Who I Am Brother

Who I Am Brother
Episode 77


__ADS_3

memperdulikan orang yang ada di hadapannya, beberapa hari kemudian, pria itu datang Kembali, namun Chen sudah pergi dari penginapan setelah beberapa kali pria itu mengusiknya dengan membawa hadiah "ini hadiah dari, bummmm (suara pintu ditutup dengan keras) atau menampakkan dirinya dan itu membuat chen muak sambil berkata "menyebalkan". Rai mengetuk kamar Chen namun saat pintu terbuka tampak seorang pria berambut acak-acakan,berkantung mata sambil menguap ia berkata "ada apa", Rai terkejut dan berkata dengan gugup "ti tidak ada" kemudian pergi, tunggu dulu aku ingat kau kau..., tiba-tiba perut berbunyi pria itu tidak melanjutkan perkataannya dan bergegas turun dan syukurlah dia tidak mengenalku kemudian Rai bertanya kepada pengawai penginapan di mana keberadaan pria di kamar lantai dua, pengawai penginapan berkata bukankah yang barusan itu adalah orang yang ada di kamar tersebut, tidak bukan dia apa kau sudah lupa aku selalu mengunjungi 'si tampan' ah sial aku mengatakannya haah em anu tuan jadi hmm ah dia pria tinggi, rambut hitam walaupun aku tidak mau mengakuinya tapi dia memang tampan apa dia ada hmm tidak sepertinya tidak ada orang seperti itu di penginapan miliknya dan bahkan semua orang sekitar juga tidak tau haah bukankah ini aneh sekali semua orang tidak tau padahal 'tampan' selalu menjadi pusat perhatian di sekitarnya padahal dia hanya bertanya, saat dia menghilang semua orang melupakannya, 'tampan' siapa kamu sebenarnya.

__ADS_1


Disisi lain saat cuaca yang terik membuat si tampan yaitu Chen berjalan dengan pandangan yang sedikit kabur dan alasan ia seperti ini adalah hemat yang paling penting merupakan prinsipnya untuk pasokan air dan uang yang semakin sedikit di tambah cuaca yang panas begini ia memutuskan untuk berhenti sejenak lalu ada bola yang bergelinding ke arahnya. Chen membawa bola itu dan melihat ada anak kecil yang menangis dibelakang seorang yang lebih tinggi darinya lalu chen bertanya mengapa kamu menangis jangan, jangan sentuh adik-ku cih dasar bocah nakal arg ka kakak, Heh memangnya kenapa kalau tuan ini menyentuh nya, apakah anda ingin membeli budak ini tuan kekeke dia yang paling imut diantara para budak yang lain. Hmm benarkah ah tentu saja tuan, tenang saja dia akan di stempel sekarang juga jika tuan khawatir dia tidak patuh pada anda, woi cepat stempel dia, Tidak jangan, lepaskan dia, kata anak laki-laki itu yang terus meronta saat adiknya akan distempel oleh pedagang budak. hey aku sudah bekerja lebih keras mengapa kalian masih menganggu adikku. Karena kau masih saja belum cukup laku terjual. Mendengar perkataan penjual budak itu membuat chen marah sambil memukul titik akupuntur di leher penjual budak yang menyandra gadis kecil itu, sehingga membuatnya pingsan dan mengendong gadis kecil sambil melemparkan uang kepada para penjual budak yang lain dengan berkata bahwa dirinya akan membeli budak yang kau hina itu, penjual budak tersenyum sambil berkata tuan, budak yang ada sentuh sama dengan membelinya jadi..., dua kantung perak, apa masih kurang kekekeke masih tuan, budak itu harganya yang paling mahal seka uhk. Chen memukul titik akupuntur nya , sambil berkata kau menunda waktuku denda lima perak mengerti jika tidak.

__ADS_1


Sebelum menyelesaikan perkataan-nya

__ADS_1


__ADS_2