
"uhk uhk" orang itu terpapar di suatu pulau dan memuntahkan semua air yang ada di mulutnya sambil melihat ke langit malam haah aku ingin mendengar suara mereka sedikit lama lagi.. (menggambar ditanah) semoga mereka baik-baik saja"
Tapi di luar dugaan chen yang kesal dan rindu pada dua peri kecilnya, mereka malah menendang kaleng dengan kuat karena kesal sama ucapan chen. Terutama paiyu yang membicarakan keburukannya dibelakang "iih mengapa harimau itu mengaturku begini padahal mereka itu teman baik ku" Pai paiyu jangan marah ya, bagaimana aku tidak marah Paman kai harimau itu selalu mengaum dengan keras hanya padaku, paman tau paiyu (memeluk) tapi mungkin Chen tidak bermaksud begitu, hmm paiyu tidak tau apa yang dikatakan kaijin tapi dia menatap dengan tatapan sedih karena dia tau hal itu tapi..., saat paiyu sakit siapa yang menjaga paiyu "kakak" saat paiyu tidak mau bicara ataupun tersenyum siapa yang setia menemani paiyu, kakak kedua, apakah paiyu tau yang berharga bagi Chen, paiyu menggelengkan kepalanya, kakak pertama kalian, kakak tertua ? iya mau dengar ceritanya, si kembar menganggukkan kepalanya dan Kaijin tersenyum melihat mereka yang kompak menganggukkan kepala mereka. Kisah ini dimulai saat kakak tertua kalian yang hebat itu belajar dengan giat dan selalu juara satu juga peringat satu dalam kelasnya, Chen yang melihat itu kagum dengan kakaknya lalu memutuskan untuk belajar dengan giat namun anak nakal menyebutnya kutu buku yang menggangu tapi Chen mengabaikannya dan terus membaca, dan itu membuat anak nakal itu kesal dan memukulnya beberapa kali sehingga membuat kakak kalian yang kuat itu mengantikan-nya terkena pukulan, "Arg" Paman kai a apa kakak tertua baik-baik saja, iya kakak kalian baik-baik tapi... Chen menangis dan minta "maaf sudah menyusahkan kakak" kakak tertua kalian hanya tersenyum mengelus kepala Chen kecil dan imut seperti kalian. "Kakak (wajah murung)" apa kalian tau kakak kedua kalian kini jadi kuat dan tangguh setelah berlatih bela diri disebuah judo, eh judo ung judo, tempat dimana kita belajar bela diri oh itu cepelti empat aman kai, iya benar lalu setelah jun berlatih di judo, ia kemudian berkelahi dengan anak nakal itu yang memulai nya terlebih dulu seperti sebelumnya pada akhirnya Chen menang dan mereka menagis seperti bayi lalu melaporkannya pada guru. Kakak kedua kalian dimarahi guru dan ibu kalian di rumah. Dua hari kemudian anak nakal itu mengejeknya dan kakaknya dari belakang saat pelajaran berenang, kakak kalian tidak terima hal yang mengatakan hal buruk pada kakaknya jadi Chen memukul anak nakal itu kemudian dihentikan oleh temannya akan tetapi nasib buruk terus terjadi di dekat Chen, dan lagi lagi kakaknya yang mengantikan nya terkena nasib buruk itu. Chen sangat sedih mengetahui bahwa dirinya membawa nasib buruk kepada kakaknya lalu kemudian ada seorang gadis yang berkata padanya "jika kau marah lampiaskan semuanya dalam ring" maka dari itu Chen terus berkelahi secara diam-diam dan menghindari kakaknya agar tidak terkena nasib buruk-nya. tapi saat Chen kalah dalam pertandingan tinju lalu berbaring di rumah sakit, ia melihat kakaknya ada disampingnya sambil berkata "kenapa kakak disini" untuk menjagamu,aku bukan anak kecil lagi, kakak tau, kalau begitu kakak pulang saja jika tidak 'wanita itu' akan memarahi kakak.........dan