Titik Temu

Titik Temu
Curhat


__ADS_3

Setelah menunggu beberapa menit, nampak ketiga sahabatnya muncul di layar hp milik dita


"hayyy gaesss" sapa dita melalu sambungan video callnya


"ehh ada ibu ceo, ga sibuk nih si ibu? maya menjawab dita dengan candaannya


"iya tumben banget nih anak satu, lagi ribet sama bocil nih gue" maya dan luna memang sudah menikah, mereka sudah di anugrahi seorang anak yang masih berusia satu tahun


Dari 4 bersahabat itu, dita dan sinta yang belum membina rumah tangga, sinta yang masih menjalin hubungan dengan bara, mereka sudah bertunangan, hanya tinggal menetapkan kapan pernikahannya


"kangen tau gue, besok gue ke bandung nih, ketemu yu" ajak dita


"ayo, sekalian ada yang mau gue sampein sama lo semua, berapa hari lo disini?


"paling 3 hari, minggu malem balik kesini lagi"


"oh yaudah sabtu aja gimana?


"setuju" jawab dita luna maya serempak


"oke tempatnya kita berkabar lagi ya"


mereka pun mengakhiri sambungan video callnya, dita sudah mulai menguap,karena memang hari pun sudah mulai malam,dita pun terlelap begitu saja


hari sudah menjelang pagi, dita sudah terbangun, dan sudah bersiap siap untuk perjalanannya ke bandung, dia sengaja pergi pagi pagi sekali, untuk menghindari kemacetan


Sementara di belahan bumi lain, seorang laki laki sedang memotret pemandangan indah di negara tersebut, skil memotretnya sudah tidak di ragukan lagi, fabian putra darmawan dia menjadi seorang fotografer terkenal di negara tersebut, banyak perusahaan besar , maupun agensi yang menggunakan jasanya


kedua orangtua bian, sudah memintanya untuk kembali ke rumahnya, mereka ingin bian meneruskan perusahaannya, hanya saja dia masih menikmati pekerjaannya , karena memotret memang sudah menjadi hobinya

__ADS_1


siang ini dia sedang menikmati secangkir cofee di salah satu cafe di negara tersebut, dia membuka beberapa email masuk di handphonenya, ada satu email yang menarik perhatiannya,


"Baraa" bian tersenyum mendapati email yang di kirim sahabatnya itu


Bara mengirimkan undangan pernikahannya melalui emailnya, bian dan bara memang masih saling komunikasi untuk bertanya kabar


mendapat email dari sahabatnya membuat dia penasaran dan langsung menghubunginya melalui telepon selulernya


tuttt


tuttt


tuttt


"hayy brother"sapa bara di sembrang sana


"lo serius ni bar,?


"iya gue pasti kesana, kangen sama orangtua juga"


"kangen si dia juga ga nih?


"kangen sih" sebenarnya bian selalu mengetahui kabar dita, karena bara selalu memberi informasi padanya, bara yang memang berpacaran dengan sinta, membuat dia mudah untuk mengetahui segalanya tentang dita


"dita pasti ada di pernikahan gue, kata sinta dia akan jadi salahsatu bridesmaidnya, udah siapkan lo ketemu dia lagi"


"entahlah ,gue rindu tapi takut , takut dia marah, takut perasaanya sudah berubah"


"kayanya engga sih , informasi dari sinta sih, kenapa hubungan dia selalu gagal, karena hatinya masih buat lo , ya walaupun dia tidak pernah jujur saat sinta bertanya, mungkin sudah saatnya buat lo memulai bi"

__ADS_1


"ya akan gue coba sih, semarah apapun dia saat ini, gue akan terus coba untuk meminta maafnya,


"semangat kawan"


"siap"


bian pun melanjutkan pekerjaannya, dia berencana menyelesaikan semua pekerjaannya sebelum dia terbang kembali ke indonesia


.


.


.


"Assallamuallaikum ayah" dita memasuki ruangan ayahnya, setibanya di bandung, dia langsung melajukan mobilnya ke perusahaan cabang, dimana ayahnya berada


"Wallaikumsalam, eh anak ayah sudah dateng"


"cape ih nyetir sendiri dari jakarta"


"makanya punya pacar atuh neng, biar ada yang anter anterin"


"ih supir kali ah"


"kamu langsung kesini neng? tanya ayahnya


"iya , biar kerumah bareng ayah aja , sekalian nanti makan bareng dirumah"


"oh ya sudah"

__ADS_1


mereka pun asik berbincang, perihal apapun, melepas rindu, karena sudah hampir dua bulan dita tidak mengunjungi ayah dan ibunya.


__ADS_2