The Royal Bloodline

The Royal Bloodline
Den Merk's Education Policy


__ADS_3

Kerajaan Den Merk menjadi salah satu contoh keberhasilan sebuah pemerintahan dalam menciptakan kehidupan yang sejahtera bagi rakyatnya. Terlepas dari ukuran wilayahnya yang kecil, kerajaan ini mampu memberikan kehidupan yang layak bagi rakyatnya. Selain itu, pemerintahan kerajaan ini juga memiliki kebijakan dalam bidang pendidikan yang membuatnya menjadi salah satu kerajaan terdepan dalam hal pendidikan pada masanya.


Kerajaan Den Merk yang damai, meski wilayah kerajaannya kecil, tapi kehidupan rakyatnya juga sejahtera bukan hanya sekedar perekonomian saja yang dipikirkan tapi juga pendidikan. Bahkan raja Den Merk mendirikan bangunan-bangunan sekolah rakyat untuk memberikan pelajaran keterampilan untuk rakyatnya yang masih muda.


Wilayah yang dikuasai oleh kerajaan ini terletak di daerah pegunungan, yang membuat kondisi geografisnya cukup sulit bagi penduduknya. Namun, raja Den Merk berhasil mengatasi kendala ini dengan memberikan perhatian pada sektor perekonomian dan pendidikan.


Kebijakan pendidikan di Kerajaan Den Merk menjadi salah satu prioritas utama dalam membangun kehidupan rakyatnya. Raja Den Merk sangat sadar akan pentingnya pendidikan dalam meningkatkan kualitas hidup rakyatnya. Oleh karena itu, ia memutuskan untuk mendirikan bangunan-bangunan sekolah rakyat yang bertujuan untuk memberikan pendidikan keterampilan kepada rakyatnya yang masih muda-muda sebagai penerus generasi tua.


Bangunan sekolah yang didirikan oleh raja Den Merk ini berbeda dengan sekolah-sekolah pada umumnya pada masa itu. Raja Den Merk membangun sekolah-sekolah ini dengan gaya arsitektur yang khas, dengan konstruksi yang kokoh dan bahan-bahan bangunan yang berkualitas tinggi. Hal ini dilakukan untuk menunjukkan betapa seriusnya raja Den Merk dalam memberikan pendidikan yang berkualitas bagi rakyatnya.


Selain itu, raja Den Merk juga memperhatikan kurikulum yang diterapkan di sekolah-sekolah yang ia dirikan. Ia menugaskan para pakar pendidikan untuk merancang kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan rakyatnya. Kurikulum yang dirancang oleh para pakar pendidikan ini sangat memperhatikan kondisi geografis dan perekonomian kerajaan Den Merk. Kurikulum ini bertujuan untuk memberikan keterampilan yang dapat dimanfaatkan oleh rakyat dalam membangun perekonomian kerajaan.


Kebijakan pendidikan yang diterapkan oleh raja Den Merk memberikan dampak positif yang sangat berguna dan bermanfaat untuk seluruh rakyatnya tanpa pandang bulu.


Hari ini Raja Den Merk memanggil Menteri Pendidikan kerajaan. Mereka membahas tentang penambahan fasilitas di sekolah rakyat dan kemudahan pengajuan guru untuk mendapatkan dana atau alat-alat perlengkapan untuk kelancaran proses belajar mengajar.


"Selamat pagi, Menteri Pendidikan. Bagaimana laporan untuk minggu ini?" tanya raja memulai pertemuan mereka.


"Selamat pagi, Raja Den Merk. Saya sudah mempersiapkan laporan yang akan saya berikan kepada Anda, Your Majesty." Menteri memberikan beberapa lembar kertas yang dia bawa sebagai laporan yang diperlukan.


Raja menerima kertas yang disebarkan oleh menterinya. "Ada beberapa hal yang ingin saya diskusikan denganmu mengenai perkembangan pendidikan di kerajaan kita. Seperti yang kamu ketahui, saya sangat peduli dengan pendidikan rakyat kita." Raja Den Merk memberitahu tentang pemanggilannya pagi ini.

__ADS_1


"Ya, Raja. Saya memahami itu. Bagaimana saya bisa membantu Anda?"


"Saya ingin menambah fasilitas di sekolah rakyat untuk memudahkan proses belajar mengajar. Apakah ada rencana dan usulan untuk itu?" tanya raja meminta pendapat.


Menteri Pendidikan terdiam sejenak kemudian mulai memberikan penjelasan. "Ada, Raja. Departemen kami telah melakukan survei dan memetakan kebutuhan sekolah rakyat. Namun, kami masih kekurangan dana untuk menambah fasilitas tersebut."


"Bagaimana cara guru-guru sekolah rakyat mengajukan permohonan dana atau alat-alat perlengkapan untuk keperluan belajar mengajar?" tanya raja lagi.


"Saat ini, guru-guru masih harus mengajukan permohonan secara tertulis ke kantor pendidikan di pusat kerajaan. Namun, prosesnya cukup lambat dan sulit bagi guru-guru di daerah-daerah terpencil. Apalagi jika sekolah tersebut hanya memiliki satu guru yang bisa menulis, karena kebanyakan hanyalah guru keterampilan."


Raja Den Merk mengangguk-anggukkan kepalanya mendengar penjelasan yang diberikan oleh menterinya.


"Saya ingin mempermudah proses pengajuan dana atau alat-alat perlengkapan bagi guru-guru sekolah rakyat. Bagaimana menurutmu, Menteri?" tanya raja meminta pendapat lagi.


Raja Den Merk menggangguk setuju. "Bagus. Kamu bisa memerintahkan staf pendidikan untuk segera melakukan persiapan dan pelaksanaan posko pengajuan dana atau alat-alat perlengkapan tersebut. Saya ingin melihat hasilnya dalam waktu dekat."


"Segera, Raja. Saya akan memberikan instruksi kepada staf di kantor pendidikan untuk segera memulai persiapan posko pengajuan dana atau alat-alat perlengkapan." Menteri siap dengan tugasnya.


"Terima kasih, Menteri. Saya berharap dengan adanya posko pengajuan dana atau alat-alat perlengkapan ini, guru-guru sekolah rakyat dapat lebih mudah mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan untuk proses belajar mengajar yang lebih baik. Kita akan terus memantau perkembangan pendidikan di kerajaan kita dan mencari cara untuk meningkatkan kualitas pendidikan rakyat."


Setelah selesai membahas tentang rencana tersebut, menteri kerajaan yang menangani bidang pendidikan pamit untuk segera melaksanakan tugasnya.

__ADS_1


***


Jipeer, salah satu guru yang biasa diundang ke kerajaan untuk mengajar anak-anak para pejabat, di minta menteri pendidikan kerajaan untuk menjadi pengawas dan membimbing guru-guru sekolah rakyat supaya tidak hanya sekedar keterampilan yang diajarkan tapi juga berhitung dan menulis. Karena menurut menteri tersebut, Jipeer adalah seorang guru yang memiliki kemampuan dalam mengajarkan berbagai macam keterampilan juga baca tulis. Oleh karena itulah, Menteri Pendidikan meminta Jipeer untuk menjadi pengawas dan membimbing guru-guru di sekolah rakyat untuk meningkatkan kualitas pendidikan mereka.


Menteri Pendidikan datang langsung ke rumah Jipeer untuk memberikan penawaran ini. Dia yakin jika Jipeer tidak akan mengecewakannya dengan menolak permintaan darinya, yang sebenarnya adalah permintaan dari raja langsung.


"Selamat siang, Jipeer. Bagaimana kabarmu?" sapa menteri kerajaan saat tiba di rumahnya Jipeer.


"Selamat siang, Menteri Pendidikan. Saya baik-baik saja. Bagaimana dengan Anda?"


Menteri Pendidikan tersebut dengan wajahnya yang bijaksana. "Saya juga baik-baik saja. Kami ingin berbicara denganmu tentang situasi pendidikan di sekolah rakyat. Seperti yang kamu ketahui, Raja Den Merk sangat peduli dengan pendidikan rakyat kita. Beliau ingin agar guru-guru di sekolah rakyat tidak hanya mengajarkan keterampilan, tetapi juga berhitung dan menulis."


Jipeer mendengarkan perkataan menteri tersebut dengan seksama. Dia membenarkan perkataan sang menteri kata memang itu memang benar adanya.


"Ya, semua orang juga tahu tentang itu. Saya sepakat dengan tujuan ini. Apa yang bisa saya lakukan untuk membantu?"


"Kami ingin kamu menjadi pengawas dan membimbing guru-guru di sekolah rakyat dalam meningkatkan kualitas pendidikan mereka. Kami tahu bahwa kamu memiliki kemampuan dalam mengajarkan keterampilan. Kami ingin kamu mengajarkan keterampilan yang lebih kompleks dan juga membantu guru-guru dalam mengajarkan berhitung dan menulis."


Mendengar penjelasan barusan, Jipeer mengangguk-anggukkan kepalanya mengerti.


"Saya bersedia membantu. Namun, saya tidak memiliki pengalaman dalam memberikan pelajaran kepada orang-orang dewasa." Jipeer tidak berbohong, karena selama ini dia hanya mengajar membaca dan menulis pada anak-anak saja.

__ADS_1


Menteri hanya mengangguk sambil memikirkan hal ini.


__ADS_2