
Herry melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi, dia benar benar merasa kecewa dan sakit hati. Baru saja ia merasakan yang nama nya mencintai, tapi kini hati nya sudah patah.
Di pertengahan jalan, Herry melihat sebuah warung remang remang. Di warung itu biasa nya menyediakan minuman beralkohol , dan juga biasa nya menjajakan wanita wanita penghibur.
Herry menepikan mobil nya, dia pun segera turun dan masuk ke dalam warung remang remang tersebut. Saat masuk Herry sudah di sambut oleh seorang wanita cantik yang memakai baju minim bahan, wanita itu benar benar terlihat sangat seksi dan menggoda.
Tapi entah kenapa Herry tak berselera melihat wanita itu, yang ada di pikiran nya kini hanyalah Ana. Herry pun duduk dan langsung meminta sebotol minuman beralkohol, wanita tadi pun langsung mengambil kan nya untuk Herry.
"Silahkan di nikmati,, "Ucap Perempuan itu sambil menuangkan minuman nya ke dalam gelas
Herry pun langsung menenggak habis minuman nya, sedangkan perempuan seksi itu dengan setia menemani Herry. Bahkan wanita itu kini sudah memeluk tangan Herry dan menggesekan ke dua aset milik nya terlihat sangat besar, Herry hanya membiarkan apa yang ingin wanita itu lakukan selama tidak melewati batas tentu nya.
Herry terus aja minum, sedangkan wanita di samping nya mulai nakal. Dia mengelus elus dada Herry, terkadang tangan nya mulai turun ke bawah. Tapi Herry dengan cepat menghentikan tangan nakal perempuan itu, perempuan cantik itu terlihat sangat kecewa dengan tingkah Herry.
Setelah menghabiskan satu botol minuman, Herry pun memutuskan untuk pulang .Tak lupa dia pun memberikan uang tips pada wanita seksi itu, wanita itu pun tersenyum dan mengucap kan terimakasih.
Herry kembali menjalankan mobil nya dengan cepat, hingga dalam waktu sebentar saja dia sudah sampai di kota. Tiba tiba saja dari arah berlawanan ada motor yang melaju dengan kencang, Herry pun dengan cepat membanting setir.
Herry hampir saja menabrak pohon yang tumbuh di jalanan, beruntung dia segera menginjak rem sehingga menimbulkan suara decitan yang cucup keras.
"Sial!!!! "Teriak Herry seraya memukul setir dengan keras
Karna merasa sangat kesal, Herry pun memutuskan untuk berhenti sebentar. Dia perlu waktu untuk menenangkan hati nya, Herry pun duduk di bangku pinggir jalan.
Dia terlihat sangat menyedihkan, wajah nya terlihat lebam. Baju nya juga sudah terlihat berantakan, bahkan rambut nya pun terlihat acak acakan, karna seringnya Herry mengacak rambut nya karna kesal.
Saat asik dengan lamunan nya, tiba tiba ada seorang perempuan yang menghampiri nya.
''Herry,, kau kah itu? "
Herry pun mengalihkan pandangan nya pada perempuan itu, "Clarisa"Ucapi Herry
"Oh ya ampun,, aku kira bukan kamu. Tapi ternyata memang kamu, kenapa terlihat sangat berantakan Herry? "Tanya Clarisa
"Duduk lah.."Ajak Herry
Clarisa pun akhirnya duduk di samping Herry ,tanpa Clarisa duga Herry langsung memeluk Clarisa .Herry langsung menangis, sedangkan Clarisa merasa sangat bingung harus melakukan apa.
__ADS_1
"Herry,, are you oke? "Tanya Clarisa
Herry pun menggeleng, tubuh nya makin bergetar. Clarisa merasa tak tega melihat Herry yang nampak kacau, Clarisa pun mengangkat tangan nya dan mengelus lembut puncak kepala Herry.
"Berceritalah jika itu akan membuat mu tenang, aku siap jadi pendengar yang baik."Ucap Clarisa
Herry pun langsung melepaskan pelukan nya, dia mengusap air mata nya yang sudah membasahi wajah nya.
"Ana sudah menerima pinangan nya pak Aditya.."Ucap Herry
"What?! "Tanya Clarisa setengah berteriak
Herry pun mengusap telinga nya,"Jangan berteriak, nanti kuping aku budek.."Ucap Herry
"Maaf, aku kan kaget. Kamu seriusan dengan apa yang kamu ucap kan? "Tanya Clarisa
"Tentu saja, kalau aku tak serius aku tak akan patah hati dan sekacau ini. "Ucap Herry
"Pantesan mulut mu bau alkohol.."Ucap Clarisa seraya menutup hidung nya
"Jangan menutup hidung mu seperti itu, aku tak terlalu bau. Aku hanya minum satu botol saja.."Ucap Herry
"Oh iya, kenapa malam malam begini kamu berada di luar? Bukan kah ibu kamu suka marah kalau kamu keluyuran malam malam?"Tanya Herry
"Astagfirullah,, aku di suruh ibu buat beli obat sama ibu. Aku ke apotek dulu.. "Ucap Clarisa
"Tunggu dulu, aku ikut.."Ucap Herry seraya memegang tangan Clarisa dan berjalan bersama
Mereka berdua berjalan seperti sepasang kekasih menuju apotek ,setelah sampai di apotek Clarisa pun segera membeli obat yang di minta ibu nya. Obat sudah di tangan, Clarisa dan Herry pun langsung pergi ke rumah Clarisa.
Sampai di rumah Clarisa, ibu nya sangat kaget. Karna tak biasa nya Clarisa membawa pria ke dalam rumah nya, ibu nya Clarisa pun langsung menghampiri mereka .
"Kamu kenapa lama sekali? Dan ini siapa, kenapa kalian berpegangan tangan seperti itu? "Tanya Bu Asti
Clarisa pun langsung melepaskan tautan tangan nya dengan Herry,"Ini teman ku Bu, nama nya Herry."Ucap Clarisa mengenal kan.
"Herry Bu,, "Ucap Herry mengenal kan diri
__ADS_1
"Hmm, duduk lah.."Jawab Bu Asti
Herry pun langsung duduk berseberangan dengan Bu Asti, sedangkan Clarisa masuk ke dalam dapur .Bu Asti memperhatikan Herry dengan penuh selidik. Wajah lebam ,baju terlihat sangat kusut, rambut acak acakan dan saat Herry bicara tercium bau alkohol.
"Kenapa penampilan kamu sangat berantakan? "Tanya Bu Asti
Herry pun menggaruk jidat nya yang tak gatal, "Maaf bu, kalau dengan melihat penampilan saya membuat ibu tidak nyaman. Saya,,, sedang patah hati Bu.."Ucap Herry pelan
Bu Asti pun tertawa terbahak bahak ,sedangkan Clarisa yang baru datang dari dapur hanya bisa mengernyit heran.
Clarisa pun menyimpan segelas teh hangat di depan Herry,"Minum lah.."Ucap Clarisa, dia pun memberikan segelas air putih pada ibu nya. "Obat nya di minum dulu, jangan ketawa mulu."Ucap Clarisa.
"Habis nya temen kamu itu lucu, masa lelaki kelakuan nya ngga laki."Cibir Bu Asti
"Nama nya juga orang patah hati Bu, wajar kalau kacau begitu. Lagian ngga perempuan ngga lelaki kali Bu, nama nya patah hati pasti akan sedih."Jawab Clarisa
Bu Asti pun meminum obat nya, setelah itu dia pun memandang Herry dengan intens."Kamu masih muda dan tampan, obat sakit karna wanita itu ya wanita lagi. Carilah perempuan lain untuk mengobati luka mu, jangan bersedih terlalu lama."Ucap Bu Asti
"Ibu benar,, mulai besok aku akan mencari seorang kekasih. Kalau perlu malam ini juga,, "Ucap Herry seraya memandang Clarisa
"Hey,, jangan aku juga. Aku tidak mau ya, jadi pelampiasan kamu."Ucap Clarisa mencebik
"Ayolah, kita bisa mulai dari awal. Kita saling mengenal saja dulu, kalau misalkan tidak cocok tidak usah di lanjut kan."Ucap Herry
Clarisa langsung mencebik, sedangkan Bu Asti nampak mengerjap tak percaya. Ternyata saran nya langsung di terima oleh Herry, tapi sial nya anak nya lah yang jadi korban nya.
-
-
-
Terimakasih karena sudah mampir..
Mohon saran dan masukan nya..
Buat yang mau ngasih vote, like, kembang atau kopi juga aku tunggu.
__ADS_1
💓💓💓💓💓💓💓
TBC