Trauma Masa Lalu

Trauma Masa Lalu
Kenyataan Pahit Untuk Herdiyan


__ADS_3

Jangan lupa like, koment, vote, rate, kritik dan saran yang membangun ya gengs..


Dukungan mu adalah semangat bagi ku..


Selamat Membaca..


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hari hari di jalani Rini dengan sangat menyenangkan, selain karna menikmati masa kerja nya, Rini juga begitu menikmati kebersamaan nya bersama Adi.


Semakin hari hubungan mereka semakin dekat, Rini pun lebih sering menghabiskan waktu bersama di saat setelah pulang kerja. Bu Leli dan pak Dani sama sekali tidak merasa keberatan, saat ini yang terpenting untuk mereka adalah kebahagiaan Rini.


Mereka tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama, mereka ingin melihat Rini bahagia dengan pilihan nya sendiri.


Satu bulan sudah Rini bekerja, hari ini Rini begitu antusias saat bekerja. Pasal nya hari ini, Rini akan mendapatkan gaji pertama nya.


Selama bekerja, senyum Rini tak pernah pudar. Senyum nya terus saja mengembang ,seperti kue donat yang sudah dipakaikan permifan .


Waktu yang di nanti pun telah tiba, sang atasan menghampiri Rini dan memberikan gaji pertama untuk Rini.


Binar bahagia di wajah Rini sangat terlihat, sungguh Rini merasa sangat senang saat menerima gaji pertama nya.


Karna waktu kerja pun sudah habis, Rini segera bersiap untuk pulang. Setelah siap, seperti biasa Rini kini duduk di bangku depan supermarket.


Saat sedang menunggu Adi, tiba tiba ada sebuah mobil berhenti tepat di depan Rini. Rini masih begitu ingat siapa pemilik mobil tersebut, dan tak lama sang empu nya mobil langsung turun dan menghampiri Rini.


Rini pun terlihat sangat kaget melihat kedatangan Herdiyan "Mas Herdiyan,,mas ngapain ke sini? "seru Rini


"Apa kita bisa bicara sebentar? "seru Herdiyan


"Boleh mas"seru Rini


Herdiyan pun langsung duduk di samping Rini, terlihat raut wajah Herdiyan yang tidak baik. Herdiyan duduk sambil merema*s jari tangan nya, dia terlihat sangat gugup.


"Sebenar nya mas kenapa? "seru Rini


Tanpa di duga Herdiyan langsung memeluk Rini dengan erat "Maafin mas ya Rin, mas mengorban kan rumah tangga kita demi perempuan jal*ng seperti Salsa."seru Herdiyan


Rini merasa sangat risih mendapatkan perlakuan seperti itu dari Herdiyan, Rini pun berusaha melepas kan pelukan nya.


"Maaf mas, tapi Rini ngga ngerti dengan apa yang mas kata kan."seru Rini

__ADS_1


"Mas merasa ada yang aneh dengan Salsa, mas mengikuti setiap kegiatan dia. Apa kamu tahu apa yang aku dapat kan? "seru Herdiyan


Rini hanya menggeleng kan kepalanya tanda tidak tau,dia belum paham kemana arah pembicaraan Herdiyan.


"Ternyata mas melihat Salsa sedang bermesraan dengan lelaki lain, hati mas sangat sakit Rin."seru Herdiyan


Rini merasa iba dengan keadaan Herdiyan, dia berusaha untuk menenangkan hati Herdiyan.


"Yang sabar ya mas, mungkin semua nya bisa di bicarakan dengan baik baik."seru Rini


"Seperti nya sudah tidak bisa Rin, dan seperti nya mas akan segera mencerai kan nya."seru Herdiyan


Rini merasa sangat kaget dengan apa yang di ucap kan oleh Herdiyan "Kenapa mas? "seru Rini


"Mas mendengar kan ucapan mereka, Salsa bilang mas adalah orang yang sangat bodoh. Dan mas rasa itu benar, mas adalah orang bodoh."seru Herdiyan


"Maksudnya gimana? Rini bener bener ngga ngerti mas."seru Rini


"Anak yang di kandung Salsa bukan anak mas, tapi anak Davin pacar nya Salsa."seru Herdiyan


Rini begitu kaget saat mendengar ucapan Herdiyan, sungguh dia sangat tidak menyangka dengan kenyataan yang ada.


"Kamu tahu Rin? Mas habis cek kesehatan ke dokter, karna mas mau menerima tawaran bos untuk di pindah tugas kan ke luar negeri selama lima tahun."seru Herdiyan


"Trus bagaiman dengan kak Salsa? "seru Rini


"Aku akan memulangkan nya ke pada orang tua nya, dan apa kamu tahu hasil cek kesehatan aku? "seru Herdiyan


"Tidak mas,, "seru Rini sambil menggeleng kan kepala nya


"Kondisi kesehatan mas sangat bagus, kecuali satu hal yang tidak bagus. "seru Herdiyan


"Apa? "tanya Rini


"Mas tidak akan pernah bisa punya keturunan, karna mas mandul."seru Herdiyan


Rini langsung menutup mulut nya,dia sungguh tak percaya dengan apa yang di ucap kan oleh Herdiyan.


Herdiyan menggenggam tangan Rini"Maafin mas karna dulu pernah menuntut kamu untuk punya keturunan, Maafin mas karna sudah menyangka yang tidak tidak tentang kamu."seru Herdiyan


"Tidak apa apa mas, Rini sudah memaafkan mas."seru Rini

__ADS_1


"Terima kasih, lusa mas berangkat. Semoga kamu bisa bahagia Rin, dan semoga kamu menemukan lelaki yang lebih baik dari aku. "seru Herdiyan tulus


"lya mas, semoga mas juga mendapat kan kebahagiaan di sana."seru Rini


Herdiyan tersenyum dengan tulus pada Rini, sungguh sekarang cuma ada penyesalan di hati Herdiyan. Setelah meminta maaf dan berpamitan, Herdiyan pun langsung pergi.


Tanpa Rini sadari, sedari tadi Adi melihat Rini dan Herdiyan yang sedang ngobrol berdua. Adi menyangka jika Rini dan Herdiyan tengah menjalani hubungan kembali, sebenarnya Adi ingin sekali meninggal kan Rini.Tapi niat nya dia urungkan saat melihat kepergian Herdiyan.


Dengan cepat Adi menghampiri Rini, saat melihat Adi wajah Rini terlihat sumringah.


"Bang, kita makan dulu yu.. Aku yang traktir Bang.."seru Rini


"Abang cape, kita langsung pulang saja."seru Adi datar


Rini langsung merengut mendengar ucapan Adi"Abang kenapa sih, kok judes banget sama Ade? "seru Rini


Adi tidak menjawab pertanyaan Rini,setelah memakai kan helm Rini, Adi langsung menjalankan kan motor nya. Sepanjang perjalanan Adi hanya diam, tidak ada obrolan apa apa d antara mereka berdua.


Setelah sampai pun Adi tidak berucap apa pun, hanya melepas hlm milik Rini dan berlalu pergi begitu saja.Hal itu sukses membuat Rini bingung dan berpikir yang macam macam,dan hati Rink terasa ngili melihat perlakuan Adi.


Saat Adi masuk ke dalam rumah nya, Rini mengikuti Adi. Dia sungguh ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi, Rini ingin segera mendapat kan jawaban nya.


Saat sudah berada di dalam rumah Adi, Rini langsung memeluk Adi dari belakang. Adi yang tidak tahu jika Rini ikut masuk merasa sangat kaget, dia tidak menyangka jika Rini akan melakukan hal itu.


"Loh De, kenapa kamu peluk abang kaya gini? "seru Adi


"Habisan Abang judes banget sama Rini,Rini kan jadi takut bang."seru Rini


Adi menghembus kan nafas nya dengan kasar, dia berusaha melepas kan pelukan Rini. Tapi Rini malah memeluk Adi dengan posesif, Adi pun terpaksa membiar kan nya.


-


-


-


Terimakasih sudah mampir..


Jangan lupa tekan 💓untuk memfavoritkan..


TBC

__ADS_1


__ADS_2