan atas pasukan Bhojong Noghoro. Mereka berdua, bersama-sama berbicara dengan jenderalnya dan membahas kemungkinan serangan mendadak di tempat-tempat strategis.
"Kamu, sekali-kali ikut menyerang ke barisan depan memimpin mereka."
Raja iblis memberikan beberapa tips agar putri Nania mau ikut ke medan perang untuk memberikan semangat pada prajuritnya secara langsung. Dia juga memberikan banyak saran karena dia adalah seorang raja yang sudah berpengalaman.
Putri Nania juga berusaha untuk mempertahankan semangat prajuritnya agar tetap bersemangat selama perang berlangsung. Dia menggunakan mantra sihir dan berbicara dengan prajuritnya untuk memberikan motivasi dan semangat.
Sekali-kali, Putri Nania memimpin pasukannya secara langsung selama perang berlangsung. Dia memberikan arahan kepada prajuritnya dan memastikan bahwa mereka melakukan tugas mereka dengan baik.
Putri Nania juga memastikan bahwa pasukannya memiliki peralatan dan persediaan yang cukup selama perang berlangsung. Dia menyediakan makanan dan air yang cukup untuk prajuritnya dan memastikan bahwa mereka memiliki persenjataan yang diperlukan.
Putri Nania juga mengorganisir medis untuk merawat prajurit yang terluka selama perang berlangsung. Dia memastikan bahwa mereka memiliki perawatan yang diperlukan dan membantu mereka untuk pulih dari luka-luka mereka.
Dengan melakukan langkah-langkah ini, Putri Nania berusaha untuk membantu pasukannya selama perang berlangsung. Meskipun perang tetap sulit dan berbahaya, pasukannya memiliki keuntungan karena memiliki pemimpin yang peduli dan memperhatikan mereka dengan baik.
***
Para ahli sastra memberikan semangat dengan mengelu-elukan Putri Nania, memberikan semangat kepada para prajurit dengan sosok putri Nania yang mereka bangga-banggakan.
Putri Nania, oh putri mulia
Di tengah perang, ia tegar dan kuat
__ADS_1
Dia berusaha mempertahankan pasukannya
Dengan mantra sihir yang tak tergoyahkan
Wajahnya penuh dengan tekad dan semangat
Menjadi pemimpin yang tangguh dan bijaksana
Dengan suara yang lembut namun tegas
Ia memotivasi prajuritnya untuk berjuang
Tak kenal lelah, ia selalu bergerak maju
Melawan musuh yang berusaha menguasai
Ia tidak akan menyerah dalam pertempuran
Bersama raja iblis, ia meraih kemenangan
Tubuhnya kecil namun jiwanya besar
Putri Nania, pemimpin yang patut diacungi jempol
Dia terus berjuang dengan tekad yang kuat
Mempertahankan kerajaan Couthel yang mulia
Putri Nania, oh putri pemberani
Dalam hati, ia selalu berdoa
Untuk kemuliaan kerajaannya
Dan kesejahteraan rakyatnya tercinta
Di lain pihak, William dan teman-temannya juga berusaha untuk bisa membuat para prajurit kerajaan Bhojong Noghoro kuat dan mampu melawan kekuatan yang ada para kerajaan Couthel.
__ADS_1