
bagus kan, hmm yah lumayan omong-omong ini bukan gambarmu, kata Chen dengan tajam memperlihatkan nama Nuan yang ada di buku gambar, ah aku salah tulis ternyata hehe, cepat katakan sejujurnya ugh i iya yah baiklah itu bukan gambar ku tapi gambarnya nuan, sungguh? kamu gak bohongkan? iya sumpah tanya aja nuan kalau gak percaya.Saat Paiyu berkata demikian sang mata chen menatap dengan tajam ke arah nuan dan dengan takut nuan mengangguk perlahan wah itu bagus kerja bagus si kecil pasti kamu jenius menggambar hal serumit ini (ilusi optik) um ah eto i ima aci, ung kakak dua jika memberi pujian itu jangan dengan wajah menyeLamkan ke uan, tidak aku tidak lakukan itu, ung dasar harimau pembohong, apa kau berani kelinci. Dan begitulah akhir dari minyak dan air yang tak pernah bersatu akhirnya bertengkar setiap saat tanpa mempedulikan nuan yang bersatu dengan tembok cerita mencari pensil di meja juga kertas putih kosong yang siap untuk di gambar "kakak ua daun apa yang kakak cali" Eh emm kalau gak salah daunnya bentuk seperti tombak dan bergerigi, hmm apa itu tombak, ah itu adalah sebuah tongkat panjang yang lancip. Setelah mengatahui apa itu tombak nuan kembali pada buku gambarnya,tak lama kemudian gambar pun selesai, hmm sepertinya ada yang kuLang, oh ya pensil warna, kakak ua injam pencil waLna. Kata si kembar dengan bersamaan dan oh gitu aku tak punya pensil warna tapi ini udah cukup Terima kasih ya kalian, kata chen dengan hangat dan lembut membuai rambut kami dan entah mengapa menggelitik hati si kembar sehingga mereka bertanya-tanya apakah ini kakak kedua si harimau jahat gak mungkin setampan kakak tapi, hei paiyu, hei nuan bukankah kakak kedua kelihatan aneh tapi aku suka itu, eh kenapa kita mempunyai pikiran yang sama, kata si kembar dengan bersamaan.
__ADS_1
Dan di tempat lain pun dengan perasaan aneh yang sama karena saat aku melihatnya dia dengan dinginnya mengabaikan diriku, saat aku berbicara dengan nya dia diam saja dan mengatakan hal yang singkat saja dan aku menghampiri nya namun dia menghilang tanpa jejak saat mengalihkan pandanganku sejenak, ini aneh benar-benar aneh walaupun biasanya dia dingin padaku tapi dia tidak pernah mengabaikan sapaan ataupun pembicaraan ku padanya kenapa ini terjadi, apakah ini efek samping dari operasi itu atau "CEO kami sudah menemukan lokasinya"
__ADS_1
Katakan ! kata CEO Li dengan serius menatap tajam karyawannya yang berkata bahwa dia ada di rumah sakit umum di kawasan Zhejiang ada pasien yang namanya Yu chyou, segera bergegas ke sana "baik". mereka berangkat dengan kecepatan maksimal membawa Li yongsheng ketempat tujuan di saat ia berpikir hal yang paling mengejutkan dan sesuatu yang janggal karena "mereka" berada di dua tempat sekaligus dengan nama yang sama, perawakan yang sama juga "Bruk" ia terjatuh karena terkejut melihat chyou yang berbaring tak sadarkan diri di ranjang rumah sakit, di tambah detak jantung yang terdengar lemah seolah-olah itu bisa berhenti kapan saja, tak penting dia anak ku atau bukan tapi... dia mengingatkan ku dengan dia, wanita yang aku cintai yang tidur abadi di tempat ini
__ADS_1