Who I Am Brother

Who I Am Brother
Episode 124


__ADS_3

muda Aaaaa" Ditambah kata jahat di kalimatnya, walaupun anak kecil itu berterima kasih tapi mengapa harus ada kata pa.man ja.hat aaaaaarrrrrrkkkk dasar menyebalkan. Tembok hancur berlubang akibat tinju yang Chen keluarkan karena kesaaaaaaal sekali ish. "Hiks buaaaaaaaaaaa ayah huaaaaaa" Qian Qian Ada apa , paman jahat mau memukul Qian Qian ayah huaaaaaa, sang ayah melihat Chen di pintu dengan wajah terkejut,gelisah, dan menyesal, sang ayah hanya tersenyum melihat nya sambil berkata "paman jahat tidak akan menyakiti Qian Qian" hick Benarkah, iya lihat paman jahat sedang menangis sama seperti Qian Qian, ... uung ayah benar, Qian Qian harus meminta maaf, um baik

__ADS_1


saat berjalan chen mengatakan sesuatu pada orang yang lewat didepannya, chen berkata "suster Lian bisa bantu anak kecil yang mengejar ku mungkin sekarang dia terjatuh sekarang" Saat berbalik suster Lian tidak melihat seorang pun yang baru saja bicara "mungkin itu cuma halusinasi ku" namun seperti kata Chen tadi "ark uuh sakit" Kau tidak apa-apa nak, seorang anak akan terjatuh sebentar lagi pada waktu berselang "Custel apa tadi melihat paman jahat lewat sini" Paman jahat ? em i itu paman tampan mata biru hitam,..., perkataan Qian Qian mengingatkan nya pada seorang pasien dengan warna mata biru jika di ingat ingat emm hmm "Ah pasien ruang VVIP" Dengan polosnya Qian Qian menirukan perkataan suster dan suster Lian hanya bisa tertawa dan berkata "benar nak, ah kau terluka nak" Dengan wajah yang baru saja menyadari kalau kakinya terluka seketika wajah Qian Qian berubah menjadi tangisan yang keras sampai terdengar ke kamar ayahnya

__ADS_1


Disisi lain Chen sedang berlatih tinju di ruangan latihan yang fungsinya sama seperti Gym tapi ini khusus untuk belajar atau beradu tinju dan pemiliknya adalah "loh chen kenapa ada disini, apa ada masalah" Senior Kai yang merupakan atlit sekolah dan juga OSIS yang dikagumi banyak orang, dia adalah teman curhat chen yang setia "tidak, tidak ada ma,salah" Teriak chen dengan kemarahan, "benarkah, tapi kelihatannya tidak begitu deh" Benarkah (memukul dengan keras), berhenti, jika kau seperti ini itu sama saja merusak tempatku, terserah. Kata Chen sambil turun dari tangga, kemudian secara tiba-tiba dia diserang dari belakang tapi untungnya Chen menghalau nya kemudian menyerang sambil mengejeknya tapi senior kai tidak peduli dan tetap menahan serangan yang diberikan dari Chen lalu membalas pukulan itu dengan Epik sampai akhirnya Chen kalah, namun anehnya malah dapat hadiah, saat melihat senior dengan melemparkan sebuah pertanyaan "jika kau mengejekku sebaiknya senior lakukan saat memukul ku sampai babak belur" Walaupun aku tidak lakukan itu, wajahmu tetap jelek, hey huh apa ini, selamat ulang tahun, ha? selamat ulang tahun, apa hahahaha tulisan tangan mu jelek sekali hahaha, kau ini benar-benar keterlaluan, memang benar kok ah hahaha, hei jangan tertawa, aku melakukan ini karena kakak mu menyuruhku tau, hah aku tidak percaya, aku pergi dulu mau buang sampah, buang saja sana jangan kembali lagi kau bajing*n ya yah ya terserah 'klik' oh ternyata sudah terkirim hihihi, mendengar suara tertawa itu membuat Aura kemarahan senior Kai meluap seakan-akan dia meledak sebentar lagi dan Chen mengetahui

__ADS_1


__ADS_2