
Kini Ana sudah duduk di balik meja resepsionis, badan nya masih terasa lemas.Clarisa ,Vanya dan Alisya pun merasa heran, selain Ana yang terlalu lama ada di atas dia juga terlihat lemas saat tiba.
Mereka bertiga saling pandang, ingin bertanya tapi takut menyinggung perasaan. Tapi jika tak bertanya mereka sangat penasaran, Karna penasaran mereka pun langsung bertanya .
"Ana, kenapa kamu lama sekali di atas? "Tanya Clarisa
"Iya, padahal tuan Ronald saja sudah turun dari tadi."Sahut Vanya
"Pak Aditya juga tadi bahkan sudah sempat keluar kantor, Iya kan guys? "Seru Alisya mencari jawaban,dan kedua orang teman nya pun mengangguk kan kepalanya.
"Tadi sehabis aku mengantarkan Pak Ronald, aku jatuh pingsan."Jawab Ana
"Pantas saja kamu terlihat pucat, maka nya kalau mau kerja sarapan dulu."seru Vanya
"Iya, tadi aku hanya makan roti doang saat sarapan . Mungkin karna itu aku pingsan .."Ucap Ana membenarkan
"Kamu kalau masih kurang enak badan duduk saja ldulu,ada kita.. "Ucap Clarisa
"Terimakasih.."Ucap Ana
Sesuai ucapan ke tiga teman nya, Ana hanya duduk saja. Sesekali dia mengangkat telpon, tapi jika ada yang minta di antar kan ketiga teman nya langsung melarang.
Ana sangat bersyukur karna mendapat kan teman kerja yang sangat baik, walaupun mereka baru bertemu tapi mereka bisa saling menghargai satu sama lain.
Terimakasih ya Allah, engkau telah mengirimkan orang orang baik di sekitar ku. "Batin Ana
Waktu sudah menunjuk kan pukul lima sore, para karyawan pun tersenyum senang. Karna akhir nya mereka bisa segera pulang ke rumah untuk segera meregangkan otot lelah mereka.
Begitu pun dengan Ana, dia ingin segera kembali ke kostan. Rasa nya dia ingin segera merebahkan tubuh lelah nya, dan tentu saja ingin menelpon kedua orang tua nya.
Sepulang dari kantor, Ana langsung saja menghempaskan tubuh nya. Ana memejamkan mata nya, dia mengingat kejadian tadi siang yang menimpa nya.
__ADS_1
"Kenapa laki laki itu kurang ajar sekali? Ah, aku lupa tidak bertanya pada pak Aditya. Bisa saja dia sudah ngapa ngapain aku, tapi tadi aku masih dalam keadaan rapih dan baju ku juga masih membalut tubuh ku.
"Ah, lebih baik aku mandi dulu. Sebentar lagi waktu Maghrib, habis itu aku bisa pergi untuk mencari makan."Ucap Ana lirih
Ana pun segera bangun dan berjalan menuju kamar mandi, kamar kostan yang Ana tempati memanglah tak besar hanya ukuran tiga kali empat. Tapi Ana merasa sangat nyaman berada di dalam nya, dan tentu nya merasa aman karna dekat dengan Daddy Herdiyan.
Selsai mandi Ana langsung pergi ke mushola, jarak nya tak jauh dari letak kost kostan milik Herdiyan. Maka nya dia memilih untuk menunaikan ibadah nya di sana, rasa nya kalau shalat berjamaah akan lebih menyenangkan menurut Ana.
Saat kan melaksanakan shalat maghrib, mata nya tertuju pada sosok pria tampan yang beberpa saat lalu sudah menolong nya.
"Pak Aditya, ternyata dia juga shalat di sini. Kenapa dia belum pulang, padahal semua karyawan kan sudah pulang."Ucap Ana pelan, dan hampir tak terdengar..
Saat Imam shalat sudah memulai bacaan nya, Ana pun segera memfokus kan diri untuk menjadi makmum yang baik. Tak sampai sepuluh menit shalat pun sudah selsai, setelah shalat Ana langsung ke kostan nya untuk menyimpan mukena.
"Lapar, makan apa ya yang enak ? Mau masak tapi belum belanja bahan nya, beli pecel ayam aja deh yang deket kantor."Ucap Ana lirih
Ana pun segera keluar dari kostan nya, Ana pun menyebrang jalan karna pedagang pecel ayam nya berada tepat di pinggir kantor tempat dia bekerja.
"Siap Neng, silah kan di tunggu di sana. "Ucap Abang nya seraya menunjuk tempat duduk yang sudah tersedia
Ana pun melangkah kan kaki nya, dia pun langsung duduk di bangku yang sudah di sediakan oleh abang nya. Saat Ana mau duduk ,Ana melihat pria yang tengah anteng memainkan ponsel pintar milik nya.
"Pak Adit, Bapak mau makan pecel juga? "Tanya Ana seraya duduk tak jauh dari Adit
"Eh, Ana. Iya saya sudah lapar, kalau nunggu pulang saya bisa kelaparan."Jawab nya
"Memang nya bapak kenapa belum pulang? "Tanya Ana
"Masih ada yang harus saya kerjakan, maklum saja ini kan perusahaan baru, masih banyak yang harus di cek dan di urus."Jawab Aditya tanpa mengalihkan pandangan nya dari ponsel nya
Ana hanya manggut manggut saja tanda mengerti, ternyata jadi bos itu sangat melelahkan pikir nya. Di saat semua orang sudah bisa pulang dan beristirahat, dorang bos masih harus bergelut dengan pekerjaan nya.
__ADS_1
Tak lama pesanan mereka pun datang, Ana langsung menyambar pesanan nya dan memakan nya dengan lahap. Aditya sempat melirik ke arah Ana, ternyata Ana tak seperti wanita lain pikir nya.
Di saat wanita lain menjaga image nya agar tetap baik di mata lelaki, tapi Ana malah bersikap apa ada nya.Aditya pun menyunggingkan bibir nya, gadis yang tadi siang makan bersama dengan nya kini harus makan berdua pula dengan nya.
Ana yang menyadari jika bos nya sedang mencuri pandang pun langsung bertanya, "Bapak kenapa lihatin saya terus? Ada yang aneh ya pak dengan muka saya?"Tanya Ana seraya mengusap wajah nya
"Tidak ada apa apa kok, saya hanya suka saja melihat cara kamu makan."Ucap Aditya
"Jangan lihatin saya terus pak, makanan nya entar ngga abis abis. "Ucap Ana dengan mulut yang penuh dengan makanan
Aditya pun tersenyum, dia pun memulai acara makan malam nya. Makan malam yang biasa nya hanya ia sendiri, kini dia merasa senang karna ada teman nya.
Aditya pun mulai berpikir, mungkin dia harus sering makan di luar agar banyak orang yang menemani nya. Walaupun dia tak mengenal orang itu, setidak nya dia tidak akan merasa sendiri.
Selsai makan Ana langsung pamit pulang, Aditya pun mengiyakan.Ana pulang dengan hati riang dan perut pun terasa kenyang, sesampai nya di kostan dia langsung merebahkan tubuh nya di kasur minimalis yang tersedia di kostan nya.
Ana sebenar nya sangat mengantuk, tapi dia harus menahan nya, karna sebentar lagi akan masuk waktu Isya.
Hari kedua di kantor Xavier, aku sudah merasa tertekan karna pak Ronald. Lain kali aku harus lebih berhati hati lagi jika bertemu dengan nya, atau pria manapun yang sama genit nya kaya dia.
-
-
-
Terimakasih karena sudah mampir..
Jangan lupa like, koment, vote, rate, kritik, saran dan juga tekan 💓untuk memfavoritkan..
TBC
__ADS_1