
membuka buku merah yang sering membuatnya tertidur lelap dan ketika jam di smartphone nya menunjukkan pukul dua belas lewat lima belas menit Chen bangun sambil berteriak bahwa dirinya ketiduran lagi. chen mengendap-endap masuk ke ruangan tempat kakaknya di rawat sambil melihat ke sana kemari namun sayangnya dirinya ketahuan oleh kakak yang mengejutkan dirinya sambil mengatakan waktu dirinya tiba mulai dari menit sampai ke detik nya disebutkan,diselingi pertanyaan seperti dari mana Chen pergi seharian sampai tidak tau kapan akan pulang. Emmm i itu aku tadi emm loh kakak kapan kakak bisa berjalan, tiga minggu yang lalu, Yu Chen jangan ubah topik, ti tidak mana mungkin a aku hanya terkejut kakak bisa berdiri tanpa tongkat jalan, lalu dari mana saja kau sampai tak tau pulang, i itu aku baru selesai kerjaan tugas jadi haaah kamu ini dasar tukang malas ark sakit kakak, jika ada tugas selesaikan terlebih dahulu jangan berkeliaran di siang hari, apa siapa yang berkeliaran seperti kucing kakak ini ya jangan samakan aku dengan kucing, aku hanya mau beli kue bulan untuk kakak saja, oh ya ? lantas kenapa beli kue bulan saat tengah malam begini. Itu karena kejutan yang aku siapkan untuk hari ulang tahun kakak tapi aku terlalu sibuk jadi, baiklah aku maafkan mu tapi jangan diulangi lagi mengerti, um mengerti hehe kakak yang terbaik.
Semua sudah diatasi akhirnya Chen terbebas dari amarah sang kakak namun sayangnya dia keceplosan bicara kalau dirinya tertidur di ruang rahasia dibawah tempat tidur "apa apa yang kau bilang" ti tidak kakak pasti salah dengar hahaha ah i itu kakak ung!, aura menakutkan, kemarahan yang luar bisa terpancar dari chyou membuat dirinya ketakutan sambil menutup wajahnya dengan kardus kue "maaf kakak maafkan aku" kenapa aku harus marah padamu chen, be benarkah kakak tidak mara...... Sebelum menyelesaikan perkataannya kakak batuk dengan sangat kencang dan berulang itu membuat ku takut sehingga Chen memapahnya ke ranjang rumah sakit dan bergegas mengambilkan obat dan segelas air . Chen bertanya apakah kakak baik baik saja, iya aku baik-baik saja, mau aku panggilan dokter, tidak tidak usah kau tidurlah besok kamu harus ke kampus chen. tapi kakak, tidurlah ini sudah larut haaah baiklah selamat malam Kak ung selamat malam. Rasa bersalah dan kekhawatiran menghantui chen sehingga ia tidak bisa tidur bahkan kakak terlihat lesu di pagi hari saat sarapan, nonton televisi ataupun membaca buku mungkin kakak bosan di rumah sakit jadi saat paiyu dan nuan datang menjenguk, keadaan kakak langsung segar kembali dengan senyuman hangatnya, tapi jika ia bersama chen, senyuman itu hilang dan kakak mengacuhkannya lagi dan lagi inipun selama satu bulan telah berlalu kakak seperti orang yang kehilangan semangat tanpa ekspresi lalu saat kakak ingin perawatannya dipindahkan ke rumah, aku pun mulai bertanya kenapa kakak selalu ingin pulang padahal kakak belum sembuh sepenuhnya. Oh itu karena aku sudah muak dengan rumah sakit dan aku sudah bosan haah aku rindu peri peri kecilku kata kakak sambil melihat album foto si kembar yang ku buat untuk nya sebagai hadiah ulang tahun, tahun lalu, dan itu membuat hatiku sakit