
Enam bulan telah berlalu ,kini Aditya sedang sibuk mematut diri nya di depan cermin. Tak perlu di bantu dengan tenaga ahli, dia kini sudah terlihat tampan dan sempurna.
Aditya sudah siap dengan baju pengantin nya,kini Aditya pun berjalan menuju ruang di mana akan di adakan nya acara ijab kabul pernikahan nya dengan Ana.
Lalu bagaimana dengan Ana?
Ana pun sudah sangat cantik dengan baju pengantin nya, Ana sudah duduk rapih di balik tirai tak jauh dari tempat ijab kabul.
Pernikahan Aditya di laksanakan di sebuah ballroom hotel ternama yang ada di pusat kota kembang, ballroom hotel tersebut kini terlihat sangat indah dengan mengusung tema taman Bunga.
Berbagai macam Bunga nampak tersusun rapih di setiap sudut ruangan, tentu nya ini adalah hasil karya Herdiyan. Herdiyan begitu semangat menata ballroom hotel tersebut sehingga terlihat seperti taman yang indah, membuat Ana tersenyum puas saat melihat hasil karya sang Daddy.
Kini Aditya sudah duduk bersama pak penghulu, Adi, tuan Alexander dan juga Ronald. Aditya nampak begitu tegang, tak lama Adi pun menjabat tangan Aditya .
Setelah dua kali salah dalam mengucap kan kabul, Aditya nampak minta waktu sebentar untuk menghilangkan ketegangan nya.
Sepuluh menit kemudian Aditya sudah terlihat lebih tenang, Aditya pun kembali menjabat tangan Adi, dan akhirnya dalam satu tarikan napas Aditya mengucapkan kabul nya dengan benar.
Terdengar lah riuh gemuruh semua yang hadir mengatakan kata SAH, Aditya pun nampak bernapas dengan lega.
Setelah resmi menjadi seorang istri ,Ana pun di Papah oleh Rini dan Bu Leli untuk menghampiri Aditya. Aditya pun tersenyum senang saat melihat wanita yang kini telah menjadi istri nya itu.
Setelah selsai melakukan serangkaian acara inti, kini acara langsung di lanjutkan ke acara resepsi. Pasangan pengantin baru itu pun langsung naik ke atas pelaminan, para tamu yang hadir pun langsung mengantri untuk memberikan selamat.
Aditya tak banyak mengundang orang, hanya keluarga inti, sahabat dan tentu nya keluarga nya saja. Dia tak mau berlama lama menghabiskan waktu hanya untuk berdiri di pelaminan, dia sudah tak sabar ingin berduaan dengan Ranti nya.
Tak lama datang lah Herry bersama Clarisa ,Alisya dan juga Vanya , Ana pun tersenyum senang karna ternyata Herry bisa langsung melupakan nya pikir nya.
"Ana, selamat ya.."Ucap Vanya
"Selamat menempuh hidup baru.."Ucap Clarisa
"Semoga Samawa.. "Ucap Alisya
"Terimakasih.."Ucap Ana, dan mereka pun langsung berpelukan
Herry dan Aditya hanya tersenyum melihat kedekatan mereka bertempat,dan saat ini yang paling membuat Aditya merasa puas adalah Herry yang terlihat sangat perhatian pada Clarisa.
__ADS_1
Ternyata gadis yang selalu mengatakan jika Herry bukan lah tipe nya, selalu mengatakan jika Herry terlalu lebay kini bisa menerima Herry dengan sepenuh hati.
Apa lagi Herry selalu bisa membuat Clarisa terbang dengan rayuan gombal nya, Herry juga sangat perhatian pada Clarisa, dan yang terpenting mama nya Herry merasa sangat cocok dengan Clarisa.
Sore pun menjelang, semua acara pun telah usai. Kini tiba saat nya untuk semua orang beristirahat, begitu pun dengan Aditya dan Ana. Mereka langsung masuk ke kamar pengantin yang sudah di siapkan oleh tuan Alexander Wilther, kamar yang begitu mewah dan mengusung tema romantis.
Saat Ana dan Aditya masuk, Ana langsung berdecak kagum melihat isi kamar nya. Mata Ana berbinar dan tak henti nya memandangi seluruh ruangan kamar pengantin nya, Aditya hanya geleng geleng kepala dan langsung memeluk istri nya dari belakang.
"Kamu suka?"Tanya Aditya
"Syuka banget Kak.. "Ucap Ana
"Jangan panggil kakak lagi, kan kita sudah menikah."Protes Aditya
"Mau nya di panggil apa? "Tanya Ana
"Terserah kamu mau panggil aku apa, tapi panggilan nya harus keren."Ucap Aditya
"Apa ya? "Tanya Aja sambil mengetuk ngerujak jari telunjuk nya di dagu
"Jangan gitu dong By,,"Ucap Ana
"By? "Tanya Aditya
"Yes My Hubby .."Ucap Ana
Aditya pun langsung memberikan tubuh istrinya, memeluk nya dan mencium nya dengan mesra. Ana pun menutup mata nya menikmati setiap sentuhan yang di berikan oleh suami nya, Aditya pun langsung tersenyum karna Ana tak menolak nya.
Dengan perlahan Aditya pun mengangkat tubuh Ana tanpa melepaskan tautan bibir nya, Ana pun. kini sudah terbaring di kasur super besar yang di penuhi hamparan kelopak bunga mawar.
Untung saja Ana tak memakai gaun pengantin yang ribet , jadi Aditya bisa dengan cepat melucuti gaun pengantin tersebut.
Saat Ana sadar jika diri nya sudah polos, Ana pun segera mendorong tubuh Aditya."By,, aku belum mandi.."Ucap Rini
"Nanti habis ini kita mandi bareng,ok?!"Ajak Aditya
"Tapi aku bau.."Keluh Ana
__ADS_1
"No honey,, bagi ku kamu tetap wangi."Ucap Aditya
Aditya pun langsung melancarkan aksi nya, dia benar benar memperlakukan Ana dengan lembut. Aditya tak mau jika Ana akan mengingat kejahatan nya di masa lalu, sungguh dia malu jika mengingat ulah nya kala itu.
Saat milik nya mulai memasuki bagian inti Ana, Ana terlihat memekik kesakitan. Padahal ini bukan yang pertama, tapi milik Ana terasa masih sempit seperti perawan.
Tak berselang lama, Ana dan Aditya pun langsung menikmati permainan yang mereka ciptakan. Kamar yang awal nya terasa sepi, kini begitu ramai dengan nyanyian indah yang mereka ciptakan.
Satu jam lebih mereka bergelut, membuat Ana langsung terkulai lemas .Berbeda dengan Aditya, dia terlihat kurang puas, Aditya langsung memeluk Ana dan mulai menciumi istri nya kembali, Ana yang merasa lelah pun langsung mendorong tubuh Aditya.
"By,, aku lelah.. Bisa besok lagi aja kan?"Tanya Ana
"Tenang saja sayang, awal nya memang akan terasa lelah. Tapi tidak untuk nanti nya,kamu pasti akan suka dengan apa yang akan aku lakukan."Ucap Aditya
Ana pun hanya bisa pasrah, dia menerima apa pun yang di lakukan oleh suami nya. Karna memang tak bisa di pungkiri, jika Ana pun menyukai setiap sentuhan dan gerakan yang di lakukan oleh Aditya.
Setelah dua kali bergelut, Aditya pun langsung tumbang di samping Ana. Dengan napas masih tersenggal Aditya memeluk Ana dengan erat, lalu tak lama Aditya pun mengecup kening Ana dengan mesra.
"Terimakasih honey,, terimakasih untuk semua nya. Semoga rumah tangga kita selalu ada dalam lindungan Allah, semoga rumah tangga kita selalu di bimbing agar selalu berada di jalan Allah."Ucap Aditya
Ana pun menganggukan kepalanya,"Iya By,semoga kita bisa menjadi keluarga yang Sakinah, mawaddah dan warohmah.."Ucap Ana
"Aamiin,, "Ucap Aditya
Kini pasangan pengantin baru itu pun saling memeluk dan menyalurkan rasa kasih sayang ,mereka sungguh berharap jika ini adalah pernikahan yang pertama dan terakhir untuk mereka..
-
-
-
Terimakasih karena sudah mengikuti kisah ku..
ππππBuat kalian semua..
πππ TAMAT πππ
__ADS_1