
Hari minggu telah tiba, hari yang begitu di tunggu tunggu oleh Rey. Tentu saja dia sangat menunggu hari ini, karna hari ini dia dan teman teman satu angkatan nya akan pergi berlibur ke puncak untuk merayakan kelulusan dan sebagai tanda perpisahan.
Semua barang untuk keperluan selama di sana sudah Rey siap kan, begitu juga dengan bekal yang Rini siapkan sudah Rey rapih kan dan Rey masuk kan ke dalam mobil agar tidak ketinggalan.
"Ayah, buruan anterin Rey ke sekolah. Nanti keburu terlambat yah, Ade juga anterin kakak ya? "seru Rey
"Siap Kak, Ranti akan mengantar kakak. Kakak hati hati di sana nya, jangan memisahkan diri dari yang lain nya."seru Ranti
"Iya adik kesayangan kakak yang cantik dan bawel."seru Rey sambil mencium pipi kanan dan kiri nya Ranti
Ranti langsung cemberut dan melayangkan protes nya"Aku udah gede kak, jangan suka cium cium lagi !!"seru Ranti
"Maaf De, abisan kakak gemas. "seru Rey sambil mengacak pelan rambut Ranti
"Sudah sudah jangan berantem, nanti kalau berpisah kangen loh.."seru Rini menengahi
"Iya Bunda, Ayah mana Bun? kok lama banget sih?"ucap Rey
"Ini Ayah kak, Ayah tadi ngambil jaket dulu."seru Adi
"Tumben Ayah mau pake jaket? "seru Rey
"Bukan untuk Ayah, tapi untuk kamu."seru Adi sambil memakai kan jaket ke tubuh Rey
"Terimakasih Ayah."seru Rey yang langsung memeluk tubuh Adi
"Sama sama sayang, di puncak hawa nya sangat dingin. Jangan lupa untuk terus memakai baju yang hangat, kamu kan gampang pilek sayang."Nasihat Adi
__ADS_1
"Pasti Yah, Rey akan jaga diri dengan baik selama di sana. Lagian ayah tak perlu khawatir, kami di sana hanya dua hari ,kata pak guru kita hanya di kasih waktu dua hari di sana."ucap Rey
"Dua hari juga buat ayah dan Bunda itu sangat lama jika harus berjauhan dengan anak kesayangan. "jelas Rini
"Bun,, "panggil Rey yang langsung memeluk erat tubuh Rini
"Sudah ayo berangkat, nanti kamu ketinggalan."Seru Adi
Mereka pun langsung masuk ke dalam mobil, Adi duduk di depan bersama Rini ,sedangkan Rey dan Ranti duduk di belakang.
Selama perjalanan ke sekolah, Rey selalu memeluk adik nya. Rasa nya dia begitu enggan berpisah dengan adik cantik nya, kalau saja boleh dia ingin sekali membawa Ranti bersama nya.
Sesampai nya di sekolah sudah ada tiga bus besar yang akan membawa mereka menuju puncak, semua sudah mulai masuk dan memilih bangku untuk mereka duduki.
Rey pun segera keluar dari mobil dan masuk ke dalam bus, Adi pun dengan sigap membawakan perlengkapan Rey ke dalam bus.
Rini dan Adi merasa sangat berat saat melepas Rey, padahal dia tahu kalau anak nya akan pergi jalan jalan. Tapi entah kenapa mereka merasa sangat berat meninggal kan anak mereka tanpa pengawasan nya, karna memang selama ini Rey tak pernah dia biarkan pergi tanpa nya.
Ranti, Adi dan Rini melambaikan tangan nya saat bus mulai melaju. Mobil pun melaju ke arah puncak dengan kecepatan sedang, para siswa dan siswi begitu menikmati moment perjalanan mereka. Saat memasuki kawasan puncak hawa pun mulai terasa dingin, Rey langsung mengancing kan jaket yang tadi smdi pakai kan oleh Adi.
Untung Ayah menyiapkan jaket ini, kalau tidak aku pasti kedinginan sepanjang perjalanan. "batin Rey
Rey sangat bersyukur karna Ayah dan Bunda nya begitu menyayangi nya, selama perjalanan dia tak lupa memberikan pesan singkat ke pada adik nya. Rey juga beberapa kali berfose dan memotret diri nya, setelah nya dia pun mengirimkan foto nya kepada adik nya.
Setelah melakukan dua jam perjalanan ,sampailah mereka di sebuah villa besar yang sudah di sewa pihak sekolah.
mereka pun berbondong bondong mencari kamar yang mereka ingin kan,karna murid nya begitu banyak jadi nya satu kamar harus di pakai oleh lima siswa.
__ADS_1
Sampai di kamar, mereka langsung merapikan semua barang yang mereka bawa. Semua siswa di beri kesempatan untuk beristirahat sampai waktu dzuhur, karna setelah nya mereka akan mulai melakukan kegiatan yang berhubungan dengan alam.
Siang hari nya mereka melakukan pendakian gunung, tentunya dengan arahan dari para guru dan pembimbing.
Acara pendakian gunung berakhir saat sore hari, mereka kembali ke villa dengan keringat bercucuran. Mereka begitu menikmati kegiatan tersebut, malam nya mereka melanjutkan acara dengan mengadakan api unggun.
Mereka bernyanyi dengan riang sambil bercanda dan sesekali menyelipkan obrolan hangat. Jam sepuluh malam para guru menyudahi acara tersebut, mereka harus beristirahat agar besok bisa memulai acara yang lebih seru lagi.
Jam sembilan pagi para siswa dan siswi sudah bersiap, mereka akan merasakan hangat nya berendam di pemandian air panas.
Setelah kemarin mereka merasakan badan nya lelah karna pendakian, hari ini mereka merasakan nikmat nya berendam di dalam air panas.
Para siswa dan siswi menikmati sensasi air panas sambil menikmati keindahan kota yang masih asri.Hampir semua siswa dan siswi bersua foto di sana, bahkan para guru pun bak anak muda.
Mereka berfose dengan gaya yang tak mau kalah dengan murid nya, Bahkan para siswa dan guru pun berfoto bersama di sana.
Pukul empat sore nya mereka pulang ke villa untuk mandi dan beristirahat, karna setelah selsai shalat maghrib dan makan malam mereka akan kembali ke Jakarta.
Rey dan empat orang teman sekamar nya pun saling bergantian membersihkan diri, selesai membersihkan diri salah satu teman nya mengajak mereka untuk menonton sebuah film di laptop nya.
Tanpa Rey duga ternyata teman nya memutar sebuah film dewasa, tubuh Rey langsung menegang dan terasa panas. Bahkan saat dia melihat seorang wanita yang sedang menghentakan tubuh nya bak seorang joki kuda ternama Rey terlihat menahan nafas, Rey memutuskan untuk meninggal kan teman nya.
Tapi mereka merayu Rey untuk menonton sampai selsai,rugi kata nya kalau ngga di tonton sampai habis. Karna penasaran dengan adegan selanjut nya Rey pun menurut, dia kembali menonton film panas itu.
Saat dia melihat seorang pria yang sedang asik membolak balikan tubuh si wanita ,rasa nya ada sesuatu yang menegang .Rey pun dengan cepat berlari ke kamar mandi, dia kembali mengguyur tubuh nya dengan air dingin .
Ya Allah, maaf kan aku ya Allah. Aku ngga berniat untuk melihat hal yang tak seharus nya aku lihat, aku mohon ampun ya Allah. "Batin Rey
__ADS_1