
Saat ada di perjalanan menuju ke kerajaan Iblis, Sponsored dan Squidwored tidak bisa diam. Ada saja tingkah laku mereka yang membuat utusan kerajaan Iblis jengkel dan marah-marah. Bahkan berniat untuk menurunkan mereka berdua dari kereta yang menjadi kendaraan menuju ke kerajaan Iblis.
Situasi ini sangat kacau dan tidak mengenakan, terutama bagi utusan kerajaan yang sedang mencoba menjalankan tugasnya dengan baik. Setiap kali Sponsored dan Squidwored melakukan tingkah laku yang tidak pantas, mereka membuat utusan kerajaan semakin marah dan frustrasi.
"Mengapa kalian tidak bisa diam dan bertindak dengan sopan?" tanya utusan kerajaan, suara kekesalannya jelas terdengar.
"Maaf, kami tidak bermaksud membuat Anda kesal," jawab Squidwored dengan malu-malu, tapi tentunya itu menambah kesal bagi utusan kerajaan Iblis.
"Tapi kenapa kalian terus melakukan hal-hal yang membuat saya kesal?" sergah utusan kerajaan cepat. "Kita sedang dalam perjalanan penting ke kerajaan Iblis, dan kalian berdua harus bersikap sopan dan patuh pada peraturan!" imbuhnya.
Sponsored dan Squidwored saling pandang dan tersenyum kecil, namun mereka segera sadar bahwa situasinya serius dan bahwa mereka harus memperbaiki sikap mereka jika tidak ingin diturunkan dari kereta.
"Baiklah, kami akan berusaha untuk tidak melakukan hal-hal yang membuat Anda kesal lagi," kata Sponsored dengan suara rendah.
"Hemmm, awas saja jika kalian melakukannya lagi!" ancam utusan kerajaan dengan sedikit lega tapi wajahnya terlihat jelas jika sedang jengkel. "Sekarang mari kita fokus pada tugas kita dan menjalankan perjalanan ini dengan baik." tambahnya.
William yang sedang bersama mereka berusaha untuk menasehati Sponsored dan Squidwored yang merupakan temannya, apalagi dia juga yang mengajak mereka berdua. Sir Crab juga ikut menasehati kedua muridnya, yang selalu mencari gara-gara dimana pun tempat mereka berada.
"Kalian berdua harus bertindak dengan bijaksana dan bertanggung jawab atas tindakan kalian," kata William. "Kita semua berada dalam perjalanan penting, dan kalian tidak bisa diam sehingga mengganggu tugas utusan tersebut dengan tingkah laku yang tidak pantas." Willian mencoba memberikan pengertian kepada kedua temannya.
"Tepat sekali," tambah Sir Crab. "Kalian harus belajar untuk mengendalikan diri dan tidak mencari masalah."
William dan Sir Crab mulai memberikan nasihat kepada Sponsored dan Squidwored agar mereka dapat memperbaiki perilaku mereka.
Sponsored dan Squidwored merasa sedikit malu dan menyesal atas perilaku mereka yang kacau. Mereka tahu bahwa mereka harus bertanggung jawab atas tindakan mereka dan belajar untuk bersikap lebih baik di masa depan.
__ADS_1
"Maafkan kami, William dan Sir Crab," kata Squidwored dengan suara rendah. "Kami akan berusaha untuk memperbaiki perilaku kami dan tidak mengganggu tugas ini lagi."
"Baiklah, saya percaya kalian," ujar William. "Tapi kalian harus memperlihatkan dengan tindakan, bukan hanya kata-kata." Tegasnya, meskipun sebenarnya William tidak yakin dengan apa yang dijanjikan oleh kedua teman kembar sialnya.
"Kalian berdua punya potensi yang besar, tapi kalian harus belajar untuk mengendalikan diri dan bertindak dengan bijaksana," tambah Sir Crab memberikan penilaian.
Sponsored dan Squidwored mengangguk mengiyakan, dan mereka berjanji untuk memperbaiki sikap mereka. Mereka tahu bahwa mereka harus bekerja sama dengan William dan Sir Crab untuk tugas mereka, dan bahwa perilaku mereka akan mempengaruhi kesuksesan misi mereka di kerajaan Iblis.
Tapi dasarnya Sponsored dan Squidwored adalah kembar sial yang tidak pernah bisa diam, beberapa saat kemudian juga mereka lupa dengan segala nasehat dan janji mereka sendiri. Sesaat kemudian mereka membuat ulah lagi dengan kekonyolan tingkah mereka.
Sponsored dan Squidwored tampaknya tidak belajar dari nasihat William dan Sir Crab, dan tidak lama kemudian mereka kembali melakukan segala sesuatu yang membuat William malu sendiri.
"Mereka benar-benar sulit diatur," keluh William. "Apa yang harus kita lakukan dengan mereka?"
Sir Crab menggelengkan kepala dengan sedih mendengar pertanyaan yang diajukan oleh William. "Saya juga tidak tahu lagi. Saya sudah berusaha memberikan nasihat dan menasehati mereka, tapi tampaknya mereka masih belum mengerti."
"Awas!" seru utusan kerajaan, menghindari bola kecil yang hampir mengenai wajahnya.
"Sudah cukup!" bentak sir Crab.
"Kalian tidak boleh membuat ulah seperti ini lagi. Kita sedang dalam perjalanan penting dan kalian tidak boleh mengganggu tugas ini dengan tingkah laku yang tidak pantas!" Sir Crab panjang lebar menasehati keduanya.
Sponsored dan Squidwored hanya tertawa-tawa dan tampak tidak peduli dengan nasihat William dan Sir Crab. Mereka terus bermain-main dan membuat kekonyolan lainnya, seperti membuat suara-suara aneh dan mengerjai pengemudi kereta.
William dan Sir Crab merasa semakin kesal dan frustasi dengan tingkah laku anak kembar itu, dan mereka menyadari bahwa mereka harus menemukan solusi yang lebih efektif untuk mengatasi perilaku buruk mereka.
__ADS_1
Mengerjai orang lain dengan cara yang tidak sopan atau tidak pantas, seperti membuat lelucon kasar atau mengganggu pekerjaan seseorang adalah kesenangan tersendiri bagi Sponsored dan Squidwored.
Membuat kebisingan yang berlebihan, seperti berteriak-teriak atau menirukan suara suara hewan membuat orang merasa terganggu juga merupakan kesenangan kedua saudara kembar sial tersebut.
Hal ini tentu saja sudah diketahui oleh William dan sir Crab. Tapi mereka berdua tidak pernah menyangka jika kedua kembar sial tersebut juga tidak merasa takut dengan utusan dari kerajaan Iblis, bahkan ikut mengerjai utusan tersebut.
Sponsored berbisik-bisik di telinga saudaranya. "Hai Squid, kamu tahu tidak sih kalau ada toilet di belakang kereta ini?"
Squidwored menyipitkan matanya tidak percaya. "Serius? Bagaimana kalau kita ambil ember di dapur dan melemparnya ke toilet itu?" usul Squidwored ingin mencoba.
"Hahaha, lucu sekali! Dan bagaimana dengan orang yang akan menggunakan toilet itu?" Sponsored tertawa-tawa senang.
Squidwored tersenyum dengan misterius. "Tenang saja, kita akan menunggu sampai ada seseorang yang akan masuk ke toilet itu, dan baru melemparkan embernya."
"Kalau begitu mari kita pergi ke dapur dan ambil embernya." Sponsored berbisik setuju.
William yang merasa curiga dengan kasak-kusuk keduanya bertanya, "apa yang kalian berdua lakukan di sana?"
Squidwored mengeleng cepat." Oh, tidak ada apa-apa, William. Kami hanya mencari ember untuk membersihkan lantai."
William terdiam sejenak tapi akhirnya menghela nafas lega." Baiklah, tetapi jangan berbuat ulah yang bodoh ya. Kita sedang dalam perjalanan penting dan tidak ada waktu untuk lelucon yang tidak sopan. Aku justru takut jika kalian akan mendapatkan hukuman."
Kekhawatiran William tentu saja sangat beralasan, karena raja iblis adalah raja yang sangat kejam.
Sponsored berkata menenangkan. "Oh, tenang saja, William. Kami tidak akan melakukan apa-apa yang merugikan dan membuat kacau."
__ADS_1
"Tepat sekali. Kita hanya ingin membuat perjalanan ini lebih menyenangkan dengan lelucon kecil. Tidak ada yang salah dengan itu, kan?" tanya Squidwored dengan senyuman yang tidak bisa diartikan.