
Jangan lupa like, koment, vote, rate, kritik dan saran yang membangun ya gengs..
Dukungan mu adalah semangat bagi ku..
Selamat Membaca..
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sudah satu minggu Rini dan Adi tinggal di Bogor, mereka begitu menikmati masa masa indah mereka berdua. Setiap hari mereka hanya berjalan jalan mengelilingi kota Bogor, dan rencana nya hari ini Rini akan mengajak Adi bermain di kali.
Rini pun tak lupa meminjam alat pancing kepada Bu Wahyuni, siapa tahu mereka bisa mendapatkan ikan segar di sana.
Setelah bersiap Adi dan Rini pun langsung berjalan kaki menuju kali, hanya sepuluh menit saja mereka sudah sampai di sana.
Rini langsung duduk di atas batu besar, sedangkan Adi langsung memasang umpan untuk memancing. Ternyata tidak butuh waktu yang lama, Adi pun sudah mendapatkan ikan nila yang lumayan besar.
Bahkan hanya dalam waktu setengah jam ember yang Rini bawa sudah penuh dengan ikan hasil tangkapan Adi,terlihat kepuasan dari wajah Adi saat melihat seberapa banyak nya ikan yang dia tangkap.
Rini terlihat begitu senang saat melihat ember yang dia bawa sudah terisi penuh dengan ikan, Rini pun tak henti henti nya menggoda Adi.
Sesekali mereka nampak sedang bermain air, dan terkadang Rini meminta Adi untuk menggendong nya.Dengan senang hati Adi selalu saja menuruti keinginan pujaan hati nya, perempuan yang sangat dia cintai.
Hari sudah beranjak siang, mereka sudah mulai lelah.Mereka pun memutuskan untuk pulang dan beristirahat.
"Bang, Ade cape. Pulang yuk.. "ajak Rini
"Ayo sayang, Abang juga sudah mulai lapar. Nanti kalau sudah sampai, kita langsung masak ya sayang?"seru Adi
"Siap suami ku.."seru Rini
Adi pun langsung tertawa melihat tingkah istri nya, dengan segera Adi merapikan alat pancing nya. Dia pun memberikan nya pada Rini, sedangkan Adi membawa ikan hasil tangkapan nya.
Di saat perjalanan pulang Adi dan Rini terus saja saling melempar canda, hingga suara tangisan seorang anak kecil menghentikan langkah mereka.
Suara tangisan yang terdengar begitu memilukan, Adi dan Rini mencari asal suara tangisan tersebut. Dan alangkah kaget nya saat mereka melihat seorang anak laki laki sedang menangis di balik pohon,dia sedang memeluk ke dua lutut nya dengan kepalanya yang terus tertunduk sambil menangis.
Baju nya terlihat sangat kotor, dan terdapat beberapa luka di bagian tubuh nya. Rini dan Adi saling pandang, mereka bingung dengan apa yang harus mereka lakukan.
__ADS_1
"Bang, kasihan sekali anak itu. "seru Rini
"Terus kita harus gimana De ?"seru Adi
"Kita ajak pulang aja Bang, terus kalau dia sudah tenang kita laporkan ke polisi."Seru Rini
"Seperti nya itu ide yang bagus De,, "seru Adi
Dengan perlahan Adi dan Rini menghampiri anak lelaki tersebut, saat jarak mereka sudah dekat Rini sangat kaget dengan apa yang di lakukan anak tersebut.
Anak itu langsung memeluk Rini dengan erat"Bunda,,jangan tinggal kan Rey .Rey takut bunda, tadi om jahat pukul Rey. Tolong Rey bunda, Rey takut."seru anak tersebut
Rini pun membalas pelukan anak tersebut, dia mengelus elus punggung anak tersebut dengan lembut.
"Bang, bagaimana ini? "seru Rini
"Kita bawa pulang De, nanti kalau dia sudah tenang kita laporkan ke polisi."seru Adi
"Baiklah Bang, ayo kita pulang."seru Rini
Dengan penuh kasih sayang Rini menggendong Rey, setiba nya di rumah ternyata anak itu sudah tidur dengan pulas. Dengan sangat hati hati Rini menidurkan anak laki laki itu, Rini segara mengambil air hangat dan kotak p3k, dengan telaten Rini mengelap luka anak itu dan mengobati nya.
Saat semua sudah siap Adi mengajak Rini untuk makan, baru saja Rini akan beranjak tapi ternyata Rey pun sudah bangun .
"Bunda mau kemana? "tanya Rey
"Bunda mau makan sayang, bunda laper."seru Rini
"Rey juga laper bunda, Rey mau makan."seru Rey
Dengan senang hati Rini pun langsung menggendong Rey, dia membawa Rey ke meja makan. Dan saat melihat goreng ikan, mata Rey langsung berbinar.
"Bunda, Rey mau ikan bunda."seru Rey
Rini dan Adi pun tersenyum, dengan segera Rini pun menyuapi Rey. Rey terlihat begitu lapar,Rini pun sampai geleng geleng kepala di buat nya.Sebenar nya sudah berapa lama anak ini tidak makan? Itulah pertanyaan yang muncul di benak nya Rini.
Setelah mereka selesai makan, Adi membelikan Rey baju dan memakai kan baju baru untuk Rey. Rey nampak begitu senang, dia pun memeluk Adi dengan erat.
__ADS_1
"Terimakasih ayah."seru Rey
"Rey,, boleh ayah tanya sesuatu? "tanya Adi
"Boleh ayah"seru Rey
"Tolong ceritakan sama ayah dan bunda, kenapa kamu bisa berada di kebun dengan keadaan penuh luka."seru Adi
"Ngga tau yah, Rey cuma ingat kalau ayah dan bunda mengajak Rey liburan karna Rey hari ini ulang tahun yang ke 5. Tapi saat berhenti untuk isi bensin, ada om om jahat bawa Rey. Rey di pukul sama om jahat,tapi aku lari dan jatuh di jurang."seru Rey
"Sekarang Rey mau ikut ayah sama bunda ngga? "seru Adi
"Mau ayah,Rey mau ikut."seru Rey
Adi dan Rini pun segera bergegas,sebelumnya mereka bertanya pada bu wahyuni dimana letak kantor polisi, setelah tahu dimana alamat nya mereka pun langsung berangkat ke kantor polisi.
Sesampai nya di kantor polisi, mereka pun membuat laporan. Setelah memberikan keterangan, mereka hendak meninggal kan Rey di sana.
Tapi saat Rini dan Adi hendak pergi, Rey menangis sambil berteriak dengan histeris. Semua orang yang melihat nya merasa begitu perihatin, termasuk Adi dan Rini.
Mereka menjadi tak tega melihat Rey yang menangis begitu histeris, Rey juga terus berteriak memanggil Adi dan Rini dengan panggilan Ayah dan bunda.
Dengan berat hati Rini pun berbicara dengan polisi"pak saya akan membawa anak ini ke rumah, kalau bapak sudah mendapat kan laporan orang kehilangan tentang Rey bapak bisa menghubungi saya ke no ini dan alamat nya di sini."seru Rini sambil memberikan alamat dan no telpon nya
"Baiklah bu, nanti saya akan segera menghubungi ibu jika sudah mendapat kan laporan orang kehilangan."seru pak polisi
Adi pun segera menggendong Rey, sungguh mereka tak tega jika harus meninggal kan Rey di kantor polisi.
-
-
-
-
Terimakasih sudah mampir..
__ADS_1
Jangan lupa like dan tekan 💓untuk memfavoritkan..
TBC