
Jangan lupa like, koment, vote, rate, kritik dan saran yang membangun ya gengs..
Dukungan mu adalah semangat bagi ku..
Selamat Membaca..
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Selepas makan malam Rini merasa sangat malas,dia hanya duduk di depan teve sambil memeluk bu Leli.Bu Leli yang sudah faham jika anak nya sedang dalam mode manja pun hanya membiarkan nya, sedangkan pak Dani kini sedang berada di ruang kerja nya.
"Kamu belum mau tidur sayang? "seru bu Leli
"Baru jam tujuh bu, Rini belum ngantuk."seru Rini manja
"Kamu itu loh Rin, masih manja aja."seru bu Leli
"Biarin, elusin bu.."manja Rini
"Apa nya sayang? "seru bu Leli
"Kepalanya"seru Rini sambil mengerat kan pelukan nya
Bu Leli hanya bisa tersenyum melihat tingkah manja putri nya tersebut, dia memang ingin menebus kesalahan nya dengan memberikan kebahagiaan kepada anak nya tersebut.
Saat Rini tengah asik menikmati moment berduaan dengan ibu nya,tiba tiba ada yang mengetuk pintu.
"Siapa ya bu? "seru Rini
"Mana ibu tahu, kan ibu belum lihat orang nya."seru bu Leli
"Iiissh,, ibu ngga asik."seru Rini sambil bangun
"Mau kemana? "tanya bu Leli
"Mau buka pintu bu, kasihan tamu nya nungguin."seru Rini
"Ngga malu cuma pake baju tanpa lengan sama celana pendek sebatas paha begitu? "seru bu Leli
Rini pun memperhatikan penampilan nya, memang pada kenyataan nya dia selalu seperti itu di kala mau tidur.
__ADS_1
"Sudah, biar ibu yang buka pintu. Kamu duduk manis saja,, "seru bu Leli
Bu Leli pun berjalan menuju arah pintu, dengan segera dia membukakan pintu nya. Setelah pintu terbuka, nampak lah Adi dari balik pintu.
"Eh, tetangga jauh. Ada apa nak, malam malam ke sini? "tanya bu Leli
"Saya ke sini mau bertemu Bapak, lbu dan juga Rini.Apa boleh Bu? "seru Adi
"Boleh dong, ayo masuk. Di ruang keluarga saja, di sana juga ada Rini."seru bu Leli
"Iya bu.."seru Adi
Adi pun berjalan menuju ruang keluarga mengikuti langkah bu Leli ,di sana terlihat ada Rini yang sedang asik menonton teve.
Saat melihat kedatangan Adi, Rini merasa sangat kaget. Pasal nya dia merasa tak pantas dengan baju yang dia kenakan, dia pun menjadi salah tingkah.
"Duduk dulu nak Adi, ibu panggil kan bapak dulu."seru Bu Leli
"lya bu, terimakasih."seru Adi
Bu Leli pun berlalu menuju ruang kerja pak Dani, walaupun pak Dani bukan seorang yang memiliki perusahaan, tapi dia merupakan kepercayaan sebuah perusahaan besar. Maka dari itu dia selalu sibuk dalam bekerja, bahkan acap kali membawa pekerjaan nya ke rumah.
"Kangen kamu, Abang pengen ketemu sama kamu."seru Adi
"lliih,, Abang jangan bercanda. Abang ngga biasa nya tahu malam malam namu, biasa nya juga aku yang nemuin Abang."seru Rini
"Kamu udah mau tidur ya De? "Tanya Adi
"Belum, emang nya kenapa? "tanya Rini
"Kamu kelihatan seksi banget De,pake baju kaya gitu."seru Adi
Rini langsung menyilang kan tangan nya di depan dada nya"Abang ngga boleh mikir yang aneh aneh, inget bang kita belum halal..!!"seru Rini
Adi hanya tersenyum mendengar kan ucapan Rini, dia memang tidak ada niatan untuk berfikir macam macam. Yang dia ingin kan saat ini hanyalah segera menghalal kan Rini, dia sudah tak sabar menjadi kan Rini sebagai istri nya.
Saat Rini sedang asik berdebat dengan Adi, datang lah Bu Leli dan pak Dani bersamaan.Mereka pun langsung duduk dan bergabung dengan Adi dan Rini, pak Dani menatap Adi sebentar. Dia melihat ketegangan di wajah Adi, entah apa yang akan di ucap kan oleh Adi sampai wajah nya tegang seperti itu.
"Ada apa nak? Kata ibu, kamu mau bicara serius sama saya. "seru pak Adi
__ADS_1
"Begini pak maksud kedatangan saya kasini ,saya ingin melamar Rini. Kalau bapak sama ibu ngizinin, saya ingin segera menjadi kan Rini sebagai istri saya."seru Adi to the point
Seutas senyuman langsung mengembang di wajah tua pak Dani, begitu pun dengan bu Leli dia sangat bahagia karna anak nya yang kini bersetatus janda sudah ada yang mau meminang.Dan yang paling membahagia kan, orang yang meminang Rini adalah orang yang sangat di cintai Rini.
"Kalau Bapak sama Ibu sih setuju saja, tapi semua nya kembali lagi kepada Rini. Dia lah yang berhak memutuskan nya, karna yang akan menjalani kan rumah tangga adalah Rini."seru pak Dani
Adi langsung bangun dari kursi yang dia duduki, Adi mendekati Rini. Adi pun langsung berjongkok di depan Rini, mengambil tangan nya Rini untuk dia genggam.
"De, sejak lima tahun yang lalu Abang sudah menyukai kamu. Dari rasa suka berubah menjadi cinta, semakin hari rasa cinta ini tumbuh semakin besar.Hari ini Abang datang ke sini untuk melamar Ade, Apakah Ade bersedia menjadi istri Abang? "seru Adi
Rini hanya bengong tanpa mengucap kan sepatah kata pun, dia tak menyangka jika Adi bisa bersikap seromantis ini. Bu Leli yang melihat Rini, langsung menyenggol lengan Rini.
Rini pun langsung tersadar dari lamunan nya,dia pun menatap Adi lekat lekat. Dengan penuh keyakinan Rini pun menganggukan kepalanya, Adi yang kelewat senang langsung memeluk Rini dengan erat.
Pak Dani begitu kaget dengan kelakuan Adi, dengan cepat dia pun langsung berkata.
"Hey anak muda, main sosor aja, halalin dulu baru di sosor!! "canda pak Dani
Adi pun langsung melepaskan pelukan nya "Maaf pak, refleks. Abisan saya senang banget pak, Rini mau menikah sama saya."seru Adi
"Terus kamu ke sini melamar Rini dengan apa?"tanya pak Dani
Adi pun merogoh saku jaket nya, dari situ dia mengeluarkan kan kotak kecil berwarna merah muda.Adi membuka kotak itu, nampak lah cincin yang begitu indah.
"De, Abang hanya orang biasa yang tak sanggup memberikan kemewahan buat Ade. Tapi Abang janji, akan selalu berusaha untuk membahagiakan Ade.Terimalah cincin sederhana ini, walaupun cuma lima gram tapi ini halal kok, asli hasil keringet aku sendiri."seru Adi panjang lebar
Tanpa berkata Rini langsung mengangkat tangan kiri nya, Adi pun langsung memasangkan cincin tersebut di jari manis Rini. Bapak Dani dan Bu Leli tersenyum senang melihat kebahagiaan putrinya, semoga Rini mendapat kan kebahagiaan dengan pernikahan nya nanti dengan Adi.
-
-
-
Terimakasih sudah mampir..
Jangan lupa tekan 💓untuk memfavoritkan..
TBC
__ADS_1