Trauma Masa Lalu

Trauma Masa Lalu
Penguntit


__ADS_3

Selepas kepergian Ana, aku langsung bergegas ke ruang meeting. Di sana sudah banyak petinggi perusahaan yang sudah menunggu ku, hampir dua jam kami berada di ruang meeting.


Setelah semua nya terasa terselesaikan, aku pun ke luar dari ruang meeting dan langsung kembali ke ruangan ku. Aku kembali mengerjakan tugas yang sudah menumpuk di atas meja ku.


Hari ini aku begitu sibuk, bahkan waktu makan siang pun aku hanya sempat shalat dzuhur saja. Tak ada kesempatan sama sekali untuk aku makan siang, bahkan hanya untuk meregangkan otot lelah ku saja seakan tak bisa.


Pukul dua siang aku kembali melakukan meeting penting sampai jam empat sore, benar benar hari yang melelahkan. Baru saja aku akan menyandarkan tubuh lelah ku, Rio sudah masuk kembali ke dalam ruangan ku.


Dia memberi ku setumpuk kertas yang harus di kerjakan, karna besok pagi harus sudah selsai. Maklum lah perusahaan baru, jadi masih banyak yang harus di kerjakan walaupun besok weekend agar mampu menarik minat perusahaan lain untuk mau bekerja sama.


Akhirnya pukul tujuh malam semua pekerjaan ku, sudah selsai. Aku pun langsung merebahkan tubuh lelah ku di atas sofa, lumayan pikir ku rebahan sembari menunggu waktu shalat Isya.


Setelah setengah jam merebahkan tubuh ku, aku pun segera bangun untuk melakukan shalat Isya. Selsai dengan kewajiban ku, aku pun segera melangkah kan kaki ku untuk pulang.


Tapi saat baru masuk ke mobil, perut ku terasa sangat perih. Aku pun baru sadar kalau aku belum makan dari siang, aku pun langsung berjalan ke luar perkantoran.


Seingat ku di dekat kantor ada rumah makan sederhana, aku pun langsung ke sana. Suasana cukup ramai, aku pun segera memesan. Saat sedang menunggu pesanan ku datang tak jauh dari tempat duduk ku ,aku melihat Ana dan Herry.


Hati ku terasa sangat panas, aku pun segera mendekati mereka. Aku tidak ingin ketinggalan berita, aku ingin tahu apa saja yang mereka bicarakan.


"An, aku serius loh suka sama kamu. Kamu mau kan jadi pacar aku?"Tanya Herry


"Herry, aku sudah sering bilang kalau aku belum siap."Jawab Ana


Aku pun tersenyum mendengar ucapan Anak, tapi aku sangat kesal saat Herry berusaha untuk merayu Ana kembali.


"An, aku janji akan jadi peria yang perhatian, jadi pria yang selalu melindungi kamu dan jadi pria penurut seperti apa kata kamu An. Aku sayang kamu, aku ngga mau kehilangan wanita baik seperti kamu."Ucap Herry


"Kamu tahu Herry, kamu pantas mendapat kan seorang wanita yang cantik dan tentu nya masih bersegel. Kamu itu lelaki yang sangat baik, aku ngga mau kalau kamu harus mempunyai istri seperti aku."Jawab Ana lirih

__ADS_1


Herry terlihat bengong dengan apa yang di katakan oleh Ana, mungkin karna dia tidak paham dengan apa yang di ucap kan oleh Ana. Tapi saat aku yang mendengar ucapan Ana, hati ku begitu sakit karna aku lah penyebab segel Ana terlepas sebelum waktu nya.


"An, maksud kamu apa? "Tanya Herry


"Waktu kecil ada lelaki yang merebut paksa kesucian ku, aku sudah tak bersegel Herry. Aku memang masih gadis, tapi aku sudah tak perawan lagi.Jadi aku mohon, carilah wanita lain."Jelas Ana


Mata Herry nampak berkaca kaca, dia sangat sedih mendengarkan penuturan dari Ana."No Ana, aku mencintai mu dengan tulus. Bukan hanya karna hal itu, aku benar benar jatuh cinta sama kamu. Aku akan menerima kamu apa ada nya Ana, bagi ku kamu adalah wanita yang sempurna."Ucap Herry


"Cih!!, Rasa nya aku mau muntah mendengarkan ucapan Herry. Dasar bebel, lihat saja nanti. Aku pasti bisa menyingkirkan si gombal garing itu, berani sekali dia merayu "Wanita" ku.


"Herry kamu ngga ngerti, aku masih mau sendiri. Aku masih belum bisa berpacaran, aku masih takut."Jawab Ana


"Baiklah Ana, aku tidak akan mengajak mu untuk berpacaran lagi kalau kamu belum siap. Tapi, tolong izin kan aku agar tetap dekat dengan mu walaupun bukan sebagai pacar."Pinta Herry


Aku sangat geram mendengar nya, kalau saja bukan sedang di tempat umum pasti aku sudah menonjok wajah nya.


Ana pun tersenyum hangat pada Herry, "Terimakasih banyak atas pengertian nya Herry. "Ucap Ana


Tapi aku sudah merasa tak lapar, yang ingin aku lakukan saat ini adalah mengikuti kedua orang itu. Aku pun menyerahkan uang kepada pelayan itu tanpa memakan pesanan ku, pelayan itu hanya tersenyum ramah pada ku.


Aku segera berlari untuk menyusul mereka, aku melihat Ana dan Herry pergi ke arah kostan Ana. Aku pun diam diam mengikuti mereka, aku sudah benar benar seperti penguntit.


"An, aku pulang dulu. Kamu hati hati di rumah."Pamit Herry


"Tentu Harry, kamu tidak usah khawatir."Jawab Ana


Dengan langkah berat Herry pun pergi meninggal kan Ana, dia pun menaiki mobil nya dan berlalu. Aku yang melihat Ana sendirian pun ingin menghampiri nya, baru saja aku akan melangkah kan kaki ku.


Tapi Om Herdiyan datang menghampiri Ana, aku pun bersembunyi kembali di balik pohon dekat pinggir jalan.

__ADS_1


"An, Daddy besok tidak bisa mengantar kan kamu ke rumah Ayah Adi. Sekarang Daddy harus berangkat ke Jakarta, soal nya ada hal penting yang harus Daddy selesaikan."Ucap Om Herdiyan


"Daddy mau berangkat sekarang juga? Terus besok Ana pulang nya gimana? "Tanya Ana


"Daddy sudah bilang sama Ayah Adi, kata nya dia akan menjemput kamu. Tapi aga siangan, kamu hati hati di rumah. Daddy pergi dulu."Pamit Om Herdiyan seraya mencium kening putri angkat nya itu


Setelah Om Herdiyan pergi, aku pun segera menghampiri Ana sebelum dia masuk ke dalam kostan nya.


"Ana.."Panggil ku


Ana yang sudah membuka pintu untuk masuk pun membelikan badan nya dan menatap ku dengan heran,"Bapak ngapain ke sini? "Tanya Ana


"Aku lapar, aku mau numpang makan."Jawab ku asal


"Ya sudah, bapak tunggu di sini. Biar saya buatin makanan, kalau ngga saya bikinin mie saja ya.."Tawar nya


"Mie juga ngga apa An,aku mau. Tapi aku ngga mau nunggu di luar, aku mau nunggu di dalam. "Ucap ku seraya masuk ke dalam kamar kostan Ana


Ana pun langsung mencegah ku, "Jangan pak, di luar saja."Ucap nya


Aku tak memperdulikan ucapan Ana, Aku langsung duduk di bangku depan meja rias tanpa bergeming. Ana mendengus kesal, tapi dia membiarkan ku dan langsung mengambil satu bungkus mie dan beberapa makanan pendamping nya.


-


-


-


Terimakasih karena sudah mampir,,

__ADS_1


Jangan lupa like, koment, vote, rate, kritik, saran dan juga tekan 💓untuk memfavoritkan..


TBC


__ADS_2