
Sore pun telah menjelang, Ana terlihat begitu lelah. Dengan langkah gontai dia masuk ke dalam kostan dan merebahkan tubuh lelah nya, saat sedang asik melurus kan punggung nya yang terasa sangat pegal Ana pun teringat jika hari ini adalah hari gajian.
Dengan cepat Ana mengambil tas selempang kecil yang selalu ia bawa saat bekerja, dia mengambil ponsel milik nya dan segera mengecek isi saldo di rekening nya melalui mobile banking .
Ana langsung bersorak saat melihat isi saldo nya yang telah bertambah, Ana langsung berguling di atas kasur saking senang nya.
''Gajih pertama ku ini, aku harus segera telpon Bunda."Ucap Ana lirih
Ana pun segera melakukan panggilan telpon pada Bunda nya, tapi tak di angkat mungkin Bunda nya masih sibuk pikir nya.
Ana pun memutuskan untuk mandi saja, karna sebentar lagi waktu maghrib akan tiba. Dan benar saja, baru juga kelar mandi tapi adzan sudah berkumandang.
Ana pun segera memakai baju nya dan langsung melaksanakan kewajiban nya, setelah selsai dia langsung pergi ke tempat Herdiyan.
Hari ini dia berencana untuk mentraktir Daddy nya makan malam dengan gaji pertama nya, karna memang Herdiyan menjadi sosok yang penting dalam hidup Ana.
Dari awal pertemuan mereka, Herdiyan muncul sebagai orang yang mampu mengalahkan rasa takut Ana dan mampu membuat Ana nyaman saat di dekat nya.
"Assalamualaikum Dad,, "Sapa Ana
Herdiyan yang masih sibuk dengan pembeli pun langsung menoleh ke arah Ana, ''Waalaikum salam putri cantik Daddy. "Jawab nya
Ana pun segera menghampiri Herdiyan dan mencium punggung tangan nya, "Dad, hari ini aku gajian.Aku mau traktir Daddy makan, mau ya? "Tanya Ana
"Tentu sayang,, 'Jawab Herdiyan
Herdiyan pun segera memanggil karyawan nya,"Emi tolong layani dulu para pembeli yang datang, aku dan putri ku akan pergi sebentar."Pinta nya
"Siap pak,,"Jawab nya
"Kita makan di mana sayang? "Tanya Herdiyan seraya merangkul pundak Ana
Bukan nya menjawab, Ana malah balik bertanya."Daddy mau nya makan di mana? "Tanya Ana
"Di mana pun Daddy mau, yang penting sama kamu."Jawab nya
"Daddy pintar menggombal, tapi kenapa Daddy sama Bunda bisa bercerai? "Tanya Ana
"Nanti Daddy ceritakan, sekarang kita makan dulu."Ucap Herdiyan
Ana pun mengangguk patuh, Ana dan Herdiyan pun langsung pergi dari toko Bunga milik Herdiyan. Ana mengajak Herdiyan ke rumah makan sederhana yang tak jauh dari toko bunga milik nya, di sana makanan nya terkenal enak dengan harga yang tak menguras kantong.
Sampai di sana mereka pun langsung memesan makanan yang mereka rasa enak, tak butuh waktu lama makanan pun datang. Mereka pun langsung menikmati nya, sambil makan Ana pun menanyakan kembali tentang pernikahan nya dengan Bunda nya.
__ADS_1
"Dad.."Panggil Ana
"Hmm,, "Jawab Herdiyan
"Ceritain bagaimana Daddy dulu bisa menikah dengan Bunda,, "Pinta Ana, Herdiyan pun menghentikan makan nya.
"Dulu almarhum Ayah Daddy menjodohkan Daddy dengan Bunda kamu, Daddy tidak menolak karna memang usia Daddy saat itu sudah tiga puluh tahun."Jawab nya
"Kalau di novel novel yang pernah aku baca, biasa nya suka langgeng biar pun di jodoh kan."Cela Ana
"Daddy hidup di dunia nyata sayang, bukan di novel."Sanggah nya
"Terus?? "Tanya Ana
"Awal nya Daddy suka kesal sama Bunda kamu, karna dia orang nya kekanak kanakan dan cerewet. Mungkin karna usia kami yang terpaut jauh, karna saat Daddy menikahi Bunda mu usia nya baru mau delapan belas tahun."Jelas nya
"Lalu? "Tanya Ana lagi
"Lama lama Daddy jatuh cinta sama Bunda kamu, tapi Daddy kesal karna Bunda kamu tak kunjung hamil. Saat itu Daddy menyalah kan Bunda kamu, dan Daddy mulai sering jarang pulang."Jelas nya
"Terus ? "Tanya Ana
"Saat itu Daddy tergoda dengan wanita lain, wanita itu mendekati Daddy dan menjanjikan akan memberikan Daddy banyak anak. Daddy pun tergiur akan hal itu, tapi ternyata setelah Daddy berpisah dengan Bunda kamu dan menikahi nya ,dia malah membohongi Daddy. "Jelas nya
"Maksud nya? "Tanya Ana
"Kasihan sekali nasib Daddy,, "Ucap Ana seraya menggeleng kan kepalanya
"Kamu mau menertawakan kebodohan Daddy ya?"Tanya Herdiyan
"No Dad, itu adalah pelajaran hidup yang berharga buat Daddy. Daddy harus banyak bersyukur karna Allah sudah menunjukan siapa wanita itu sebenar nya, coba kalau ngga? Pasti seumur hidup Daddy sudah di bohongan terus sama perempuan itu."Jelas Ana
"Ya, kamu benar. Daddy terkadang kurang bersyukur sama Allah, Daddy terlalu banyak mengeluh."Jawab nya
"Sudah lah Dad, kita lanjut makan terus kita pulang."Ucap Ana
"Baiklah,, "Ucap Herdiyan
Ana dan Herdiyan pun melanjutkan makan nya kembali, setelah selsai mereka pun langsung berjalan untuk pulang.
Saat mereka melangkah kan kaki menuju pintu keluar, Herdiyan malah terdiam dan menatap siapa yang datang ke rumah makan itu.
Pandangan Ana tertuju pada orang baru saja masuk ,Ada dua orang perempuan cantik yang baru saja masuk ke rumah makan tersebut.
__ADS_1
Perempuan yang satu nya terlihat lebih tua dari Bunda nya sambil menuntun anak lelaki sekitar umur empat tahunan, sedangkan perempuan yang satu nya terlihat lebih tua dua tahun dari nya dan menggendong seorang balita perempuan.
"Daddy kenal mereka? "Tanya Ana
Bukan nya menjawab, Herdiyan terus saja memperhatikan mereka. Saat kedua wanita itu terlihat sudah mendekat ke arah Herdiyan, Herdiyan pun langsung menyapa nya.
"Salsa,,"Panggil nya
Wanita itu pun langsung menoleh ke arah Herdiyan, dia terlihat kaget saat melihat siapa yang menyapa nya.
"Mas,, kamu ngapain di sini? "Tanya Salsa
"Aku sudah delapan belas tahun tinggal di sini, kamu ngapain di sini? "Tanya Herdiyan
"Aku sedang menemui putri ku Davina dan ke dua cucu ku,, "Jawab Salsa
"Waah, ternyata dia sudah besar ya? Bagaimana dengan Davin? "Tanya Herdiyan
"Dia baik ,kami masih tinggal di Jakarta. Hanya anak ku yang tinggal di sini, ikut suami nya soal nya."Jawab Salsa
"Oh, aku pamit pulang duluan. Kalau kamu sempat bisa main ke tempat ku, tempat nya tak jauh dari sini.Toko bunga sebrang perusahaan Xavier, mampir lah dengan anak dan cucu mu."Ajak nya
"Iya,, "Jawab Salsa singkat
Ana dan Herdiyan pun langsung melanjutkan kembali langkah nya, mereka segera pulang karna waktu sudah semakin larut.
Saat mereka sedang berjalan Ana terlihat sangat penasaran, Ana pun langsung bertanya tentang siapa perempuan itu?
"Mmm,, Dad.. Mereka siapa?"Tanya Ana
"Salsa, mantan istri Daddy."Jawab nya
"Panjang umur yah, padahal tadi baru di omongan tapi langsung di pertemukan.."Jawab Ana seraya menahan tawa
Entah kenapa dia merasa hidup itu terkadang sangat lucu, terkadang sangat kejam dan terkadang sangat menyenangkan.
+
+
+
Terimakasih karena sudah mampir..
__ADS_1
Jangan lupa like, koment, vote, rate, kritik, saran dan juga tekan 💓untuk memfavoritkan..
TBC