
langka, pemilik toko perhiasan hanya mengatakan barang yang langka tanpa tau asal usul batu permata tersebut. Mencurigakan, baiklah kau boleh pergi, baik. Teka-teki yang sulit didapatkan kusir kuda itu (ratu) tentang chen yang bisa sihir menghilang tanpa jejak dan suara, tepat di depan mata di dalam kereta yang sempit hanya terdapat satu pintu yang sudah terhalang oleh tubuh seseorang. padahal ia bukan penyihir atau pun dari keluarga bangsawan yang bisa sihir (Grend Duke Hoshea). Bagaimana bisa dia bisa mendapatkan batu permata yang langka, jika dia Duke Hoshea itu mungkin dan itu karena Duke pasti mendapatkannya saat melakukan ekspedisi, tapi ia tidak bisa sihir karena keluarga penyihir (Hoshea) sudah dikutuk tidak bisa menggunakan sihir selamanya, itu pasti bukan dia dan jika itu rakyat biasa, dia tidak akan bisa mendapatkan barang yang begitu mewah dan tidak mungkin mempunyai wajah tampan seperti harta karun Kerajaan serta berprilaku persis seperti bangsawan kelas atas lakukan biasanya. Apa bila seseorang berprilaku seperti itu dia akan di penjara tapi itu akan berbeda cerita jika kau di sponsori/di adopsi keluarga bangsawan. Atau mungkin "anak haramnya (Duke Hoshea)" Tidak itu tidak mungkin, memangnya kenapa, itukan bisa terjadi, hah kamu ini terlalu banyak membaca novel, pria itu selalu setia pada istrinya jika yang kamu katakan terjadi pada ayah mu, hei itu tidak akan terjadi, kau tau kan sifat ayah ku gimana "pemarah bodoh dan blak-blakan" Wajah Frea langsung kesal mendengar hal itu walaupun yang dikatakan Bruv benar. Ada sesuatu yang menarik yang dilihat Bruv di dapur yaitu interaksi antara koki pemarah dan pria kurus yang bodoh. Hey kenapa dia di situ, eh siapa, bocah yang aku bawa kemarin, apa maksud mu Ricci, Ricci? semua orang memanggilnya Ricci karena rambutnya ikal, polos, dan kecil, wah hahaha cocok sekali hahaha.
Suara tawa yang keras membuat seseorang kesal bahkan bawang bombay hancur dalam sekali pukulan, serta aura pembunuh yang pekat memancar di sekitarnya dan saat itulah orang-orang mulai menyiapkan taruhannya "wah ini seru ayo taruhan" Aku bertaruh tiga koin perak Baj*ngan itu pasti babak belur, aku bertaruh tiga koin perak dua koin tembaga putrinya bisa menenangkannya hahaha itu tidak mungkin, heh liat saja nanti. Aura itu membuat Frea merinding dan firasatnya berkata bahwa ada sesuatu yang mengancam mendekatinya, sehingga ia berkata "Bruv" hm ada apa, em... Eto (Frea melirik kearah lain untuk melihat apakah "Arg ayah mendekat") ba bagaimana kalau kamu lihat Ricci lebih dekat, memangnya kenapa, jika dilihat dari dekat Ricci lebih tampan dari pada kamu, oh ya, em benar kalau tidak percaya tanya saja pada ayahku, yah kan ayah, hoho benar menantuku itu bukan hanya tampan tapi berbakat. sambil menepuk pundak bruv karena senang memamerkan menantunya. di sisi lain para penonton dan orang yang bertaruhan tidak terdengar suara orang dengan berkata "Cih aku kalah" Orang yang menang taruhan hanya tertawa terbahak-bahak sambil menonton, mereka berkata "dia mengatakannya dia mengatakannya hahahaha" emm Bruv bingung apa yang dimaksud ayahnya Frea dan Frea sendiri hanya menghela nafas kekecewaan atas apa yang dilakukan ayah bodohnya dengan mengumumkan pertunangannya dengan