The Royal Bloodline

The Royal Bloodline
Mencari Solusi


__ADS_3

Pada masa-masa tertentu, perang dan konflik antar-kerajaan sering terjadi dan menjadi hal yang biasa. Penyebabnya juga beragam dan bisa jadi, ada permasalahan yang memang berat sehingga hanya bisa diselesaikan dengan perang.


Salah satu konflik yang terjadi adalah antara Kerajaan Bhojong Noghoro dan Kerajaan Couthel. Selain permasalahan di masa lalu, di mana utusan dari kerajaan bojonegoro dibunuh di kerajaan Couthel, kerajaan Bhojong Noghoro juga dituduh telah menyembunyikan buronan mereka, dari kerajaan iblis. Yaitu William, Sponsored dan Squidwored.


Namun, akhirnya konflik itu tidak sempat terjadi karena adanya sosok putri Nania dari Kerajaan Couthel yang memiliki kekuatan luar biasa sebagai seorang pemimpin.


"Apakah benar kabar yang saya dengar bahwa Putri Nania memiliki kekuatan luar biasa untuk mengendalikan alam?" tanya seorang prajurit yang sedang memegang tombak.


Prajurit di sebelahnya mengangguk mengiyakan. "Iya, benar sekali. Saya sendiri pernah mengalami hujan es saat berada di dekat istananya saat menyerang waktu itu."


"Sungguh menakutkan. Tidak ada yang bisa mengalahkan kekuatan seperti itu."


"Ya, saya rasa kami tidak bisa menyerang Kerajaan Couthel jika Putri Nania masih ada di sana. Bahkan jika kami berhasil menduduki kerajaannya, kami akan menghadapi bencana alam yang disebabkan oleh kekuatan Putri Nania."


"Tapi apa yang sebenarnya membuat Putri Nania memiliki kekuatan seperti itu? Apakah ia benar-benar putri iblis?"


Putri Nania, sang pemimpin kerajaan Couthel, yang sebenarnya adalah putri iblis, memiliki kemampuan untuk mengendalikan alam dan membuat prajurit dari Kerajaan Bhojong Noghoro terkena banyak penyakit, angin topan, dan bahkan hujan es.


Keberadaan Putri Nania sebenarnya sudah menjadi rahasia umum bagi Kerajaan Couthel, namun tidak semua orang tahu bahwa dia sebenarnya adalah putri iblis. Namun, warga dari Kerajaan Bhojong Noghoro memiliki informasi tersebut dan menyadari bahwa mereka akan kesulitan dalam menghadapi kekuatan Putri Nania. Sebagai hasilnya, mereka memilih untuk tidak menyerang Kerajaan Couthel dan mengakui kekalahan mereka secara tidak langsung.


Konflik antara Kerajaan Bhojong Noghoro dan Kerajaan Couthel bukanlah sesuatu yang baru. Keduanya telah memiliki sejarah perang yang panjang dan penuh konflik. Namun, konflik ini sebenarnya terjadi karena persaingan dan ambisi antar-kerajaan dalam mencari kekuasaan dan sumber daya. Seiring dengan waktu, perang dan konflik tersebut semakin meningkat dan memuncak pada saat kedua kerajaan hampir terlibat dalam perang besar.


"Saya tidak tahu pasti. Ada beberapa kabar yang mengatakan bahwa iblis memberikan kekuatan itu kepadanya karena ia adalah anaknya. Tapi tidak ada yang tahu pasti kebenarannya."


Percakapan mereka, para prajurit, kembali membicarakan tentang Putri Nania dan kekuatannya yang luar biasa.


"Sungguh menarik. Tapi apakah kita bisa mengalahkan Kerajaan Couthel tanpa menghadapi Putri Nania?"

__ADS_1


"Mungkin. Tapi itu akan menjadi tugas yang sangat sulit. Kita harus mencari tahu lebih banyak tentang kelemahan mereka dan memanfaatkan kesempatan yang ada untuk mengalahkan mereka."


"Saya setuju. Kita tidak bisa menyerah begitu saja tanpa berusaha. Kita harus mencari cara untuk mengalahkan mereka, bahkan jika itu berarti melawan kekuatan luar biasa yang dimiliki oleh Putri Nania."


Namun, dengan kehadiran Putri Nania, konflik tersebut berhasil dihindari. Kekuatan Putri Nania untuk mengendalikan alam dan membuat prajurit dari Kerajaan Bhojong Noghoro terkena banyak penyakit, angin topan, dan bahkan hujan es memang sangat menakutkan. Kemampuan seperti itu memang sulit dihadapi dan membuat lawan menjadi kebingungan dan tak berdaya.


Keberadaan Putri Nania sebagai putri iblis juga menambah dimensi baru dalam konflik antara kedua kerajaan. Dalam kepercayaan banyak orang, iblis dianggap sebagai entitas jahat dan mengancam keberadaan ras manusia. Oleh karena itu, keberadaan Putri Nania sebagai putri iblis menjadikannya sebagai sosok yang ditakuti dan dianggap sebagai musuh yang nyata oleh Kerajaan Bhojong Noghoro


Namun, di sisi lain, keberadaan Putri Nania juga menimbulkan pertanyaan dan dilema bagi semua orang.


Apakah kekuatannya sebagai putri iblis harus dianggap sebagai kekuatan jahat ataukah sebagai kekuatan yang dapat digunakan untuk kebaikan?


Apakah kehadiran Putri Nania sebagai sosok yang berbeda harus dianggap sebagai ancaman ataukah sebagai kesempatan untuk memperluas perspektif dan pemahaman kita tentang keberagaman?


Konflik antara Kerajaan Bhojong Noghoro dan Kerajaan Counthel akhirnya belum berakhir dan masih terus terjadi.


Situasi di Kerajaan Bhojong Noghoro menjadi sangat genting ketika mereka terancam akan diserang balik oleh Kerajaan Couthel.


"Bagaimana caranya untuk mengatasi masalah ini?" tanya sebagian besar dari prajurit yang bertugas.


"Pasti raja Shawighuno dan para penasihatnya sedang membahas masalah ini. Kita tunggu saja, apa yang harus kita lakukan setelah ini."


"Ya, kita menurut perintah."


"Benar. Semoga saja para petinggi kerajaan bisa mendapatkan jalan keluar."


"Apa sebaiknya kita mencari sekutu?"

__ADS_1


"Maksudnya, mencari bantuan dari kerajaan lainnya?" tanya yang lain.


"Ya. Bisa saja, kan?"


Prajurit-prajurit itu pun memutuskan untuk mencari cara untuk mengalahkan Kerajaan Couthel tanpa harus melawan kekuatan Putri Nania secara langsung. Mereka mencoba mencari tahu lebih banyak tentang kelemahan Kerajaan Couthel dan mencari kesempatan untuk menyerang mereka.


Beberapa prajurit bahkan berbicara tentang mengadakan pertemuan dengan pasukan dari kerajaan tetangga mereka untuk meminta bantuan dan bergabung untuk menghadapi ancaman dari Kerajaan Couthel. Namun, karena mereka tidak ingin membuat situasi menjadi semakin buruk dan mengakibatkan kematian lebih banyak prajurit dan warga sipil, mereka memutuskan untuk mencari cara untuk menyelesaikan masalah ini tanpa perlu meminta bantuan.


"Sebaiknya kita menyelinap untuk mencari tahu apa yang menjadi rahasia putri Nania."


"Ya, seharusnya begitu."


Pada akhirnya, mereka meminta saran untuk usulan tersebut untuk mengirimkan seorang mata-mata. Mereka akan menyusup ke dalam Kerajaan Couthel dan mencari tahu lebih banyak tentang kelemahan mereka.


"Apakah usulan kita akan diterima?"


"Kita lihat saja. Mungkin para petinggi kerajaan ada usulan dan jalan keluar yang lebih baik lagi."


Di dalam istana kerajaan Bhojong Noghoro, William, Sponsored dan Squidwored berkumpul di sebuah ruangan kecil di kastil Kerajaan Bhojong Noghoro. Mereka sedang mempersiapkan mantra sihir yang akan membantu para prajurit dalam perang melawan Kerajaan Couthel.


"Baiklah, kita perlu membuat mantra sihir yang kuat untuk melindungi para prajurit dari serangan sihir Putri Nania."


William mulai membicarakan tentang rencana mereka untuk membantu perang.


"Bagaimana kalau kita menggunakan mantra 'Omnium Protego'?" Sponsored memberikan mengusulkan agar menggunakan matras sihir yang sangat besar kekuatannya.


Squidwored menganggukkan kepalanya setuju. "Itu ide yang bagus, Sponsored. Mantra itu artinya 'Melindungi Semua', dan bisa membantu para prajurit melindungi diri dari serangan sihir."

__ADS_1


William ikut menganggukkan kepalanya paham. "Aku juga setuju. Itu akan menjadi mantra yang bagus untuk para prajurit kita. Tapi kita harus memastikan bahwa para prajurit bisa menggunakannya dengan benar."


Ketiganya terus berunding untuk menyelesaikan masalah ini.


__ADS_2