Trauma Masa Lalu

Trauma Masa Lalu
Makan Bersama


__ADS_3

...Hidup itu adalah hal yang simpel, terkadang manusia nya saja yang mempersulit hidup dengan jalan pikiran nya sendiri. ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Selepas subuh Bu Leli dan adik nya Lily sudah terlihat sangat sibuk di dapur, mereka sudah mulai merajang sayuran, membersihkan ikan, memotong ayam dan banyak hal lain nya yang mereka lakukan.


Hari ini mereka akan sangat sibuk, karna mereka akan memasak untuk acara syukuran kehamilan Rini,walupun hanya acara kecil kecilan tapi mereka sangat antusias.


Mereka begitu bersemangat untuk memasak, apa lagi Bu Leli berencana akan membuat seratus box nasi kotak. Dua puluh box untuk orang yang berada di toko kue, dan sisanya akan dia bagikan kepada para tetangga nya.


Sedangkan Rini dan Adi kini sedang bersiap untuk pergi ke toko kue, mereka juga akan membawa Rey bersama mereka. Walaupun Bu Leli tak bersama Rey, tapi Adi dan Rini sangat yakin jika Rey adalah anak yang pengertian dan bisa bermain sendiri.


Agar Rey tetap anteng bermain sendiri di toko, Rini sengaja membawa alat gambar Rey supaya dia mempunyai kesibukan sendiri di toko.


Seperti biasa nya,pukul setengah tujuh mereka akan segera berangkat ke toko. Mereka memang selalu datang lebih pagi dari para karyawan nya, karna harus membuat beberapa kue kalau kalau ada pengunjung yang datang saat toko baru buka.


Sesampai nya di toko, Adi dan Rini langsung sibuk bergelut di dapur. Sedangkan si tampan Rey sedang asik menggambar, dia begitu serius dalam membuat gambar nya agar terlihat lebih hidup.


Anak itu memang sangat lihai dalam urusan mengabar, bahkan Adi sudah berniat akan menyekolahkan kan Rey hingga menjadi seorang Arsitek. Adi pun selalu berdo'a kepada Allah , semoga dia mampu membiayai keluarga nya dan juga Rey.


Sesekali Rini menghampiri Rey dan menanyakan apa yang di ingin kan anak itu, tapi Rey seakan mengerti kesibukan kedua orang tua nya.


Rey dengan pintar nya menggambar apa saja yang dia suka, anak itu memang sangat pintar. Bahkan Rini sampai sering bertanya dalam hati nya, kenapa tidak ada yang mencari Rey?


Padahal jika di perhatikan dari segi apa pun Rey terlihat seperti anak orang kaya, bahkan selain bahasa inggris Rey pun bisa berbahasa jepang, paris, Italia dan bahasa arab.


Rini bahkan begitu kagum dengan kepintaran anak itu, Rini kadang suka berpikir jika Rey sengaja di buang.Tapi yang terpenting untuk nya, kini dia bahagia dengan kehadiran Rey dalam kehidupan nya.


Para karyawan mulai berdatangan, itu artinya waktu sudah pukul delapan pagi. Mereka pun segera mengambil posisi masing masing, mereka harus segera siap karna para pengunjung biasa nya akan segera datang.

__ADS_1


Kadang ada saja dari mereka yang merasa tak sabar dan ingin segera di layani, alasan nya ninggalin anak di rumah lah,lagi buru buru lah dan lain sebagai nya.


Kadang ada saja karyawan yang suka kesal terhadap pengunjung yang tidak sabaran seperti itu, tapi mereka selalu berusaha untuk bersabar dalam memenuhi keinginan pengunjung.


Karna bagaimana pun juga ada pepatah yang mengatakan bahwa pembeli adalah Raja, maka dari itu kita harus sebisa mungkin melayani pengunjung dengan baik. Tentunya ,selama mereka tidak bertingkah kurang ajar dan tidak semena mena.


Para pengunjung sudah mulai berdatangan, toko pun semakin ramai pembeli. Ada yang langsung melayani di tempat, ada juga yang mengantar kan pesanan yang sudah memesan lewat aplikasi online.


Rini sangat bersyukur, di kala diri nya memutuskan untuk berumah tangga dengan Adi rasa nya Allah begitu baik pada nya.


Allah selalu melimpahkan rezeki yang tak terkira untuk nya, bahkan semua kebahagiaan yang dulu tidak pernah dirasakan nya selama berumah tangga dengan Herdiyan.


Rini kini merasa sangat sempurna, di usia pernikahan nya yang baru enam bulan dia sudah mengandung buah cinta nya dengan Adi.


Adi memperhatikan wajah Rini yang terlihat sangat lelah, wanita itu memang tak pernah mengeluh sama sekali. Tapi Adi tahu, jika dia sangat kelelahan.


"De, istirahat lah dulu. "seru Adi sambil mengelap dahi istri nya yang berkeringat


"De,,!! "suara Adi sudah naik satu oktaf


Rini pun memonyong kan bibir nya tanda tak suka akan ucapan Adi, Adi pun langsung mengecup bibir Rini dengan lembut.


"Abang sayang sama Ade, Abang juga sayang sama calon buah hati kita. Jadi Abang mohon, Ade duduk manis ya di samping Rey. Temani dia belajar, biar Rey tak merasa bosan."seru Adi sambil mengelus lembut perut Rini


"lya Bang, Ade ngerti. "seru Rini


Adi pun tersenyum manis ke arah Rini, Rini pun mengecup pipi Adi dengan mesra.


"Rini tinggal dulu ya Bang, I Love you Abang.. "seru Rini sambil berlalu meninggal kan Adi dengan bibir yang terus di maju mundur kan

__ADS_1


Adi hanya geleng geleng kepala melihat tingkah konyol istri nya itu,Adi hanya tidak ingin istri nya kelelahan karna terlalu cape membantu nya.


Rini pun kini terlihat asik bermain dengan Rey, bocah tampan yang membawa kebahagiaan di dalam hidup nya.SesekalIj Adi memperhatikan istri dan anak angkat nya itu, mereka nampak seperti anak dan ibu kandung.


Tak lama Bu Leli dan tante nya Lily pun datang, sesuai dengan apa yang mereka ucapkan. Jika saat makan siang tiba, mereka akan makan siang bersama.


Setelah masuk ke dalam toko, Bu Leli langsung membagikan nasi kotak kepada para karyawan Rini yang berjumlah dua belas orang.


Para karyawan pun merasa sangat senang dan langsung berucap terimakasih, mereka merasa bahagia karna punya bos yang sangat baik.


Sisa nya untuk mereka makan sendiri, karna mereka pun akan ikut makan bersama para karyawan nya. Jika saat jam istirahat para pengunjung akan bertambah banyak, hari ini tidak seperti itu.


Tepat waktu istirahat Rini dan Adi menutup toko nya selama satu jam, mereka menggunakan waktu itu untuk makan bersama dan shalat dzuhur berjamaah di mushola dekat toko.


Semua karyawan pun ikut merasa bahagia dengan kehamilan Rini, karna mereka pun kini dapat kebagian kebaikan nya.


Selsai dengan acara nya, mereka pun kembali bekerja.Adi merasa sangat bahagia dengan kehamilan istri nya, dan Adi pun kini tak membiarkan Rini kembali membantu nya.


Rini hanya di biarkan bermain bersama Rey, karna Adi takut terjadi apa apa terhadap calon buah cinta nya.Sedang kan Bu Leli dan tante Lily Merek memilih untuk pulang, karna mereka merasa sangat lelah dari subuh belum sempat istirahat.


-


-


-


Terimakasih sudah mampir..


Jangan lupa like dan tekan 💓untuk memfavoritkan..

__ADS_1


TBC


__ADS_2