Titik Temu

Titik Temu
Bandung 2012


__ADS_3

Bapak gubernur pernah berkata kota bandung tercipta saat tuhan sedang tersenyum , ya memang benar,,


Suasana pagi , segar dan sejuknya kota bandung, membuat seorang remeja bernama anandita nugroho sangat menikmati perjalanannya dari rumah menuju sekolah, remaja yang biasa di panggil dita itu, mengendarai Mobilnya dengan kaca terbuka, tujuannya agar ia bisa menikmati sejuknya kota bandung,


Dita prov


Hari ini aku tiba lebih pagi di sekolah,, karena terlalu pagi akhirnya kuputuskan untuk mampir sebentar ke kantin, sambil menunggu ke 3 sahabat ku datang, ku ambil susu kemasan botol,, 10 menit berlalu, datanglah sinta di susul maya dan luna,


hayuu gaes masuk kelas, ajak maya


kami langsung berdiri dan menuju kelas kami,


suasana kelas sudah ramai , karena memang bel masuk sudah berbunyi,


diantara 30 siswa dikelasku, ada 1 siswa yang menarik perhatianku, fabian putra darmawan, ya siswa yang biasa di panggil bian, cowok paling pintar, tapi dinginnya kaya kulkas 2 pintu, (hehehe)


kami memasuki kelas sambil bercanda dan tertawa, saking asiknya aku tidak melihat ke arah kananku, jika ada siswa membawa buku, dan hendak duduk di bangkunya,


bugh,,


aku menabraknya, hingga buku yang dia pegang terjatuh,


upss maaf maaf, kata ku


dan tanpa berkata apapun, siswa itu hanya menatapku, dan mengambil buku yg terjatuh,


hishhh dasar cowok aneh, dingin banget lagi,, pilek bisa aku nih,, pikirku dalam hati,

__ADS_1


Selamat pagi anak anak,, suara guru seni memasuki kelas, aku dan sahabat"ku langsung duduk di bangku masing masing,


Untuk melanjutkan pelajaran minggu lalu, maka ibu akan membagi kelompok, perkelompok terdiri dari 4 orang, setiap kelompok harus membuat kesenian yang terbuat dari limbah sekitar, "ucap bu retno guru seni kami"


baik ibu akan membagikan kelompok,,


anandita, fabian, rio, mei, kalian kelompok 1,


Sinta, maya, luna, bara, kalian kelompok 2 dan seterusnya


( maaf pembaca ibu guru ga hafal, nama murid muridnya hehehe)


aishhhh, satu kelompok dengan rio sih, tidak masalah, ganteng, jago maen basket, tapi kenapa harus sama si cowok aneh juga sih, mana harus terpisah dengan 3 sahabat ku "umpatku dalam hati"


Bian prov,


Trreetttt,


bel masuk berbunyi, langsung aku berjalan menuju kelas, sambil membawa buku yang ku pinjam dari perpustakaan,,


saat aku hendak duduk,,


bugh,


Anandita cewek populer, cantik, pentolannya di angkatan kami


menabrak ku, sampai buku ku terjatuh,

__ADS_1


aku hanya melihatnya sekilas, dan langsung ku ambil buku yang terjatuh tadi, ku tinggalkan cewek populer itu, tanpa berkata apapun,


bukan tidak tertarik, hanya saja aku masih enggan untuk berurusan lagi dengan wanita,,


kegiatan belajar mengajarpun berlangsung,


ahh siall, kenapa harus 1 kelompok dengan rio dan mei, malas sekali rasanya berurusan lagi dengan mereka, untungnya masih ada cewek itu, walapun banyak tingkah, tapi cantik imut manis, hishh bian bian mikir naon sih kamu, bisa bisanya muji cewek itu,


Sebenarnya bian selalu memperhatikan dita, hanya saja karena masalalu , dia seakan membentengi hatinya, untuk tidak berurusan dengan wanita ,


treeettt,


bel pulang pun berbunyi,


"heii dita" sapa rio


"heii rio"


"jadi kapan kita akan mengerjakan tugas kelompok itu? tanya rio


"bagaimana jika besok sepulang sekolah" jawab mei


"oke baik"


"bagaimana bian setuju? tanya dita


bianpun mengiyakan ajakan mereka ,

__ADS_1


bagaimana kisah mereka????


__ADS_2