Trauma Masa Lalu

Trauma Masa Lalu
Mulai Terbiasa


__ADS_3

POV Ana


Hari ini aku bekerja seperti biasa nya, pagi pagi aku sudah harus masuk ke pantry untuk membuat kan kopi buat Pak Adit. Terkadang aku merasa heran dengan sikap nya pada ku, dia begitu baik dan perhatian.


Padahal saat pertama bertemu, dia memiliki aura yang dingin dengan tatapan mata yang menakutkan. Bahkan aku pun tak berani menatap mata nya itu, tapi setelah pak Ronald hendak meleceh kan ku sikap nya berubah menjadi sangat baik.


Karna sering nya dia meminta ku untuk mengantarkan kopi dan makan siang nya, bahkan sekarang rasa takut ku terhadap pria sudah mulai berkurang.


Kini aku sudah mulai terbiasa jika harus berkumpul dengan teman teman pria di kantor, bahkan aku sudah mulai berani berbicara dengan mereka. Ya, walaupun hanya sekedar bertegur sapa.


Aku juga sudah mulai belajar taekwondo, awal nya aku bingung harus belajar di mana. Tapi setelah aku bertanya pada Daddy, ternyata dia adalah pemegang sabuk hitam.


Aku pun tanpa ragu belajar pada nya, dua kali dalam seminggu Daddy akan mengajari ku cara beladiri taekwondo yang benar.


Setelah kopi yang aku buat siap, aku pun membawa nya ke ruangan pak Adit. Seperti biasa nya, saat aku masuk dia selalu tersenyum hangat pada ku.


Terkadang aku memuji ketampanan dan kebaikan nya, hingga terlintas di pikiran ku untuk mulai berkenalan dengan seorang pria, tapi aku takut akan bertemu dengan orang yang salah.


"Pagi pak,, "Sapa ku seraya menyimpan kopi pesanan nya di atas meja


"Pagi An, tadi Bibi bekelin aku kue onde onde kacang hijau.Kamu mau ngga? "Tanya nya


"Waah, itu kue kesukaan aku pak. Saat kecil aku sering di buatkan kue itu sama Bunda, dan aku selalu berebut dengan -- "Ucapan ku terputus karna hal itu mengingat kan aku saat bersama dengan kak Rey.


Aku tidak tahu bagaimana perasaan ku pada kak Rey saat ini, entah benci entah tidak, yang pasti walaupun dia sudah menghancurkan masa depan ku. Tapi terkadang aku sangat merindukan nya, kasih sayang dan juga perhatian nya juga selalu aku rindu kan.


"An, Ana.."Panggil pak Adit sambil mengusap tangan ku


"Eh? Maaf pak, saya malah melamun."Ucap ku


"Aku minta maaf kalau tawaran ku membuat mu tak nyaman, aku akan membuang kue nya kalau begitu."Ucap nya


"Tidak usah pak, bapak makan saja kue nya. Saya pergi dulu, tidak enak kalau lama lama."Ucap ku

__ADS_1


"Ya, silahkan. "Ucap nya


Aku pun segera pergi dari ruangan pak Adit, aku sempat memperhatikan raut wajah nya yang berubah murung. Mungkin dia tersinggung saat aku tanpa sengaja sudah menolak makanan yang dia tawarkan.


Terkadang aku merasa heran sama pak Adit, kenapa dia selalu membawa makanan yang aku suka? Padahal aku tak pernah bercerita tentang makanan kesukaan ku. Bahkan dia sering membicarakan hal hal sepele yang selalu mengingat kan ku pada masa kecil ku, entah lah aku pun tak tahu.


Aku pun kembali bekerja seperti biasa nya, aku dan ke tiga teman ku bekerja dengan serius. Karna bagi kami waktu bekerja adalah waktu kami untuk serius,dan kami akan bertingkah konyol saat waktu istirahat tiba.


Saat makan siang tiba aku dan teman teman ku berkumpul dalam satu meja. Meja dan bangku di kantin lumayan besar, jadi bisa menampung sepuluh orang per meja nya.


Saat asik makan dengan ke empat teman ku, tiba tiba Ada empat karyawan cowok yang menghampiri kami. Seperti nya mereka memang sengaja ingin berkenalan dengan kami, dan jika di perhatikan mereka seperti para jomblo yang sedang mencari pasangan.


"Hai cewek cantik, boleh gabung kan? "Tanya nya pada ku


Aku pun mendongakan kepala ku, ku lihat dia menatap ku dengan penuh harap. "Silahkan,,"Jawab ku singkat


Lelaki itu pun duduk di sebelah ku, sedangkan ke tiga lelaki lain nya juga sibuk mencari muka pada ke tiga teman ku.


"Hai Ana ,aku Herry dari Divisi keuangan."Sapa Nya seraya mengulurkan tangan kanan nya


Ku lihat dia kembali menarik tangan nya, ada raut kecewa di wajah nya. Bukan nya gimana, aku memang sudah mulai terbiasa berkumpul dengan lelaki teman sekantor ku, tapi jika untuk melakukan kontak fisik rasa nya aku masih takut.


"Maaf Herry, aku belum terbiasa melakukan kontak fisik dengan lawan jenis."Ucap ku


"Tidak apa apa Ana, aku bisa memahami nya. Lagian kita kan baru saja berkenalan, tapi kedatangan ku tidak mengganggu kan?"Tanya nya pada ku


"Tentu saja tidak,, "Jawab ku


Kami pun kini tengah makan bersama, aku dan Herry makan tanpa ada obrolan apa pun. Berbeda dengan Alisya, Vanya dan Clarisa karna mereka terlihat bisa langsung akrab dengan ketiga teman Herry .


"An, apa kah hari sabtu nanti kamu akan pulang?"Tanya Vanya pada ku


Aku pun menganggukan kepala ku,"Tentu saja, sabtu minggu adalah waktu untuk berkumpul bersama keluarga ku."Jawab ku

__ADS_1


"Sesekali kita jalan gitu An, hanya untuk sekedar nonton atau mungkin jalan ke mall."Usul Clarisa


"Ya An,lagian hari ini kita gajian. Gaji pertama An, kita jalan jalan."Ucap Alisya


"Kalian ini ribut sekali, lagian ini baru hari senin.Udah ah, aku mau ke mushola, takut waktu dzuhur nya keburu abis."Ucap ku seraya meninggal kan mereka


Aku pun segera pergi ke mushola, aku ingin melaksanakan kewajiban ku terhadap sang khalik. Selsai shalat, aku pun segera kembali ke tempat kerja ku.


Di sana ke tiga teman ku sedang memoles wajah mereka karna waktu istirahat sebentar lagi akan selsai, aku yang merasa tak enak hati pun karna tadi sudah meninggal kan mereka langsung meminta maaf pada mereka.


"Em, aku minta maaf pada kalian."Ucap ku


"Tak apa An, kami paham."Ucap mereka


"Begini saja, sabtu aku ngga pulang. Kita bisa menghabiskan waktu untuk jalan bersama, aku akan pulang hari minggu pagi."Usul ku


Ketiga teman ku pun langsung tersenyum senang, mereka pun langsung memeluk ku. Aku sangat bahagia, karna mereka kini sudah tidak terlihat kesal lagi padaku.


"Gitu dong An, aku senang denger nya."Ucap Vanya


"Sabtu siang sehabis shalat dzuhur kita langsung ke mall, kita makan siang di sana. Trus kita nonton film romantis, habis itu kita shoping. "Usul Clarisa


"Betul betul,, aku setuju banget tuh."Seru Alisya


Aku pun langsung tersenyum, ternyata membuat orang bahagia itu sangat lah sederhana pikir ku.


-


-


-


Jangan lupa like, koment, vote, rate, kritik, saran dan juga jangan lupa tekan 💓untuk memfavoritkan..

__ADS_1


Terimakasih karena sudah mampir..


TBC


__ADS_2