
presiden direktur atau pun sebagai kakak dari tiga bersaudara. tapi kemudian aku tertawa mengingat dengan jelas saat tuan muda mengurus si kembar, dia menakar susu terlalu banyak juga terlalu panas dan paling lucunya lagi, tuan muda diare saat diam-diam mencoba susu si kembar, hahaha itu memang peristiwa yang lucu dan sangat manis tapi... (Bayangan tuan muda yang menginap ke Kediaman Ye untuk festival namun tuan muda menitipkan mereka karena harus pergi kerja "bibi xia tolong jaga mereka untukku, saat aku pergi " tapi akhirnya tuan muda pergi begitu lama kemudian berbaring di rumah sakit) ... Kenapa kenapa anda pergi lagi tuan muda, jika anda tidak mau bersama orang tua ini kenapa anda Kembali. Tangisan Xia he membuat dua anaknya khawatir sambil berkata "ibu jangan menangis" Nanti biar Yelu saja yang memarahinya jadi ibu jangan menangis. Kata yelu yang bersamaan dengan perginya chen ke sebuah pertandingan tinju terlarang dimana yang kalah harus menerima banyak luka atau mati di tempat karena kehilangan banyak darah. Tapi itu tak berlaku bagi chen sang raja ring yang kejam tak kenal ampun (sadis atau penggila menang) karena dirinya hanya menerima luka ringan saja saat memasuki ring. Dan sekarang raja itu sedang bad mood juga dibakar api amarah dan kekesalannya sehingga ada kemungkinan lawannya sekarang akan tewas di ring. Lima, enam tuju, "Ugh aku tidak akan" Bruk. (K.O) semua bersorak sorai "pemenang pertarungan hari lord psycho" Memang ya lord psycho tidak akan mengecewakan penggemar nya, kyaak dia keren sekali. Saat turun dari ring reporter mewawancarai nya "selamat lord psycho anda menang lagi, bagaimana cara anda mengalahkannya" Diam, mood ku lagi jelek hari ini. Mendengar komentar itu, sorak sorai semakin ramai, semua orang semakin menyukai nya karena chen dimata penggemar ring tinju merupakan orang berambisi kuat nan perkasa juga tiada ampun karena dia maniak pertarungan sekaligus keren. tapi chen tidak menyukainya karena mereka (penonton/penggemar) hanya senang melihat orang lain terluka demi menghibur diri mereka sendiri "cih dasar menyebalkan", walaupun chen tidak suka mereka namun untuk menurunkan amarahnya adalah dengan bertarung sepuasnya dari pada menghancurkan tembok yang tidak bersalah. Dan karena itulah chen suka datang ke ring demi tujuan tersebut. "Hah" Saat berjalan terdengar suara ribut-ribut di luar, chen pergi ke sana lalu melihat keluarga dari lawannya tadi menangis dan dia adalah anak kecil yang mengikuti ayahnya ke ambulans. Chen tak tega melihat nya jadi dia membantunya dengan mengikuti nya ke rumah sakit walaupun dia harus mengusir orang rumah sakit untuk duduk di belakang dengan wajah yang sangat menyeramkan saat dia kesal atau bad mood.
"Hiks ayah ayah " Tangis anak itu di samping ayahnya. Ayah mengelus rambut sang putri sambil meminta maaf dirinya kalah dan tidak bisa membawa hadiah uang tersebut untuk menyekolahkan putrinya, tidak tidak apa ayah hiks aku hanya butuh ayah. mendengar hal itu dari kejauhan chen tersenyum "sunguh anak yang baik, dia harus mendapat sekolah yang baik juga" Kata Chen lalu pergi, tapi anak kecil itu menghentikannya dan menyebut dirinya paman.dan seketika Chen langsung membeku, tertusuk dengan kata itu, hatinya menjerit "aku masih muda