Trauma Masa Lalu

Trauma Masa Lalu
Perlu Perjuangan


__ADS_3

Dengan telaten aku menyuapi kak Rey,satu piring penuh pun sudah berpidah ke dalam perut nya. Aku pun merasa lega, karna akhirnya dia mau menghabiskan makanan nya.


Setelah menyuapi kak Rey , aku pun memutuskan untuk segera pulang."Kak, aku pulang dulu ya..Kakak jangan sakit lagi, kakak harus cepat sembuh."Ucap ku


"An, kita ngobrol sebentar ya.. "Pinta nya ,aku pun menganggukan kepala ku.


Kak Rey mengajak ku ke ruang keluarga, dia mengajak ku untuk bicara sebentar. Aku pun menurut, karna terus terang saja aku juga sangat merindukan nya.


Kini kami duduk berdampingan, Kak Rey menatap ku dengan tatapan sendunya."Kamu ngga bisa lebih lama lagi ya An? "Tanya kak Rey


"Aku ke sini di bantuin sama Daddy, Ayah sama Bunda tak tahu. Aku takut nanti keburu ketahuan kalau terlalu lama, aku pulang ya Kak."Ucap ku


Kak Rey terlihat menghembuskan napas dalam,"Iya An, pulang lah. Semoga kita bisa bertemu lagi, aku sudah tak sabar ingin segera menjadikan mu sebagai milik ku."Ucap Kan Rey


"Kalau kakak mau aku menjadi milik kakak, kakak harus sembuh. Kakak harus perjuangan aku, kakak harus bisa meluluh kan hati Ayah dan Bunda."Ucap ku


"Jadi itu arti nya, kamu sudah memaafkan aku? "Tanya kak Rey pada ku


"Entah lah Kak, aku tahu kakak sudah sangat jahat pada ku. Kakak sudah mengambil sesuatu yang berharga dalam hidup ku, tapi aku ngga bisa benci sama kakak."ucap ku seraya mencebikan bibir ku, sedangkan kak Rey malah terkekeh.


"Jangan seperti itu, aku jadi ingin mencium bibir kamu."Ucap nya seraya mengusap bibir ku


"Kakak jangan nakal lagi.."Pinta ku


"Tapi aku ingin, aku rindu sama kamu. Boleh ya aku cium kamu, sebentar saja.."Ucap Nya


Ucapan nya terdengar menyebal kan di telinga ku, tapi saat melihat wajah nya aku merasa tak tega. Aku pun menghela napas kasar, lalu aku memandang wajah pria yang saat ini terlihat sangat menyedih kan.


Saat aku menatap wajah kak Rey, dia malah tersenyum dan langsung mencium bibir ku. Dia mencium bibir ku dengan sangat lembut, aku sampai terbuai di buat nya.


Tangan nya juga begitu nakal, tangan itu mulai menyusup ke dalam baju ku dan mengelus lembut punggung ku.Aku pun tersentak dengan kelakuan nya, aku segera mendorong dada nya.


Kak Rey terlihat kecewa, tapi aku takut kami akan melakukan hal yang lebih dari itu."Aku mau pulang kak,inget kakak harus cepat sembuh."Ucap ku


"Pulang lah sayang, aku sudah sembuh sejak kamu datang. Aku pasti akan berjuang untuk mendapatkan restu dari Ayah sama Bunda,kamu hati hati pulang nya."Ucap kak Rey

__ADS_1


Aku pun segera keluar dari rumah besar itu beriringan dengan kak Rey, saat aku keluar Daddy dan tuan Alexander langsung tersenyum pada ku.


"Nona, pulang nya biar saya antar saja. Sekalian ada yang saya mau bicarakan,bisa?"Ucap Tuan Alexander


Aku pun menatap Daddy,aku ingin minta persetujuan dari nya."Dad,, "Ucap ku


Daddy pun seolah paham,"Pulang lah dengan tuan Alexander, hati hati di jalan. "Ucap Daddy, dia pun memeluk ku dan mengelus lembut puncak kepala ku.


Setelah itu Daddy pun berpamitan untuk pergi ke toko nya, setelah kepergian Daddy, tuan Alexander pun meminta supir untuk menyiapkan mobil untuk mengantarkan ku.


Dengan sigap seorang supir sudah bersiap di depan kami, tuan Alexander pun mengajak ku untuk masuk ke mobil. Kami berdua duduk di kursi penumpang, sebelum kami berangkat kak Rey pun menghampiri ku.


Dia memeluk ku dengan erat, dan tanpa di duga dia mencium kembali bibir ku. Aku sampai kaget di buat nya, pasal nya di samping ku ada tuan Alexander yang melihat tingkah konyol kak Rey.


Aku pun memukul dada kak Rey bebrapa kali agar dia berhenti mencium ku, dan dia pun menghentikan aksi nya.


"Maaf,, "Ucap nya seraya mengusap bibir ku yang basah karna ulah nya,sedangkan tuan Alexander malah terkekeh sambil menggeleng kan kepala nya.


"Sono ah,, kakak bikin aku malu..!!"Ucap ku kesal


Aku pun melipat ke dua tangan ku di depan dada, setelah itu aku pun membelakangi kak Rey. Kak Rey hanya tersenyum sambil mengacak pelan rambut ku, sedangkan tuan Alexander malah menertawakan ku.


"Tuan muda, segeralah mandi dan pergi ke salon agar anda terlihat tampan dan mempesona.."Ucap nya seraya terkekeh


"Kau benar paman, aku harus melakukan perawatan agar Ana mau dekat lagi dengan ku."Ucap nya


"Sudah sana,, "Ucap ku


"Hati hati di jalan.."Ucap nya seraya menutup pintu mobil nya


Mobil pun mulai melaju, kak Rey pun melambaikan tangan nya. Aku jadi sedih saat melihat keadaan nya yang terlihat kacau, tapi setidak nya aku sudah tak penasaran karna kak Rey sudah terlihat lebih baik.


"Nona,, "Panggil tuan Alexander


"Iya tuan,, jawab ku

__ADS_1


"Panggil paman saja.."Pinta nya


"Ada apa paman? "Tanya ku


"Terimakasih karena sudah mau datang, berkat nona tuan muda bisa kembali pulih."Ucap nya


"Saya tidak melakukan apa apa paman, saya hanya menemui nya saja."Ucap ku


"Ya, kehadiran Nona sangat dia tunggu. Nona benar benar obat yang paling mujarab untuk nya, Nona benar benar mempunyai pengaruh besar untuk nya,bahkan Dokter ahli saja tak mampu menyembuhkan nya."Ucap tuan Alexander


Aku pun bingung harus berkata apa, tapi memang benar ucapan nya. Saat pertama kali aku datang, dia seperti mayat hidup. Tapi setelah kami bicara, dia terlihat lebih baik.


"Kalau bisa, nona harus lebih sering meluangkan waktu untuk tuan muda."Ucap tuan Alexander


"Aku tidak bisa paman, saat ini saja aku benar benar takut ketahuan. "Ucap ku


Tuan Alexander pun terlihat kecewa,"Baiklah nona, seperti nya aku dan tuan muda yang harus lebih banyak berusaha agar bisa sering sering bertemu dengan nona."Ucao nya


Aku pun tersenyum,"Bukan kah memang seharus nya pria yang harus berusaha untuk mendapatkan apa yang dia ingin kan?"Tanya ku


"Kamu benar nona, aku harap kalian memang berjodoh. Aku tidak tahu apa yang akan terjadi jika nona dan tuan muda tak bisa bersatu.."Ucap nya


Aku pun terdiam dengan segala pikiran ku, begitu pun dengan tuan Alexander. Aku tidak tahu harus berbuat apa saat ini, yang aku ingin kan semoga saja kak Rey mau memperjuangkan aku.


Perjalanan kali ini terasa begitu cepat, hingga tak terasa pukul dua belas aku sudah sampai di rumah ku. Setelah mengantar ku, tuan Alexander langsung kembali ke kota. Aku pun tak mungkin mengajak nya untuk mampir, karna itu terlalu bahaya jika nanti Ayah dan Bunda tiba tiba pulang.


-


-


-


Terimakasih karena sudah mampir..


Jangan lupa like, koment, vote, rate, kritik, saran dan juga tekan 💓untuk memfavoritkan..

__ADS_1


TBC


__ADS_2