Titik Temu

Titik Temu
Obrolan malam


__ADS_3

Setelah bian menerobos masuk begitu saja, terlihat albi sedang menata makanan di ruang tamu dita, Albi sendiri heran ,kenapa bian tiba tiba mengikutinya


"Loh ngapain lo kesini juga.


"Laper gue, ga enak makan sendiri. bian hanya beralasan, karena sejujurnya dia tidak mau jika dita berdua dengan albi


"Biasanya juga sendiri.


Bian tidak mendengarkan ocehan albi, karena dia langsung memakan pizza yang tadi di beli albi,


"Dit, aku izin kedapur ya ,mau ambil piring.


"ya silahkan, dapurnya sebelah sana. Albi langsung saja berjalan ke arah dapur, sementara albi di dapur ,bian langsung menarik lengan dita, agar duduk di sampingnya


"Kamu tuh, apaan sih, masukin cowok ke apartemen. Bian dengan sedikit nada marahnya


"Loh memang kenapa.


"Ga baik anandita, kamu tuh wanita.


"Lantas kalo itu tidak baik, kenapa anda disini hah. Dita terbawa emosinya


"Ya karena kamu menerima tamu laki laki, jadi aku harus disini lah.


"Memang kamu siapa, dateng kesini nerobos masuk, sekarang malah ngomel.


"Aku calon suami kamu, mau apa kamu. Dita tidak menjawab, karena albi sudah terlihat berjalan ke arahnya


"Lo makan pizza aja sono, gue beli nasi buat gue doang, jangan minta lo. seru albi pada bian


"Pelit lo.


"Bodo.


Mereka pun segera menyantap makanannya, di temani tontonan televisi disana, albi yang hanya memakan nasi disana,sedang dita dan bian, hanya memakan pizza dengan minuman soda disana


Banyak hal yang mereka obrolkan disana, perihal pekerjaan, pengalaman hidup, hingga percintaan.

__ADS_1


"ngomong ngomong, kamu sendiri gimana dit, percintaan kamu, pasti pernah kan cinta cintaan semasa sekolah. Tanya albi


"Heemmmm, aku sekolah ga pernah punya pacar sih.


"ah masa sih.


"Tapi kata om, kamu sudah beberapa kali pacaran. albi mulai penasaran dengan kisah percintaan dita


"Iya, tapi itu pas kuliah dan kerja.


"Oh, dan sekarang masih pacaran.


"Sendiri.


"Yes, aku ada kesempatan.


Dan dita tertawa , mendengar jawaban dari albi


"Yang di bandung gimana, dan cewek bule itu gimana. Celetuk bian


"Teman tapi sering gandengan. ledek bian


"Kita kan harus berteman sama siapa saja, Emang lo , kuliah jauh jauh di swiss, ga ada cewek satu pun, masih aja setia dengan cinta SMAnya


uhuk uhuk


Mendengar celetukan albi, membuat dita tersedak minuman soda yang sedang dia minum.


"Oh iya kaliankan satu sekolah, kamu kenal ga cewek yang jadi cinta pertamanya bian. Albi bertanya kepada dita


"Emang ada ya, Setau ku dia hanya belajar dan belajar. jawab dita


"hahahaha, tuhkan jangan jangan lo cuma ngarang cerita ya. ledek albi


"Nanti gue bawa dia ke bandung, gue kenalin sama lo albi.


"Loh emang sekarang dia dimana.

__ADS_1


"Di jakarta.


"Masa iya, kalo gitu ga usah bawa ke bandung, gue kan lagi disini, kenalin aja selama gue masih disini.


"belom saatnya. jawab bian


Dan albi hanya mendengus kesal pada bian .


"Kalian itu ya, berantem terus, pusing aku tuh. seru dita


"Kita memang begini, dari kecil, tapi sebenarnya kita saling sayang kok, iyakan abangku. seru albi


"Engga. jutek bian


"Ini nih, bian tuh ngeselin banget emang dit, dingin, gimana ada cewek yang mau dekat sama dia kan dit


Dan dita hanya manggut manggut membenarkan ucapan albi, karena memang benar, sejak sekolah dita mengenal bian, bian terkenal dengan sifat dinginnya.


"Oh iya ,besok kamu sibuk ga dit. tanya albi


"Besok akan ada pemotretan untuk peluncuran produk terbaru aku, jadi pasti sedikit sibuk sih.


"Bian yang foto kan, aku ikut ah.


"Ngapain sih, ribetin. celetuk bian


"Jadikan aku asistenmu abangku tercinta.


"Iiissshh jijik, dengus bian


Dan albi pun tertawa, Menjahili bian adalah salah satu hobinya sejak kecil, Albi yang usil, senang sekali jika menjahili bian.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2