Trauma Masa Lalu

Trauma Masa Lalu
Kepintaran Rey


__ADS_3

...*Lebih baik diam saja, jangan pernah memberikan pembelaan. Karna jika dia sudah membenci mu, kebenaran serasa tidak ada terselimuti rasa kebencian nya ke pada mu. *...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Pagi pagi sekali pak Dani sudah berada di rumah Rini, hal itu di karnakan dia akan meminta berkas untuk mengadopsi Rey.


"Rin, apa semua berkas nya sudah kamu siap kan?"seru pak Dani


"Sudah dong pak, ini dia berkas nya."seru Rin sambil menyerahkan map berwarna coklat


Pak Dani pun menerima berkas dari Rini"Baiklah nak, kalau begitu bapak berangkat dulu, berdo'a lah agar semua nya di permudah ."seru pak Dani


"Tentu saja pak, Rini akan selalu berdo'a sama Allah semoga semua nya bisa berjalan dengan lancar."seru Rini


"Aamiin"seru pak Dani


Setelah semua nya siap, Pak Dani pun berangkat dengan membawa berkas yang di perlukan. Seperti Janji nya, Pak Dani langsung memberikan berkas tersebut ke pada teman yang mau membantu nya.


Teman Pak Dani pun menjelaskan jika proses mengadopsi anak membutuhkan waktu sekitar tiga bulan, karna banyak nya serangkaian hal yang harus di ajukan ke pengadilan dan pemeriksaan terhadap calon orang tua.


Tapi teman nya pak Dani pun mengatakan untuk tetap tenang, karna dia akan membantu untuk mempermudah semua nya.


Pak Dani sangat berterima kasih kepada teman nya tersebut, kalau tidak ada dia tentu saja pak Dani tidak tahu apa yang akan dia lakukan.


Selsai berurusan dengan teman nya, Pak Dani pun melajukan mobil nya ke kantor seperti biasa nya.Dia tidak mau terlambat hanya karna urusan ini, karna pak Dani adalah orang kepercayaan di perusahaan tersebut.


Selain itu, Pak Dani juga adalah orang yang disiplin dan selalu taat aturan. Hal itu lah yang membuat atasan nya sangat percaya dengan diri nya, dan memberikan kepercayaan penuh untuk mengurusi perusahaan nya.


Sedangkan di rumah kini Rini sedang menyuapi Rey ,Rey sudah sangat tampan dengan baju baru yang kemarin Adi belikan.


Rini memberikan buku beserta pensil agar Rey bisa belajar menulis sambil menghabis kan sarapan nya, baru saja Rini Akan mengajari Rey cara nulis yang benar, tapi Rini malah di buat tercengang oleh nya.


Ternyata Rey bisa menulis dengan sangat bagus, bahkan untuk anak ukuran lima tahun tulisan nya itu sangat lah bagus.


Rini pun mengelus rambut Rey dan mencium pipi nya"Anak Bunda sudah pandai menulis ya? "ucap Rini

__ADS_1


"Sudah Bun, bagus kan tulisan Rey? "seru Rey


"Rey belajar menulis di mana sayang? "seru Rini


"Ngga tahu Bunda, Rey ngga inget. Tapi Rey bisa menulis dan menggambar, Bunda mau lihat? "seru Rey


"Mau dong sayang,coba kemu menggambar sayang. Bunda pengen lihat apa yang bisa kamu gambar."seru Rini


Rey pun mulai menggerak kan pensil nya dengan lincah Rey menggambar sebuah Rumah yang sangat bagus, walaupun tanpa warna tapi gambar rumah itu terlihat seperti sangat nyata.


Rini sampai melongo di buat nya, anak sekecil ini sudah bisa menggambar dengan sangat bagus.Tulisan nya pun selain bagus juga sangat rapih, Sebenar nya makhluk jenis apa yang Rini temukan?


Adi yang baru saja selsai mencuci piring bekas mereka makan kini menghampiri Rini dan Rey yang sedang berada di ruang tengah, tapi Adi sangat heran saat melihat Rini yang hanya melongo sambil melihat ke arah Rey.


Adi pun segera mengecup pipi Rini dan segera duduk di samping nya"Kamu kenapa De?Kenapa melongo seperti orang aneh begitu? "seru Adi


"Abang coba deh lihat tulisan yang Rey buat, Abang juga harus lihat apa yang dia gambar .Abang pasti di buat kagum akan hasil tulisan dan juga hasil gambar nya. "seru Rini


Adi pun menghampiri Rey dan melihat hasil tulisan dan hasil gambar nya "Wow!! "satu kata keluar dari mulut Adi


"De, seperti nya kita menemukan anak yang sangat jenius."seru Adi


"Seperti nya begitu Bang, semoga Rey bisa membawa kebahagiaan di dalam rumah tangga kita ya Bang."Seru Rini


"Aamiin sayang.."seru Adi sambil mencium bibir Rini dengan lembut


Rey pun melihat ke arah Adi dan Rini, Rey langsung bertanya ke pada mereka "Ayah sama Bunda sedang apa? "seru Rey


Rini langsung mendorong Adi yang sedang menyes** bibir nya"Ah ,tidak sedang apa apa sayang .Ayo kita belajar lagi,Bunda pengen lihat kamu bisa gambar apa lagi. "seru Rini


"Rey juga bisa gambar jembatan Bun, bisa buat gedung juga. Pokok nya ,Rey suka menggambar sebuah bangunan Bun."seru Rey


Rini makin tercengang mendengar nya "Apa anak Bunda mau jadi Arsitek? "seru Rini


"Arsitek itu apa Bun? "tanya Rey

__ADS_1


"Arsitek itu kerjanya membuat rancangan bangunan sayang, dan bayaran Arsitek mahal loh."seru Rini


"Rey mau Bun jadi Arsitek biar banyak uang nya, nanti kalau sudah banyak uang Rey mau ajak Ayah sama Bunda jalan jalan."seru Rey


"Rini mengelus kepala Rey"Sudah jangan bicara terus, sekarang mau nambah lagi tidak makan nya? "seru Rini


"Mau dong bun, biar aku cepat besar. Kalau sudah besar aku mau bahagiain Bunda.."seru Rey


Rini dan Adi langsung memeluk Rey "Cepatlah besar sayang, Bunda dan Ayah akan menantikan hal itu."seru Rini


"Kamu juga harus bisa menyayangi adik adik kamu sayang, dan menjaga mereka dengan penuh kasih sayang."seru Adi menimpali


"Memang nya Rey mau punya adik Bun? "seru Rey


Rini malah tertunduk,dia takut tidak bisa mempunyai anak. Tapi Adi dengan cepat mengelus lembut punggung Rini, dan memberikan kata yang bisa menguat kan hati nya.


"Tentu saja kamu akan punya adik sayang, nanti kalau sudah waktu nya pasti Allah akan memberikan kamu adik adik yang sangat lucu. "seru Adi


Rey langsung memeluk Adi dengan erat "Rey mau punya adik yah, Rey mau punya teman."seru Rey


Adi dan Rini pun tersenyum mendengar ucapan Rey, dan tentu nya Rini sangat berharap agar dia bisa segera di berikan keturunan oleh Allah. Karna dia sudah sangat ingin mempunyai anak dengan Adi, semoga keinginan Rini segera di kabulkan oleh yang maha kuasa.


-


-


-


-


Jangan lupa like,vote ,rate, koment, kritik, saran dan tekan 💓untuk memfavoritkan..


Dukungan mu adalah semangat bagi ku..


TBC

__ADS_1


__ADS_2