
sedih serta rindu yang terasa amat sangat kuat sehingga memeluk orang yang mirip dengan sang ayah tanpa ia sadari sambil menangis tanpa henti dan bertanya "ayah...., apa benar ini ayah". Orang itu memeluk Andrew dengan berkata "iya, kau telah tumbuh dengan baik ya Andrew" senyuman yang telah lama ia rindukan, pelukan hangat seorang ayah yang menenangkannya saat menangis. semua itu masih sama hiks seperti dulu, a aku merindukan semua ini namun aku tidak bisa mengatakannya karena terhanyut dalam perasaan sedih ini.
__ADS_1
Andrew tertidur setelah semua air matanya yang meluap itu habis dan Seseorang menyelimuti dan mencium dahi Andrew "tuan Duke" Sst... (Isyarat untuk diam). Pelayan itu diam dan mengikuti Duke Hoshea pergi sampai pintu, setelah itu pelayanan menutup pintu lalu pergi ke ruang kerja Duke Hoshea. "Jelaskan apa yang terjadi" saya dan lili menemani nona Ella pergi berkeliling taman, nona sangat ceria saat melihat bunga namun hujan turun dan.... Maafkan kecerobohan yang kami lakukan tuan duke, saya pantas untuk dihukum apapun itu. "Hah, kalau itu LiLi aku memaklumi tapi kau miriam sudah menghianati kepercayaan ku dua kali, sekarang tinggallah dipenjara dan tidak boleh keluar atas izin dari ku" baik. Dia mematuhi perintah yang Duke berikan tanpa berpikir dua kali padahal dia pengasuh yang paling disayangi gadis muda itu haaah beri tau gadis itu kalau Pelayan yang bernama miriam pergi ke kampung halamannya karena keluarganya sedang ada masalah sehingga membutuhkan nya dengan alasan itulah ella bisa tenang dan tidak mencari miriam lagi seperti dulu.
__ADS_1
Suara kaki terdengar, pintu terbuka, seseorang masuk dan memandang anak yang berbaring demam tanpa bicara sepatah
__ADS_1