
Seharian ini albi hanya berdiam diri dikamar apartemen, Rencananya hari ini dia akan ikut bian ke kantor dita, tapi karena pagi tadi dia bangun kesiangan, akhirnya bian meninggalkannya disana
Sepanjang hari dia terus saja merutuki bian, karena tidak membangunkannya pagi tadi, dan malah meninggalkannya, mencoba terus menelepon bian, tapi tidak ada jawaban dari bian
Karena hari sudah waktunya untuk makan malam, albi merogoh handphone yang ada disakunya, di cari kontak dita disana, dan langsung meneleponnya
tuttt tutt tutt
"Hallo" terdengar ada jawaban dari dita
"Hallo dit, kamu sudah sampai apartemen kah? tanya albi
"Sudah, baru sampai.
"Kita makan yu, atau mau aku belikan diluar, kita makan di tempatmu saja" Bian memang berencana mengajak dita makan bersama
"hhemmm" Dita terdengar sedang menimbang nimbang ajakan albi
"Ayo lah, aku jauh jauh dari bandung, buat nagih janji kamu loh. Albi berusaha untuk merayu dita
"Baiklah, Tapi makan di tempat ku saja ya, aku lagi males buat keluar lagi"
"Baiklah, kamu mau makan apa?
__ADS_1
"Pizza aja.
"Baik nona, tunggu sebentar ,aku pesan online saja.
Setelah sambungan terputus, albi segera memesan pizza dan minuman bersoda, sesuai keinginan dita, tidak lupa dia juga memesan nasi dan lauknya, di toko yang berbeda, karena memang sejak siang, dia tidak makan nasi, hanya cemilan cemilan yang ada di apartemen bian
"Ceklek"terlihat bian memasuki apartemennya
"Lo ya, kenapa tadi pagi gue di bangunin" albi langsung menyambutnya dengan pertanyaan
"Gue udah bangunin, lo nya aja ga bangun bangun, jadi gue tinggal. Bian mengelak, padahal memang tadi pagi bian sengaja meninggalkan albi.
"Terus kenapa gue telpon, ga di angkat"
"Ga denger, handphone gue silent.
Tanpa menghiraukan albi, bian masuk kekamarnya, untuk membersihkan badannya yang terasa lengket. sedangkan albi memilih untuk memainkan handphonenya sambil menunggu makanannya yang belum datang
Bian keluar kamarnya dengan keadaan yang sudah segar , dan makanan yang di pesan albi pun sudah datang, albi hendak membawa semua makanan yang tadi dia pesan
"Lo mau kemana, kenapa makanannya dibawa. bian bertanya keheranan
"Mau ke apartemen dita, mau makan bareng disana.
__ADS_1
"Ngapain malem malem ke apartemen cewek, ga sopan lo ya. Bian sedikit emosi
"Apaan si lo, dita aja ga keberatan.
"Ya tapi tetap aja.
"udah ah, by" belum selesai bian bicara ,tapi albi sudah meninggalkannya
"Hisss dasar albi" bian meretuki albi, karena hatinya merasa panas, mendengar albi dan dita akan berduaan disana
Segera mungkin dia memikirkan cara, mencari alasan yang tepat, agar bisa ikut bergabung dengan mereka, karena sungguh dia tidak rela jika dita berduaan dengan lelaki lain, sekalipun itu sepupunya sendiri
"ayo bian mikir . bian terus saja mondar mandir untuk mendapatkan ide
Karena tak kunjung mendapatkan ide, akhirnya dia memutuskan untuk menyusul bian , tanpa tau apa nanti yang akan menjadi alasannya
Karena hatinya sudah terlalu panas, membayangkan albi dan bian berada di dalam satu ruangan, karena bian tahu betul, jika albi tertarik pada dita
Dengan sedikit tergesa ,bian segera memasuki lift, dia tekan satu tombol atas dari lantainya saat ini, setelah di depan pintu apartemen dita, dia segera menekan bel disana, tidak lama dita membuka pintunya
"Bian, ada apa?. tidak menjawab apa apa, bian menerobos masuk begitu saja
.
__ADS_1
.
.