Trauma Masa Lalu

Trauma Masa Lalu
Di Tembak Dua Lelaki Sekaligus


__ADS_3

Sore pun telah menjelang, kini sudah saat nya untuk para pencari rupiah pulang dan mengistirahat kan tubuh lelah mereka.


Begitu pun dengan Ana, dia pun segera bergegas untuk pulang. Dia sudah tak sabar ingin memakan ikan pecak pemberian bos nya, pasti rasa nya akan sangat enak seperti yang pernah iya icip waktu itu.


Ana pun kini sudah sampai di depan kostan milik nya, saat akan membuka pintu mata Ana tertuju pada setangkai bunga mawar yang tersimpan di atas meja depan kostan nya.


Ana pun mengambil setangkai bunga mawar yang terbungkus dengan rapih, Di dalam bungkusan bunga tersebut terdapat kertas kecil yang terlipat dengan rapih, Ana mengambil kertas tersebut dan membuka liputan nya.


๐Ÿ’“ Dear Ana ๐Ÿ’“


Bunga mawar ini memang terlihat sangat indah


Dia mempunyai wangi yang semerbak


Dia mempunyai warna yang memikat


Dia mempunyai arti yang syarat akan makna


Tapi sayang nya ada kamu yang lebih cantik


Ada kamu yang lebih menarik


Ada kamu yang lebih memikat


Ada kamu yang mampu membuat ku jatuh


Dan rasa nya begitu sulit untuk bangkit kembali


Aku jatuh terperosok ke jurang hati mu


Aku jatuh ke dasar perasaan cinta


Aku jatuh dan ingin menetap


From Herry


Ana mengernyit heran, "Kenapa Herry menulis kata kata seperti ini?Ini maksud nya apa ya??"Tanya Ana lirih


Ana seakan tak mau ambil pusing, Ana pun segera masuk kedalam kostan nya. Dia langsung menyimpan bunga mawar pemberian Herry di atas meja rias dan segera mencuci tangan nya.


Setelah itu Ana pun membuka kotak makan pemberian dari Aditya, senyum nya langsung mengembang saat melihat isi nya sama persis seperti yang Aditya makan tadi siang.


Ana langsung memakan ikan pecak tersebut dengan lahap, "Mmmm,,, Ini enak banget. Pak Aditya baik banget udah ngasih ini buat aku,besok aku bikinin sarapan ah sebagai balasan karna dia sudah ngasih ini buat aku."Ucap Ana di sela makan nya

__ADS_1


Setelah selsai makan, Ana pun segera merapikan bekas makan nya .Setelah itu, Ana pun segera mandi. Selsai dengan acara mandi nya, Ana pun melaksanakan shalat maghrib dengan khusyuk.


"Akhirnya semua nya sudah selsai, makan sudah mandi sudah, shalat pun sudah. Waktu nya rebahan.."Ucap Ana bersemangat


Baru saja Ana merebahkan tubuh nya, ponsel nya berdering. Satu panggilan masuk ke ponsel nya,Ana pun segera bangun dan mengambil ponsel nya.


"Pak Aditya ? Ngapain nelpon? "Tanya nya


Ana pun segera menggeser tombol hijau di layar ponsel nya, "Assalamualaikum pak,, ada apa ya nelpon malem malem? "Tanya Ana


"Cuma mau nanya, ikan nya sudah di makan? "Tanya Aditya


"Sudah pak, enak banget ikan nya. makasih ya.."Jawab Ana


"Saya senang denger nya, itu saya ngasih nya dengan penuh cinta loh.."Ucap Aditya


"Bapak bisa aja, tapi saya ngga lihat tanda cinta nya tuh di dalam kotak makan nya. Hanya ada ikan pecak lengkap dengan irisan timun dan daun kemangi."Jawab Ana


"Issh,, kamu nyebelin An. Aku serius ini, aku suka sama kamu."Ucap Aditya


"Suka apa? "Tanya Ana


"Aku suka sama kamu, aku cinta sama kamu, aku mau kamu jadi pacar aku.."Ucap Aditya


"Itu ngga mungkin pak, secara kita baru dua bulan kenal nya. Di pastiin dulu pak perasaan nya, takut nya itu bukan rasa cinta."Ucap Ana


"Tentu saja saya ngga percaya, lagian ya pak di mana mana orang ngatain cinta itu dengan cara yang romantis. Bapak malem malem nelpon saya tiba tiba ngatain cinta, itu nama nya ngeprank pak.."Jawab Ana


Aditya terdengar menghela nafas kasar di sebrang sana, "Saya serius An dengan perasaan saya, ya sudah nanti saya bakalan nembak kamu dengan cara yang romantis biar kamu percaya."Ucap Aditya


"Ngga usah pak, lagian saya ngga suka sama bapak. Mending sekarang bapak wudhu terus shalat Isya, jangan ngeprank malam malam bahaya.."Ucap Ana


"Terserah apa kata kamu, tapi aku akan perjuangin kamu An,, Assalamualaikum.. "Ucap Aditya


"Waalaikum salam.."Jawab Ana


Ana pun menyimpan ponsel nya di atas nakas, Ana langsung merebahkan kembali tubuh lelah nya."Pak Aditya kenapa ya? Apa bener dia udah jatuh cinta sama aku? Tapi masa sih cepet banget,, ngeprank kaya nya dia.."Ucap Ana


Saat Ana sedang asik dengan pikiran nya, tiba tiba ada yang mengetuk pintu dari luar. Ana pun segera bangun dan membuka pintu nya, saat pintu terbuka Ana sangat kaget karna ada Herry di sana.


"Herry, ngapain kamu malam malam ke sini? "Tanya Ana


"Kangen kamu.. "Jawab Herry

__ADS_1


Astagfirullah,, kenapa jadi begini? Tadi pak Adit yang aneh, sekarang Herry. Jangan bilang kalau dia juga bakalan nembak aku??


"Maksud nya? "Tanya Ana


Herry tiba tiba mengulurkan sebuket bunga dari belakang tubuh nya, "An, aku itu suka sama kamu.Dari pertama ngelihat kamu aku udah suka, diem diem aku suka perhatiin kamu. Aku suka cari tahu tentang kamu, intinya aku jatuh cinta sama kamu."Ucap Herry dengan wajah tegang nya


"Herry,, bisa kita duduk di teras. Kayak nya kok ngga enak banget ya ngobrol di depan pintu.."Ucap Ana


"Iya An, boleh. Jawab Herry


Ana dan Herry pun kini duduk di bangku yang ada di teras depan kostan Ana, Herry terlihat sangat gugup. sedangkan Ana terlihat sangat bingung, dia bingung harus bicara apa kepada Herry.


"Ana, kenapa kamu diam saja? "Tanya Herry


"Tidak apa apa Herry, aku hanya bingung harus jawab apa.."Jawab Ana


"Kamu bilang saja apa yang ada di dalam hati kamu, aku akan berusaha untuk berlapang dada."Ucap Herry


Ana semakin kasihan dengan apa yang di ucap kan Herry, "Herry, kita baru saling mengenal. Bagimana kalau kita berteman saja dulu,, kalau misalkan kita merasa cocok baru kita lanjutin ke langkah yang lebih serius."Usul Ana


Herry pun tersenyum, Aku setuju An, setidak nya aku tidak di tolak mentah mentah sama kamu. Tapi boleh kan jika aku berusaha untuk menunjukan perhatian aku sama kamu? "Tanya Herry


"Tentu Herry, aku sangat suka di perhatiin. Tapi aku juga tidak suka jika harus di paksa.."Ucap Ana


"Aku tidak akan memaksa Ana, semua nya terserah pada mu."Ucap Herry


"Terimakasih Herry karna kamu sudah sangat perhatian, sekarang pulanglah. "Ucap Ana


"Baiklah aku pulang dulu, tapi bunga nya tolong di terima ya.. "Pinta Herry


"Tentu Herry.."Ucap Ana


Ana pun menerima bunga dari Herry, sedangkan kini Herry meninggal kan Ana untuk kembali ke rumah nya. Ada rasa kecewa karna Ana tidak menyukai nya, tapi ada sebuah semangat untuk mengejar cinta Ana.


Mungkin Herry terlalu terburu buru dalam menyatakan perasaan nya, tapi Herry sudah bertekad untuk memenangkan hati Ana.


-


-


-


Terimakasih karena sudah mampir..

__ADS_1


Jangan lupa like, koment, vote, rate, kritik, saran dan juga tekan ๐Ÿ’“untuk memfavoritkan..


TBC


__ADS_2